<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Disambut Pentas Barongan, Siti Atikoh : Digitalisasi Bisa Buat Budaya Indonesia Dikenal Dunia</title><description>Disambut Pentas Barongan, Siti Atikoh : Digitalisasi Bisa Buat Budaya Indonesia Dikenal Dunia
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/19/519/2941169/disambut-pentas-barongan-siti-atikoh-digitalisasi-bisa-buat-budaya-indonesia-dikenal-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/19/519/2941169/disambut-pentas-barongan-siti-atikoh-digitalisasi-bisa-buat-budaya-indonesia-dikenal-dunia"/><item><title>Disambut Pentas Barongan, Siti Atikoh : Digitalisasi Bisa Buat Budaya Indonesia Dikenal Dunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/19/519/2941169/disambut-pentas-barongan-siti-atikoh-digitalisasi-bisa-buat-budaya-indonesia-dikenal-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/19/519/2941169/disambut-pentas-barongan-siti-atikoh-digitalisasi-bisa-buat-budaya-indonesia-dikenal-dunia</guid><pubDate>Selasa 19 Desember 2023 06:25 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/19/519/2941169/disambut-pentas-barongan-siti-atikoh-digitalisasi-bisa-buat-budaya-indonesia-dikenal-dunia-6lJiYEngVt.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siti Atikoh (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/19/519/2941169/disambut-pentas-barongan-siti-atikoh-digitalisasi-bisa-buat-budaya-indonesia-dikenal-dunia-6lJiYEngVt.jpg</image><title>Siti Atikoh (Ist)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTIyOC81L3g4cW40OHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Istri calon presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh, bicara digitalisasi saat blusukan ke Pasar Pon di Kota Trenggalek, Jawa Timur, Senin (18/12/3023). Di sana, Atikoh disambut budaya lokal.

Salah satunya, pementasan Barongan atau Jaranan. Alhasil, warga sekitar turut berkerumun untuk menikmati pertunjukan. Bersama Atikoh, mereka semua terlihat menikmatinya.

Usai menonton acara itu, Atikoh mengaku sangat menikmati pertunjukan kebudayaan tersebut. Bahkan, ia terkesan dengan budaya Indonesia lainnya yakni Reog Ponorogo dan Gajahan.

Atikoh merasa kagum dengan budaya Indonesia. Baginya, budaya semua itu membuktikan Indonesia memang kaya.







BACA JUGA:
Siti Atikoh : Ganjar-Mahfud Akan Berjuang dan Menangis Bersama Rakyat















&amp;ldquo;Indonesia memang sangat kaya terutama dengan kebudayaan. Ini harus diuri-uri (dijaga),&amp;rdquo; kata Atikoh dalam keterangan tertulis, dikutip pada Selasa (19/12/2023).







BACA JUGA:
Siti Atikoh: Ganjar-Mahfud Sejahterakan Ponpes Lewat Optimalisasi UU Pesantren&amp;nbsp; &amp;nbsp;













Apalagi, kata Atikoh, kebudayaan tersebut menarik perhatian anak-anak muda. Ia menyinggung perkembangan digitalisasi.


Dengan berkembangnya digitalisasi, kata Atikoh, produk kebudayaan Indonesia bisa dinikmati seluruh penduduk dunia.








BACA JUGA:
Siti Atikoh Curhat soal Kemandirian Perempuan












&amp;ldquo;Insya Allah nanti dengan digitalisasi, Insya Allah bisa dinikmati penduduk dunia. Diupload dengan menarik, akan mudah sekali viral,&amp;rdquo; tutur Atikoh.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTIyOC81L3g4cW40OHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Istri calon presiden (Capres) nomor urut 3 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh, bicara digitalisasi saat blusukan ke Pasar Pon di Kota Trenggalek, Jawa Timur, Senin (18/12/3023). Di sana, Atikoh disambut budaya lokal.

Salah satunya, pementasan Barongan atau Jaranan. Alhasil, warga sekitar turut berkerumun untuk menikmati pertunjukan. Bersama Atikoh, mereka semua terlihat menikmatinya.

Usai menonton acara itu, Atikoh mengaku sangat menikmati pertunjukan kebudayaan tersebut. Bahkan, ia terkesan dengan budaya Indonesia lainnya yakni Reog Ponorogo dan Gajahan.

Atikoh merasa kagum dengan budaya Indonesia. Baginya, budaya semua itu membuktikan Indonesia memang kaya.







BACA JUGA:
Siti Atikoh : Ganjar-Mahfud Akan Berjuang dan Menangis Bersama Rakyat















&amp;ldquo;Indonesia memang sangat kaya terutama dengan kebudayaan. Ini harus diuri-uri (dijaga),&amp;rdquo; kata Atikoh dalam keterangan tertulis, dikutip pada Selasa (19/12/2023).







BACA JUGA:
Siti Atikoh: Ganjar-Mahfud Sejahterakan Ponpes Lewat Optimalisasi UU Pesantren&amp;nbsp; &amp;nbsp;













Apalagi, kata Atikoh, kebudayaan tersebut menarik perhatian anak-anak muda. Ia menyinggung perkembangan digitalisasi.


Dengan berkembangnya digitalisasi, kata Atikoh, produk kebudayaan Indonesia bisa dinikmati seluruh penduduk dunia.








BACA JUGA:
Siti Atikoh Curhat soal Kemandirian Perempuan












&amp;ldquo;Insya Allah nanti dengan digitalisasi, Insya Allah bisa dinikmati penduduk dunia. Diupload dengan menarik, akan mudah sekali viral,&amp;rdquo; tutur Atikoh.



</content:encoded></item></channel></rss>
