<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mengapa Bantuan Asing Tak Kunjung Datang ke Ukraina?</title><description>Partai Republik di Kongres AS pertama kali memblokir paket militer senilai USD60 miliar untuk Ukraina pada awal bulan ini.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/20/18/2941917/mengapa-bantuan-asing-tak-kunjung-datang-ke-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/20/18/2941917/mengapa-bantuan-asing-tak-kunjung-datang-ke-ukraina"/><item><title>Mengapa Bantuan Asing Tak Kunjung Datang ke Ukraina?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/20/18/2941917/mengapa-bantuan-asing-tak-kunjung-datang-ke-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/20/18/2941917/mengapa-bantuan-asing-tak-kunjung-datang-ke-ukraina</guid><pubDate>Rabu 20 Desember 2023 09:29 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/20/18/2941917/mengapa-bantuan-asing-tak-kunjung-datang-ke-ukraina-r3dNZw018G.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mengapa bantuan asing tak kunjung datang ke Ukraina? (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/20/18/2941917/mengapa-bantuan-asing-tak-kunjung-datang-ke-ukraina-r3dNZw018G.jpg</image><title>Mengapa bantuan asing tak kunjung datang ke Ukraina? (Foto: AP)</title></images><description>
UKRAINA &amp;ndash; Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky seolah putus asa saat kunjungan ketiga kalinya ke Amerika Serikat (AS). Hal ini disebabkan bantuan militer asing, dalam hal ini dari AS tak kunjung datang ke Ukraina. Padahal, Ukraina sangat membutuhkan bantuan dari negara asing untuk perang melawan Rusia.
Lalu apa yang sebetulnya membuat bantuan AS tak kunjung datang ke Ukraina? Ternyata permasalahannya ada di internal AS.

Partai Republik di Kongres AS pertama kali memblokir paket militer senilai USD60 miliar (Rp930 triliun) untuk Ukraina pada awal bulan ini. Pekan ini, perwakilan Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri mengatakan AS berencana menambah satu paket bantuan militer lagi ke Ukraina, namun kemampuan mereka untuk mengirimkan lebih banyak bantuan setelah itu terbatas jika Kongres tidak mengambil tindakan.

BACA JUGA:
Presiden Zelensky: Militer Ukraina Cari Tambahan 500.000 Tentara untuk Perang Lawan Rusia

Tka hanya AS, Hungaria juga memblokir kesepakatan bantuan keuangan Uni Eropa senilai 50 miliar euro pada minggu lalu. Namun para pemimpin Uni Eropa mengatakan Ukraina tidak akan dibiarkan tanpa dukungan.


BACA JUGA:
Bantuan Asing Berkurang, Ukraina Terpaksa Hentikan Operasi Militer

Seperti diketahui, Ukraina menghadapi kekurangan amunisi karena terus berperang melawan pasukan pendudukan Rusia, menyusul invasi besar-besaran Moskow pada Februari 2022.

Serangan balasan Kyiv terhenti pada awal musim dingin dan ada kekhawatiran bahwa Rusia akan mengalahkan Ukraina.

Olena Zelenska, ibu negara Ukraina, memperingatkan dalam sebuah wawancara dengan BBC awal bulan ini bahwa warga Ukraina berada dalam &amp;ldquo;bahaya mematikan&amp;rdquo; karena dibiarkan mati tanpa dukungan lebih lanjut dari Barat.
Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pekan ini bahwa Moskow akan melanjutkan invasinya, dan bersumpah bahwa semua tujuannya akan tercapai.



Pemimpin Kremlin juga mengatakan bahwa 617.000 tentara Rusia saat ini mengambil bagian dalam apa yang digambarkan Moskow sebagai &amp;ldquo;operasi militer khusus&amp;rdquo;. Namun dia mengakui bahwa angkatan bersenjata mempunyai masalah dengan sistem pertahanan udara dan komunikasi, dan perlu meningkatkan produksi drone.



</description><content:encoded>
UKRAINA &amp;ndash; Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky seolah putus asa saat kunjungan ketiga kalinya ke Amerika Serikat (AS). Hal ini disebabkan bantuan militer asing, dalam hal ini dari AS tak kunjung datang ke Ukraina. Padahal, Ukraina sangat membutuhkan bantuan dari negara asing untuk perang melawan Rusia.
Lalu apa yang sebetulnya membuat bantuan AS tak kunjung datang ke Ukraina? Ternyata permasalahannya ada di internal AS.

Partai Republik di Kongres AS pertama kali memblokir paket militer senilai USD60 miliar (Rp930 triliun) untuk Ukraina pada awal bulan ini. Pekan ini, perwakilan Gedung Putih dan Departemen Luar Negeri mengatakan AS berencana menambah satu paket bantuan militer lagi ke Ukraina, namun kemampuan mereka untuk mengirimkan lebih banyak bantuan setelah itu terbatas jika Kongres tidak mengambil tindakan.

BACA JUGA:
Presiden Zelensky: Militer Ukraina Cari Tambahan 500.000 Tentara untuk Perang Lawan Rusia

Tka hanya AS, Hungaria juga memblokir kesepakatan bantuan keuangan Uni Eropa senilai 50 miliar euro pada minggu lalu. Namun para pemimpin Uni Eropa mengatakan Ukraina tidak akan dibiarkan tanpa dukungan.


BACA JUGA:
Bantuan Asing Berkurang, Ukraina Terpaksa Hentikan Operasi Militer

Seperti diketahui, Ukraina menghadapi kekurangan amunisi karena terus berperang melawan pasukan pendudukan Rusia, menyusul invasi besar-besaran Moskow pada Februari 2022.

Serangan balasan Kyiv terhenti pada awal musim dingin dan ada kekhawatiran bahwa Rusia akan mengalahkan Ukraina.

Olena Zelenska, ibu negara Ukraina, memperingatkan dalam sebuah wawancara dengan BBC awal bulan ini bahwa warga Ukraina berada dalam &amp;ldquo;bahaya mematikan&amp;rdquo; karena dibiarkan mati tanpa dukungan lebih lanjut dari Barat.
Sementara itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan pekan ini bahwa Moskow akan melanjutkan invasinya, dan bersumpah bahwa semua tujuannya akan tercapai.



Pemimpin Kremlin juga mengatakan bahwa 617.000 tentara Rusia saat ini mengambil bagian dalam apa yang digambarkan Moskow sebagai &amp;ldquo;operasi militer khusus&amp;rdquo;. Namun dia mengakui bahwa angkatan bersenjata mempunyai masalah dengan sistem pertahanan udara dan komunikasi, dan perlu meningkatkan produksi drone.



</content:encoded></item></channel></rss>
