<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG Imbau Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Selama Natal dan Tahun Baru</title><description>&amp;nbsp;
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyebutkan bahwa ada potensi cuaca ekstrem menjelang natal dan setelahnya&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/20/337/2941951/bmkg-imbau-waspadai-potensi-cuaca-ekstrem-selama-natal-dan-tahun-baru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/20/337/2941951/bmkg-imbau-waspadai-potensi-cuaca-ekstrem-selama-natal-dan-tahun-baru"/><item><title>BMKG Imbau Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Selama Natal dan Tahun Baru</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/20/337/2941951/bmkg-imbau-waspadai-potensi-cuaca-ekstrem-selama-natal-dan-tahun-baru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/20/337/2941951/bmkg-imbau-waspadai-potensi-cuaca-ekstrem-selama-natal-dan-tahun-baru</guid><pubDate>Rabu 20 Desember 2023 10:23 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/20/337/2941951/bmkg-imbau-waspadai-potensi-cuaca-ekstrem-selama-natal-dan-tahun-baru-ptyH6W8Y5K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Antara</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/20/337/2941951/bmkg-imbau-waspadai-potensi-cuaca-ekstrem-selama-natal-dan-tahun-baru-ptyH6W8Y5K.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Antara</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNy8xLzE3NDgwMC81L3g4cWJobTM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama Natal dan Tahun Baru (Nataru).



Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyebutkan bahwa ada potensi cuaca ekstrem menjelang natal dan setelahnya akibat dari posisi Indonesia diapit dua benua dan dua samudera.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sambangi IKN, Jokowi Akan Groundbreaking Sejumlah Infrastruktur hingga Tanam Pohon



&quot;Waspadai untuk wilayah Indonesia bagian selatan, termasuk Jawa dan Sumatera bagian selatan itu, setelah Natal hingga sampai setelah tahun baru, awal bulan. Itu potensi hujan lebat bisa sampai ekstrem dapat disertai angin kencang,&quot; kata Dwikorita dalam keterangannya yang diterima Rabu (20/12/2023).



Dwikorita juga mengimbau agar potensi cuaca ekstrem juga diperhatikan sebelum perayaan Natal, terutama untuk di wilayah Utara Indonesia dengan batasnya daerah khatulistiwa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Stop Naik Pesawat Terbang 21 Tahun, Keluarga Inggris Tempuh Perjalanan 3,5 Bulan ke Indonesia Sebelum Tiba di Australia



&quot;Sebelum Natal, perlu kewaspadaan di wilayah Indonesia bagian utara, terutama di Utara khatulistiwa, Sumatera Utara, Aceh, dan Kalimantan,&quot; ucapnya.



Lebih jauh, Dwikorita juga menuturkan bahwa adanya potensi gelombang tinggi di Samudera Hindia, Pasifik hingga Selat Sunda. Selain itu, ia mengingatkan adanya potensi arus laut dan angin kencang.



&amp;ldquo;Karenanya, kepada perusahaan pelayaran, angkutan penyeberangan, nelayan, dan masyarakat umumnya meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut,&amp;rdquo; ungkapnya.







&amp;ldquo;Masyarakat bisa mengakses informasi cuaca 24 jam penuh melalui aplikasi @infobmkg. Silahkan akses informasi dari platform tersebut sebagai acuan dalam beraktivitas selama pekan Nataru. Disana juga terdapat informasi gempabumi dan lain sebagainya,&amp;rdquo; pungkas dia.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNy8xLzE3NDgwMC81L3g4cWJobTM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk mewaspadai potensi cuaca ekstrem selama Natal dan Tahun Baru (Nataru).



Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyebutkan bahwa ada potensi cuaca ekstrem menjelang natal dan setelahnya akibat dari posisi Indonesia diapit dua benua dan dua samudera.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Sambangi IKN, Jokowi Akan Groundbreaking Sejumlah Infrastruktur hingga Tanam Pohon



&quot;Waspadai untuk wilayah Indonesia bagian selatan, termasuk Jawa dan Sumatera bagian selatan itu, setelah Natal hingga sampai setelah tahun baru, awal bulan. Itu potensi hujan lebat bisa sampai ekstrem dapat disertai angin kencang,&quot; kata Dwikorita dalam keterangannya yang diterima Rabu (20/12/2023).



Dwikorita juga mengimbau agar potensi cuaca ekstrem juga diperhatikan sebelum perayaan Natal, terutama untuk di wilayah Utara Indonesia dengan batasnya daerah khatulistiwa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Stop Naik Pesawat Terbang 21 Tahun, Keluarga Inggris Tempuh Perjalanan 3,5 Bulan ke Indonesia Sebelum Tiba di Australia



&quot;Sebelum Natal, perlu kewaspadaan di wilayah Indonesia bagian utara, terutama di Utara khatulistiwa, Sumatera Utara, Aceh, dan Kalimantan,&quot; ucapnya.



Lebih jauh, Dwikorita juga menuturkan bahwa adanya potensi gelombang tinggi di Samudera Hindia, Pasifik hingga Selat Sunda. Selain itu, ia mengingatkan adanya potensi arus laut dan angin kencang.



&amp;ldquo;Karenanya, kepada perusahaan pelayaran, angkutan penyeberangan, nelayan, dan masyarakat umumnya meningkatkan kewaspadaan untuk mencegah terjadinya kecelakaan laut,&amp;rdquo; ungkapnya.







&amp;ldquo;Masyarakat bisa mengakses informasi cuaca 24 jam penuh melalui aplikasi @infobmkg. Silahkan akses informasi dari platform tersebut sebagai acuan dalam beraktivitas selama pekan Nataru. Disana juga terdapat informasi gempabumi dan lain sebagainya,&amp;rdquo; pungkas dia.



</content:encoded></item></channel></rss>
