<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Sebut Harus Ada Perlindungan Intelectual Property dan Data Pribadi</title><description>Harus Berdikari, Ganjar : Mesti Ada Perlindungan Intelectual Property dan Data Pribadi
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/21/337/2943036/ganjar-sebut-harus-ada-perlindungan-intelectual-property-dan-data-pribadi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/21/337/2943036/ganjar-sebut-harus-ada-perlindungan-intelectual-property-dan-data-pribadi"/><item><title>Ganjar Sebut Harus Ada Perlindungan Intelectual Property dan Data Pribadi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/21/337/2943036/ganjar-sebut-harus-ada-perlindungan-intelectual-property-dan-data-pribadi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/21/337/2943036/ganjar-sebut-harus-ada-perlindungan-intelectual-property-dan-data-pribadi</guid><pubDate>Kamis 21 Desember 2023 20:31 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/21/337/2943036/ganjar-sebut-harus-ada-perlindungan-intelectual-property-dan-data-pribadi-6OsvLN1Ysm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo (MPI/Achmad Al Fiqri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/21/337/2943036/ganjar-sebut-harus-ada-perlindungan-intelectual-property-dan-data-pribadi-6OsvLN1Ysm.jpg</image><title>Ganjar Pranowo (MPI/Achmad Al Fiqri)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTI0Ni81L3g4cW5pNzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menyerukan perlunya perlindungan intelectual property dan data pribadi. Hal itu untuk melindungi warga negara Indonesia.



&amp;ldquo;Kita mesti berdikari dan berdaulat. Mesti ada perlindungan intelectual property dan data pribadi. maka jangan mudah di-share-share,&amp;rdquo; kata Ganjar dalam pidatonya di acara Teman Cerita Festival, Jakarta, Kamis (21/12/2023).


Oleh karena itu, Ganjar menilai perlu dibangunnya sistem security untuk melindungi setiap data pribadi warga negara Indonesia. Ia menyebut hal ini merupakan kewajiban negara.








BACA JUGA:
Ganjar Akan Revisi UU ITE karena Dinilai Masih Ada Pasal Karet












&amp;ldquo;Negara mesti melakukan membangun sistem security agar kemudian data pribadi menjadi aman,&amp;rdquo; ucapnya.







BACA JUGA:
Wujudkan Indonesia Emas 2045, Ganjar Nilai Anak Muda Perlu Kembangkan Diri














Dalam kesempatan ini, Ganjar menekankan adanya satu data kependudukan. Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menilai, hal ini akan memudahkan kredit regulasi bagi pekerja kreatif.





&amp;ldquo;Satu data di Indonesia untuk memudahkan kredit regulasi bagi pelaku digital dan kreatif,&amp;rdquo; katanya.

</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTI0Ni81L3g4cW5pNzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menyerukan perlunya perlindungan intelectual property dan data pribadi. Hal itu untuk melindungi warga negara Indonesia.



&amp;ldquo;Kita mesti berdikari dan berdaulat. Mesti ada perlindungan intelectual property dan data pribadi. maka jangan mudah di-share-share,&amp;rdquo; kata Ganjar dalam pidatonya di acara Teman Cerita Festival, Jakarta, Kamis (21/12/2023).


Oleh karena itu, Ganjar menilai perlu dibangunnya sistem security untuk melindungi setiap data pribadi warga negara Indonesia. Ia menyebut hal ini merupakan kewajiban negara.








BACA JUGA:
Ganjar Akan Revisi UU ITE karena Dinilai Masih Ada Pasal Karet












&amp;ldquo;Negara mesti melakukan membangun sistem security agar kemudian data pribadi menjadi aman,&amp;rdquo; ucapnya.







BACA JUGA:
Wujudkan Indonesia Emas 2045, Ganjar Nilai Anak Muda Perlu Kembangkan Diri














Dalam kesempatan ini, Ganjar menekankan adanya satu data kependudukan. Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menilai, hal ini akan memudahkan kredit regulasi bagi pekerja kreatif.





&amp;ldquo;Satu data di Indonesia untuk memudahkan kredit regulasi bagi pelaku digital dan kreatif,&amp;rdquo; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
