<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa, Panca Sempat Bertengkar dengan Istrinya di WhatsApp</title><description>sebelum melakukan pembunuhannya pada 4 anaknya, Panca sempat bertengkar dengan sang istri, DM.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/21/338/2942592/pembunuhan-4-anak-di-jagakarsa-panca-sempat-bertengkar-dengan-istrinya-di-whatsapp</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/21/338/2942592/pembunuhan-4-anak-di-jagakarsa-panca-sempat-bertengkar-dengan-istrinya-di-whatsapp"/><item><title>Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa, Panca Sempat Bertengkar dengan Istrinya di WhatsApp</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/21/338/2942592/pembunuhan-4-anak-di-jagakarsa-panca-sempat-bertengkar-dengan-istrinya-di-whatsapp</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/21/338/2942592/pembunuhan-4-anak-di-jagakarsa-panca-sempat-bertengkar-dengan-istrinya-di-whatsapp</guid><pubDate>Kamis 21 Desember 2023 10:32 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/21/338/2942592/pembunuhan-4-anak-di-jagakarsa-panca-sempat-bertengkar-dengan-istrinya-di-whatsapp-xlKM9lFHkx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/21/338/2942592/pembunuhan-4-anak-di-jagakarsa-panca-sempat-bertengkar-dengan-istrinya-di-whatsapp-xlKM9lFHkx.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wOC8xLzE3NDg3OC81L3g4cWQzNmc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Polisi mengungkapkan, sebelum melakukan aksi pembunuhannya pada 4 anaknya, Panca sempat bertengkar dengan sang istri, DM hingga akhirnya terjadi putus komunikasi di antara keduanya.

Hal itu membuat Panca bertekad menghabisi nyawa 4 anaknya.


BACA JUGA:
4 Orang Satu Keluarga di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas Mengenaskan


&quot;Jadi hari Minggu, 3 Desember 2023, di pagi hari, dia (Panca) sempat berkomunikasi dengan DM melalui chatting WhatsApp. Dalam percakapan tersebut, nuansa percakapannya terjadi pertengkaran kembali,&quot; ujar Wakasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Henrikus Yossi saat dikonfirmasi, Kamis (21/12/2023).

Menurutnya, motif Panca melakukan perbuatan kejinya pada 4 anaknya itu lantaran dia merasa cemburu dan kecewa pada istrinya. Panca cemburu dengan adanya dugaan orang ketiga dalam rumah tangganya tersebut.


BACA JUGA:
 Kejiwaannya Normal, Ayah Pembunuh 4 Anaknya di Jagakarsa Dijebloskan ke Bui&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Nah, ketika terjadi pertengkaran itu, lalu komunikasi tidak berlanjut, ada pembicaraan terputus, hal inilah kemudian semakin membulatkan tekadnya untuk melakukan aksi kejinya menghilangkan nyawa dari keempat anaknya,&quot; katanya.

Dia mengungkapkan, komunikasi itu terjadi saat sang istri, DM tegah berada di RSUD Pasar Minggu karena dirawat usai dianiaya Panca di kasus dugaan KDRT, sedangkan Panca kala itu bersama 4 anaknya di rumah. Namun, dia tak merincikan lebih jauh tentang isi percakapan tersebut.Sebelumnya diberitakan, tetangga 4 anak tewas di Jagakarsa, Titin Rohmah (49) menyebutkan, sejatinya kasus 4 anak tewas di Jagakarsa, Jakarta Selatan itu berawal dari adanya kasus KDRT yang dialami sang ibu, D oleh suaminya, P.

&quot;Awalnya hari Sabtu KDRT, istrinya di KDRT dibawa ke RS, habis itu pulang pak Panca (terduga pelaku) ke sini ngurusin anaknya. Hari Minggu keluar sore anaknya, habis itu sudah nggak ada cerita lagi,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wOC8xLzE3NDg3OC81L3g4cWQzNmc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Polisi mengungkapkan, sebelum melakukan aksi pembunuhannya pada 4 anaknya, Panca sempat bertengkar dengan sang istri, DM hingga akhirnya terjadi putus komunikasi di antara keduanya.

Hal itu membuat Panca bertekad menghabisi nyawa 4 anaknya.


BACA JUGA:
4 Orang Satu Keluarga di Musi Banyuasin Ditemukan Tewas Mengenaskan


&quot;Jadi hari Minggu, 3 Desember 2023, di pagi hari, dia (Panca) sempat berkomunikasi dengan DM melalui chatting WhatsApp. Dalam percakapan tersebut, nuansa percakapannya terjadi pertengkaran kembali,&quot; ujar Wakasat Reskrim Polres Jakarta Selatan, Kompol Henrikus Yossi saat dikonfirmasi, Kamis (21/12/2023).

Menurutnya, motif Panca melakukan perbuatan kejinya pada 4 anaknya itu lantaran dia merasa cemburu dan kecewa pada istrinya. Panca cemburu dengan adanya dugaan orang ketiga dalam rumah tangganya tersebut.


BACA JUGA:
 Kejiwaannya Normal, Ayah Pembunuh 4 Anaknya di Jagakarsa Dijebloskan ke Bui&amp;nbsp; &amp;nbsp;


&quot;Nah, ketika terjadi pertengkaran itu, lalu komunikasi tidak berlanjut, ada pembicaraan terputus, hal inilah kemudian semakin membulatkan tekadnya untuk melakukan aksi kejinya menghilangkan nyawa dari keempat anaknya,&quot; katanya.

Dia mengungkapkan, komunikasi itu terjadi saat sang istri, DM tegah berada di RSUD Pasar Minggu karena dirawat usai dianiaya Panca di kasus dugaan KDRT, sedangkan Panca kala itu bersama 4 anaknya di rumah. Namun, dia tak merincikan lebih jauh tentang isi percakapan tersebut.Sebelumnya diberitakan, tetangga 4 anak tewas di Jagakarsa, Titin Rohmah (49) menyebutkan, sejatinya kasus 4 anak tewas di Jagakarsa, Jakarta Selatan itu berawal dari adanya kasus KDRT yang dialami sang ibu, D oleh suaminya, P.

&quot;Awalnya hari Sabtu KDRT, istrinya di KDRT dibawa ke RS, habis itu pulang pak Panca (terduga pelaku) ke sini ngurusin anaknya. Hari Minggu keluar sore anaknya, habis itu sudah nggak ada cerita lagi,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
