<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dua Bibit Siklon Tropis 94P dan 18W Kepung Wilayah Indonesia, Waspadai Dampaknya</title><description>BMKG meminta waspada terhadap dampak cuaca tidak langsung berupa hujan sedang hingga lebat serta gelombang laut tinggi&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/22/337/2943104/dua-bibit-siklon-tropis-94p-dan-18w-kepung-wilayah-indonesia-waspadai-dampaknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/22/337/2943104/dua-bibit-siklon-tropis-94p-dan-18w-kepung-wilayah-indonesia-waspadai-dampaknya"/><item><title>Dua Bibit Siklon Tropis 94P dan 18W Kepung Wilayah Indonesia, Waspadai Dampaknya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/22/337/2943104/dua-bibit-siklon-tropis-94p-dan-18w-kepung-wilayah-indonesia-waspadai-dampaknya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/22/337/2943104/dua-bibit-siklon-tropis-94p-dan-18w-kepung-wilayah-indonesia-waspadai-dampaknya</guid><pubDate>Jum'at 22 Desember 2023 05:01 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/22/337/2943104/dua-bibit-siklon-tropis-94p-dan-18w-kepung-wilayah-indonesia-waspadai-dampaknya-ByAWfeyCK8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/22/337/2943104/dua-bibit-siklon-tropis-94p-dan-18w-kepung-wilayah-indonesia-waspadai-dampaknya-ByAWfeyCK8.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Istimewa</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMC8xLzE3NTMyNy81L3g4cXFpd2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi dua Bibit Siklon Tropis 94P dan Bibit Siklon 18W yang mengepung wilayah Indonesia. BMKG meminta waspada terhadap dampak cuaca tidak langsung berupa hujan sedang hingga lebat serta gelombang laut tinggi.



BMKG mengatakan Bibit Siklon Tropis 94P saat ini terpantau berada di Teluk Carpentaria, dengan kecepatan angin maksimum 15 knots dan tekanan udara minimum sebesar 1006.0 hPa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BMKG Imbau Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Selama Natal dan Tahun Baru



Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 18W terpantau berada di Laut Cina Selatan, dengan kecepatan angin maksimum 20 knots dan tekanan udara minimum sebesar 1008.6 hPa.



&amp;ldquo;Potensi Bibit Siklon 94P dan 18W untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori Rendah,&amp;rdquo; tulis BMKG dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (21/12/2023).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kenapa Suhu Panas Masih Terjadi Walau Sudah Masuk Musim Hujan? Ini Jawaban BMKG


Berikut ini dampak tidak langsung Bibit Siklon 18W terhadap cuaca di Indonesia:



Hujan sedang hingga lebat:

-       Sumatera Utara

-       Sumatera Barat

-       Sumatera Selatan

-       Riau

-       Kepulauan Riau

-       Jambi

-       Kepulauan Bangsa Belitung

-       Kalimantan Barat







Gelombang laut tinggi:



1.2 hingga 2.5 meter:



- Laut Natuna


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Keluarga Besar Pencinta Walisongo Nyatakan Dukungannya ke Capres Ganjar Pranowo

2.5 hingga 4.0 meter:



- Perairan Kepulauan Anambas



- Perairan barat dan utara Kepulauan Natuna



- Perairan selatan Kepulauan Natuna hingga Pulau Midai



- Perairan Kepulauan Subi hingga Serasan

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mahasiswa UI yang Tewas di Indekos, Ditemukan dalam Keadaan Membengkak dan Mengeluarkan Cairan


4.0 hingga 6 meter:



- Laut Natuna Utara







Dampak tidak langsung Bibit Siklon 94P:



Hujan sedang hingga lebat:



- Maluku



- Papua bagian selatan



Gelombang laut tinggi 1.25 hingga 2.5 meter



- Laut Arafuru

</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMC8xLzE3NTMyNy81L3g4cXFpd2E=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mendeteksi dua Bibit Siklon Tropis 94P dan Bibit Siklon 18W yang mengepung wilayah Indonesia. BMKG meminta waspada terhadap dampak cuaca tidak langsung berupa hujan sedang hingga lebat serta gelombang laut tinggi.



BMKG mengatakan Bibit Siklon Tropis 94P saat ini terpantau berada di Teluk Carpentaria, dengan kecepatan angin maksimum 15 knots dan tekanan udara minimum sebesar 1006.0 hPa.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

BMKG Imbau Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem Selama Natal dan Tahun Baru



Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 18W terpantau berada di Laut Cina Selatan, dengan kecepatan angin maksimum 20 knots dan tekanan udara minimum sebesar 1008.6 hPa.



&amp;ldquo;Potensi Bibit Siklon 94P dan 18W untuk tumbuh menjadi siklon tropis dalam 24 jam ke depan berada dalam kategori Rendah,&amp;rdquo; tulis BMKG dalam keterangan resminya, dikutip Kamis (21/12/2023).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kenapa Suhu Panas Masih Terjadi Walau Sudah Masuk Musim Hujan? Ini Jawaban BMKG


Berikut ini dampak tidak langsung Bibit Siklon 18W terhadap cuaca di Indonesia:



Hujan sedang hingga lebat:

-       Sumatera Utara

-       Sumatera Barat

-       Sumatera Selatan

-       Riau

-       Kepulauan Riau

-       Jambi

-       Kepulauan Bangsa Belitung

-       Kalimantan Barat







Gelombang laut tinggi:



1.2 hingga 2.5 meter:



- Laut Natuna


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Keluarga Besar Pencinta Walisongo Nyatakan Dukungannya ke Capres Ganjar Pranowo

2.5 hingga 4.0 meter:



- Perairan Kepulauan Anambas



- Perairan barat dan utara Kepulauan Natuna



- Perairan selatan Kepulauan Natuna hingga Pulau Midai



- Perairan Kepulauan Subi hingga Serasan

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mahasiswa UI yang Tewas di Indekos, Ditemukan dalam Keadaan Membengkak dan Mengeluarkan Cairan


4.0 hingga 6 meter:



- Laut Natuna Utara







Dampak tidak langsung Bibit Siklon 94P:



Hujan sedang hingga lebat:



- Maluku



- Papua bagian selatan



Gelombang laut tinggi 1.25 hingga 2.5 meter



- Laut Arafuru

</content:encoded></item></channel></rss>
