<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Dugaan Kasus Malapraktik Rumah Sakit di Indramayu, Polisi Lakukan Penyelidikan   </title><description>Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu akan melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan malapraktik&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/22/525/2943292/dugaan-kasus-malapraktik-rumah-sakit-di-indramayu-polisi-lakukan-penyelidikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/22/525/2943292/dugaan-kasus-malapraktik-rumah-sakit-di-indramayu-polisi-lakukan-penyelidikan"/><item><title> Dugaan Kasus Malapraktik Rumah Sakit di Indramayu, Polisi Lakukan Penyelidikan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/22/525/2943292/dugaan-kasus-malapraktik-rumah-sakit-di-indramayu-polisi-lakukan-penyelidikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/22/525/2943292/dugaan-kasus-malapraktik-rumah-sakit-di-indramayu-polisi-lakukan-penyelidikan</guid><pubDate>Jum'at 22 Desember 2023 11:39 WIB</pubDate><dc:creator>Andrian Supendi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/22/525/2943292/dugaan-kasus-malapraktik-rumah-sakit-di-indramayu-polisi-lakukan-penyelidikan-3DDlSS03hc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolres Indramayu, AKBP Fahri (foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/22/525/2943292/dugaan-kasus-malapraktik-rumah-sakit-di-indramayu-polisi-lakukan-penyelidikan-3DDlSS03hc.jpg</image><title>Kapolres Indramayu, AKBP Fahri (foto: MPI)</title></images><description>
INDRAMAYU - Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu akan melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan malapraktik yang dilakukan oleh salah satu rumah sakit (RS) di Indramayu.


Adapun korbannya yakni seorang ibu yang meninggal bersama bayinya usai menjalani persalinan pada hari Selasa 19 Desember 2023 lalu.

BACA JUGA:
 Diduga Malpraktik, Ibu dan Bayi di Indramayu Tewas Setelah Menjalani Persalinan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kapolres Indramayu, AKBP Fahri Siregar menyampaikan, dari hasil keterangan yang diperoleh, sampai saat ini polisi akan melakukan proses pengumpulan alat bukti dan juga termasuk pemeriksaan saksi-saksi.


&quot;Minggu depan akan memanggil para saksi, termasuk pihak UPTD, Bidan yang menangani, dan juga saksi ahli, terkait prosedur penangan persalinan di Rumah Sakit,&quot; ujar Fahri Siregar di Mapolres Indramayu, Jumat (22/12/2023).


Fahri Siregar menjelaskan, dari hasil laporan pihak keluarga, dugaan malapraktik tersebut terkait dengan dugaan pasal 359 tentang kesalahan yang menyebabkan orang lain meninggal.

BACA JUGA:
Diduga Malpraktik, Balita 15 Bulan Meninggal di Rumah Sakit

&quot;Berdasarkan keterangan kepada kami, dugaan malapraktik ini dikarenakan ada kelalaian pada saat penanganan persalinan. Maka yang dilaporkan oleh pelapor dugaan pengenaan pasal 359 KUHP,&quot; jelas Kapolres Indramayu.



Sementara, menanggapi laporan dari pihak keluarga yang melaporkan dugaan tindak malapraktik, Direktur RSUD Pantura MA Sentot Patrol, Ndaru mengatakan, pihak RS akan kooperatif jika dimintai keterangan oleh petugas kepolisian.





&quot;Terkait dengan laporan pihak keluarga, kita akan kooperatif dan tidak akan menyembunyikan sesuatu apapun. Nantinya kan ada penyelidikan Polisi, apakah petugas kami melakukan kesalahan atau tidak,&quot; kata dia.





Diketahui, video viral dugaan malapraktik salah satu RS di Indramayu tersebut terjadi pada Selasa (19/12/2023) malam. Dalam video berdurasi 21 menit 16 detik itu pengunggah memperlihatkan kondisi korban dan anaknya telah meninggal setelah menjalani persalinan.



</description><content:encoded>
INDRAMAYU - Satuan Reserse dan Kriminal (Satreskrim) Polres Indramayu akan melakukan penyelidikan terkait kasus dugaan malapraktik yang dilakukan oleh salah satu rumah sakit (RS) di Indramayu.


Adapun korbannya yakni seorang ibu yang meninggal bersama bayinya usai menjalani persalinan pada hari Selasa 19 Desember 2023 lalu.

BACA JUGA:
 Diduga Malpraktik, Ibu dan Bayi di Indramayu Tewas Setelah Menjalani Persalinan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Kapolres Indramayu, AKBP Fahri Siregar menyampaikan, dari hasil keterangan yang diperoleh, sampai saat ini polisi akan melakukan proses pengumpulan alat bukti dan juga termasuk pemeriksaan saksi-saksi.


&quot;Minggu depan akan memanggil para saksi, termasuk pihak UPTD, Bidan yang menangani, dan juga saksi ahli, terkait prosedur penangan persalinan di Rumah Sakit,&quot; ujar Fahri Siregar di Mapolres Indramayu, Jumat (22/12/2023).


Fahri Siregar menjelaskan, dari hasil laporan pihak keluarga, dugaan malapraktik tersebut terkait dengan dugaan pasal 359 tentang kesalahan yang menyebabkan orang lain meninggal.

BACA JUGA:
Diduga Malpraktik, Balita 15 Bulan Meninggal di Rumah Sakit

&quot;Berdasarkan keterangan kepada kami, dugaan malapraktik ini dikarenakan ada kelalaian pada saat penanganan persalinan. Maka yang dilaporkan oleh pelapor dugaan pengenaan pasal 359 KUHP,&quot; jelas Kapolres Indramayu.



Sementara, menanggapi laporan dari pihak keluarga yang melaporkan dugaan tindak malapraktik, Direktur RSUD Pantura MA Sentot Patrol, Ndaru mengatakan, pihak RS akan kooperatif jika dimintai keterangan oleh petugas kepolisian.





&quot;Terkait dengan laporan pihak keluarga, kita akan kooperatif dan tidak akan menyembunyikan sesuatu apapun. Nantinya kan ada penyelidikan Polisi, apakah petugas kami melakukan kesalahan atau tidak,&quot; kata dia.





Diketahui, video viral dugaan malapraktik salah satu RS di Indramayu tersebut terjadi pada Selasa (19/12/2023) malam. Dalam video berdurasi 21 menit 16 detik itu pengunggah memperlihatkan kondisi korban dan anaknya telah meninggal setelah menjalani persalinan.



</content:encoded></item></channel></rss>
