<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Desa Budaya Wujud Nyata Proses Pemajuan Kebudayaan</title><description>Sebanyak 315 desa di seluruh wilayah Indonesia telah diberikan pendampingan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/23/337/2943927/desa-budaya-wujud-nyata-proses-pemajuan-kebudayaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/23/337/2943927/desa-budaya-wujud-nyata-proses-pemajuan-kebudayaan"/><item><title>Desa Budaya Wujud Nyata Proses Pemajuan Kebudayaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/23/337/2943927/desa-budaya-wujud-nyata-proses-pemajuan-kebudayaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/23/337/2943927/desa-budaya-wujud-nyata-proses-pemajuan-kebudayaan</guid><pubDate>Sabtu 23 Desember 2023 13:54 WIB</pubDate><dc:creator>Aufi Shabirah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/23/337/2943927/desa-budaya-wujud-nyata-proses-pemajuan-kebudayaan-v3OF68PxQ9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Desa Budaya Wujud Nyata Proses Pemajuan Kebudayaan/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/23/337/2943927/desa-budaya-wujud-nyata-proses-pemajuan-kebudayaan-v3OF68PxQ9.jpg</image><title>Desa Budaya Wujud Nyata Proses Pemajuan Kebudayaan/ist</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMy8xLzE3NTQyMi81L3g4cXRldGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menganugerahkan lima desa dalam Penghargaan Desa Budaya 2023 di Desa Pringgasela, Lombok Timur, Nusa Tenggara Timur.
Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan (PPK) Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Irini Dewi Wanti, mengatakan, bahwa Apresiasi Desa Budaya (ADB) menjadi wujud pengakuan dan penghargaan atas pencapaian yang telah berhasil dilakukan oleh desa dan masyarakat dalam menegaskan dirinya sebagai Desa Budaya.

BACA JUGA:
Kemendikbudristek Sebut Jamu Bakal Diresmikan Jadi Warisan Budaya oleh UNESCO Akhir Tahun Ini

Sebanyak 315 desa di seluruh wilayah Indonesia telah diberikan pendampingan oleh Direktorat PPK Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek sepanjang 2022 melalui Program Pemajuan Kebudayaan Desa.
&quot;Program tersebut dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu temu-kenali, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan,&quot; kata Irini Dewi Wanti dikutip, Sabtu (23/12/2023).

BACA JUGA:
Diproduseri Happy Salma, Kemendikbudristek Rilis 10 Episode Drama Audio Misteri Nusantara

Lebih lanjut dia mengatakan, penilaian terhadap ADB melibatkan kalangan akademisi, budayawan, pemerhati dan praktisi serta unsur pemegang kebijakan.
&quot;Mereka adalah Staf Ahli Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Bito Wikantosa; Perwakilan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Melani Budianta; Pegiat Kampung Cepluk, Redy Eko Prastyo; dan lain sebagainya,&quot; pungkasnya.

Pada tahun ini, desa-desa yang menerima Penghargaan Desa Budaya 2023 yaitu Desa Denai Lama, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara; Desa Danau Lamo, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi; Desa Pule, Kabupaten Madiun, Jawa Timur; Desa Klungkung, Kabupaten Jember, Jawa Timur; dan Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMy8xLzE3NTQyMi81L3g4cXRldGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menganugerahkan lima desa dalam Penghargaan Desa Budaya 2023 di Desa Pringgasela, Lombok Timur, Nusa Tenggara Timur.
Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan (PPK) Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek, Irini Dewi Wanti, mengatakan, bahwa Apresiasi Desa Budaya (ADB) menjadi wujud pengakuan dan penghargaan atas pencapaian yang telah berhasil dilakukan oleh desa dan masyarakat dalam menegaskan dirinya sebagai Desa Budaya.

BACA JUGA:
Kemendikbudristek Sebut Jamu Bakal Diresmikan Jadi Warisan Budaya oleh UNESCO Akhir Tahun Ini

Sebanyak 315 desa di seluruh wilayah Indonesia telah diberikan pendampingan oleh Direktorat PPK Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbudristek sepanjang 2022 melalui Program Pemajuan Kebudayaan Desa.
&quot;Program tersebut dilaksanakan melalui tiga tahapan yaitu temu-kenali, pengembangan, dan pemanfaatan kebudayaan,&quot; kata Irini Dewi Wanti dikutip, Sabtu (23/12/2023).

BACA JUGA:
Diproduseri Happy Salma, Kemendikbudristek Rilis 10 Episode Drama Audio Misteri Nusantara

Lebih lanjut dia mengatakan, penilaian terhadap ADB melibatkan kalangan akademisi, budayawan, pemerhati dan praktisi serta unsur pemegang kebijakan.
&quot;Mereka adalah Staf Ahli Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, Bito Wikantosa; Perwakilan Fakultas Ilmu Budaya Universitas Indonesia, Melani Budianta; Pegiat Kampung Cepluk, Redy Eko Prastyo; dan lain sebagainya,&quot; pungkasnya.

Pada tahun ini, desa-desa yang menerima Penghargaan Desa Budaya 2023 yaitu Desa Denai Lama, Kabupaten Deli Serdang, Sumatra Utara; Desa Danau Lamo, Kabupaten Muaro Jambi, Jambi; Desa Pule, Kabupaten Madiun, Jawa Timur; Desa Klungkung, Kabupaten Jember, Jawa Timur; dan Desa Bayan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat.</content:encoded></item></channel></rss>
