<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Diteriaki Maling, Pria di Bekasi Tewas Dikeroyok Usai Sewa PSK Tak Bayar   </title><description>Pria berinisial R (28) di Kabupaten Bekasi diduga dikeroyok hingga tewas, setelah diteriaki maling oleh sejumlah orang.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/23/338/2943930/diteriaki-maling-pria-di-bekasi-tewas-dikeroyok-usai-sewa-psk-tak-bayar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/23/338/2943930/diteriaki-maling-pria-di-bekasi-tewas-dikeroyok-usai-sewa-psk-tak-bayar"/><item><title> Diteriaki Maling, Pria di Bekasi Tewas Dikeroyok Usai Sewa PSK Tak Bayar   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/23/338/2943930/diteriaki-maling-pria-di-bekasi-tewas-dikeroyok-usai-sewa-psk-tak-bayar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/23/338/2943930/diteriaki-maling-pria-di-bekasi-tewas-dikeroyok-usai-sewa-psk-tak-bayar</guid><pubDate>Sabtu 23 Desember 2023 14:00 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Suhardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/23/338/2943930/diteriaki-maling-pria-di-bekasi-tewas-dikeroyok-usai-sewa-psk-tak-bayar-heZkHb8ITB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/23/338/2943930/diteriaki-maling-pria-di-bekasi-tewas-dikeroyok-usai-sewa-psk-tak-bayar-heZkHb8ITB.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>
BEKASI - Pria berinisial R (28) di Kabupaten Bekasi diduga dikeroyok hingga tewas, setelah diteriaki maling oleh sejumlah orang. Korban dikeroyok lantaran tak menyelesaikan pembayaran usai berkencan dengan wanita open BO.

Insiden itu bermula, R bersama temannya hendak berkencan dengan seorang wanita. Rupanya R memesan wanita tersebut melalui aplikasi open Booking Online (BO).

Setelah itu R berjanjian yang sudah disepakati di sebuah rumah kontrakan, Kampung Pulo Kapuk, Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (19/12/2023).

BACA JUGA:
Oknum Polisi Aniaya Istri hingga Babak Belur dan Ditodong Pistol

Namun, tak lama kemudian, terjadilah cekcok. Diduga korban tak menyelesaikan membayarnya tarif kencan yang sudah disepakati. Setelah itu R berupaya meninggalkan lokasi hingga diteriaki 'jambret'.

Kakak korban bernama Syukur (35) mengungkapkan, hal tersebut di ketahui berdasarkan bukti rekaman CCTV. Ia menceritakan saat itu adiknya Jalan ke kontrakan itu sekitar pukul 03.48 WIB.

&quot;Setelah itu, adik saya keluar jam 03.55 WIB dari kontrakan sambil lari dan diteriaki maling oleh cewek tersebut dan beberapa orang yang ngejar dia,&quot; bebernya, Sabtu (23/12/2023).

BACA JUGA:
 Satpol PP Grebek Kontrakan di Cibinong Bogor, 11 Wanita Diduga PSK Diamankan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ia menduga adiknya tewas dikeroyok oleh sekelompok preman yang sudah standby menjaga wanita tersebut di lokasi.

&quot;Saya curiga itu sindikat dari open BO atau bisa dibilang preman yang jaga cewek itu. Adik saya lari sambil diteriakin maling,&quot; jelasnya.

Kemudian korban tertangkap dan dianiaya tanpa perlawanan. Sementara temannya berhasil kabur memanjat tembok.



Berdasarkan dari rekaman video yang dikirimkan Syukur, tampak seorang pria menduduki korban. Terdengar juga ucapan yang menyebut korban tak bayar open BO.



&quot;Di video itu disebutkan ada percakapan atau kalimat yang saya dengar ini gara-gara open BO ngga bayar,&quot; tuturnya.



Syukur sangat menyayangkan adiknya meninggal dunia karena dituduh maling yang membuat orang sekitar main hakim sendiri.



Padahal, kata Syukur, belum jelas kebenarannya apakah benar adiknya tidak membayar kencan dengan wanita tersebut.



&quot;Biasanya orang yang diteriaki maling itu langsung dipukuli. Itu yang tidak diterima pihak keluarga,&quot; imbuhnya.



Atas insiden itu, Syukur telah melaporkan peristiwa yang menimpa adiknya ke Polsek Cikarang Utara dan kini kasusnya diambil alih oleh Polres Metro Bekasi.</description><content:encoded>
BEKASI - Pria berinisial R (28) di Kabupaten Bekasi diduga dikeroyok hingga tewas, setelah diteriaki maling oleh sejumlah orang. Korban dikeroyok lantaran tak menyelesaikan pembayaran usai berkencan dengan wanita open BO.

Insiden itu bermula, R bersama temannya hendak berkencan dengan seorang wanita. Rupanya R memesan wanita tersebut melalui aplikasi open Booking Online (BO).

Setelah itu R berjanjian yang sudah disepakati di sebuah rumah kontrakan, Kampung Pulo Kapuk, Desa Mekarmukti, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi, Selasa (19/12/2023).

BACA JUGA:
Oknum Polisi Aniaya Istri hingga Babak Belur dan Ditodong Pistol

Namun, tak lama kemudian, terjadilah cekcok. Diduga korban tak menyelesaikan membayarnya tarif kencan yang sudah disepakati. Setelah itu R berupaya meninggalkan lokasi hingga diteriaki 'jambret'.

Kakak korban bernama Syukur (35) mengungkapkan, hal tersebut di ketahui berdasarkan bukti rekaman CCTV. Ia menceritakan saat itu adiknya Jalan ke kontrakan itu sekitar pukul 03.48 WIB.

&quot;Setelah itu, adik saya keluar jam 03.55 WIB dari kontrakan sambil lari dan diteriaki maling oleh cewek tersebut dan beberapa orang yang ngejar dia,&quot; bebernya, Sabtu (23/12/2023).

BACA JUGA:
 Satpol PP Grebek Kontrakan di Cibinong Bogor, 11 Wanita Diduga PSK Diamankan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Ia menduga adiknya tewas dikeroyok oleh sekelompok preman yang sudah standby menjaga wanita tersebut di lokasi.

&quot;Saya curiga itu sindikat dari open BO atau bisa dibilang preman yang jaga cewek itu. Adik saya lari sambil diteriakin maling,&quot; jelasnya.

Kemudian korban tertangkap dan dianiaya tanpa perlawanan. Sementara temannya berhasil kabur memanjat tembok.



Berdasarkan dari rekaman video yang dikirimkan Syukur, tampak seorang pria menduduki korban. Terdengar juga ucapan yang menyebut korban tak bayar open BO.



&quot;Di video itu disebutkan ada percakapan atau kalimat yang saya dengar ini gara-gara open BO ngga bayar,&quot; tuturnya.



Syukur sangat menyayangkan adiknya meninggal dunia karena dituduh maling yang membuat orang sekitar main hakim sendiri.



Padahal, kata Syukur, belum jelas kebenarannya apakah benar adiknya tidak membayar kencan dengan wanita tersebut.



&quot;Biasanya orang yang diteriaki maling itu langsung dipukuli. Itu yang tidak diterima pihak keluarga,&quot; imbuhnya.



Atas insiden itu, Syukur telah melaporkan peristiwa yang menimpa adiknya ke Polsek Cikarang Utara dan kini kasusnya diambil alih oleh Polres Metro Bekasi.</content:encoded></item></channel></rss>
