<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar-Mahfud Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen, Yusuf Lakaseng : Harus Dicapai</title><description>Ganjar-Mahfud Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen, Yusuf Lakaseng : Harus Dicapai
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/24/1/2944160/ganjar-mahfud-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-7-persen-yusuf-lakaseng-harus-dicapai</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/24/1/2944160/ganjar-mahfud-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-7-persen-yusuf-lakaseng-harus-dicapai"/><item><title>Ganjar-Mahfud Targetkan Pertumbuhan Ekonomi 7 Persen, Yusuf Lakaseng : Harus Dicapai</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/24/1/2944160/ganjar-mahfud-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-7-persen-yusuf-lakaseng-harus-dicapai</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/24/1/2944160/ganjar-mahfud-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-7-persen-yusuf-lakaseng-harus-dicapai</guid><pubDate>Minggu 24 Desember 2023 05:26 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/24/1/2944160/ganjar-mahfud-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-7-persen-yusuf-lakaseng-harus-dicapai-jFHpLGEcOI.png" expression="full" type="image/jpeg">Ketua Bidang Politik DPP Partai Perindo Yusuf Lakaseng. (MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/24/1/2944160/ganjar-mahfud-targetkan-pertumbuhan-ekonomi-7-persen-yusuf-lakaseng-harus-dicapai-jFHpLGEcOI.png</image><title>Ketua Bidang Politik DPP Partai Perindo Yusuf Lakaseng. (MPI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMi8xLzE3NTQxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Ketua Bidang Politik DPP Partai Perindo, Yusuf Lakaseng, menyoroti pertumbuhan ekonomi sebesar 7% yang dijanjikan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Yusuf mengatakan, tujuan itu harus dicapai.

&quot;Pak Mahfud menyampaikan pasangan Ganjar-Mahfud akan menggenjot ekonomi Indonesia agar tumbuh 7%, itu memang harus dicapai agar menjadi solusi terhadap tantangan bonus demografi,&quot; kata Yusuf kepada wartawan, Sabtu (23/12/2023).

Di sisi lain, Yusuf menilai penampilan Mahfud MD saat debat cawapres Jumat (22/12/2023) malam, berhasil menjawab persoalan pubik mengenai ekonomi dan investasi. Mahfud mengatakan, masalah utama terhambatnya investasi di Indonesia yakni banyaknya praktik korupsi.

Sehingga, untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi pemberantasan korupsi harus diberantas hingga akar-akarnya.

&quot;Pak Mahfud terlihat bertekad sangat kuat ingin memberantas korupsi dan karena track recordnya sebagai pendekar hukum saya kira janji itu bisa dipercaya untuk dilaksanakan pasangan Ganjar-Mahfud,&quot; katanya.

Sebelumnya, dalam debat cawapres, Mahfud MD menilai perhitungan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin tidak tepat.

Adapun calon presiden dan calon wakil presiden pasangan nomor 1 tersebut menargetkan pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 5,5%-6,5% per tahun selama 2025-2029.








BACA JUGA:
Hary Tanoe Ungkap KH Said Aqil Rekomendasikan Mahfud MD Jadi Wapres












Mahfud menilai bahwa dengan indeks Incremental Capital Output Ratio (ICOR) yang 4 persen saja harusnya pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 7 persen.

ICOR adalah rasio yang menunjukkan besarnya penambahan investasi untuk menghasilkan tambahan unit output.







BACA JUGA:
Survei Litbang Kompas Terkait Debat Cawapres: Mahfud MD Paling Kuasai Permasalahan











&quot;Kalo anda berani dengan ICOR 4 saja pasti bisa 7 persen apalagi 4-5 lah ini anda menargetkan segini tapi pertumbuhan ekonomi cuma 5,5 persen hingga 6,5 persen secara sistematis tidak tepat,&quot; katanya.

Mahfud menjelaskan bahwa target pihaknya itu mencapai 7 persen. Target tersebut didasarkan pada perhitungan penyelamatan uang negara dari hasil tindak korupsi.



&quot;Itung-itungnya itu mudah tadi saya sudah sebut. Betapa saya menyelamatkan korupsi yang diurus kantor langsung saya aja Rp670 triliun itu kalo dibagi UMKM itu luar biasa,&quot; katanya.







BACA JUGA:
Ganjar-Mahfud MD Bakal Siapkan Pelayanan Publik Ramah Disabilitas




















Oleh karenanya, pihaknya fokus terhadap persoalan penegakan hukum harus benar-benar ditegakan. Hal ini guna menyelamatkan keuangan negara dan juga menciptakan iklim investasi yang sehat.



&quot;Kemudian yang ditemukan ICW sejak 2014 yang sudah inkrah itu Rp233,7 triliun nah ini kalo kita pangkas dengan menegakan hukum yang benar ini bisa mencapai 7 persen pertumbuhan ekonomi. Tapi anda menyimpang dari rumus yang selama ini terjadi,&quot; katanya.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMi8xLzE3NTQxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Ketua Bidang Politik DPP Partai Perindo, Yusuf Lakaseng, menyoroti pertumbuhan ekonomi sebesar 7% yang dijanjikan pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD. Yusuf mengatakan, tujuan itu harus dicapai.

&quot;Pak Mahfud menyampaikan pasangan Ganjar-Mahfud akan menggenjot ekonomi Indonesia agar tumbuh 7%, itu memang harus dicapai agar menjadi solusi terhadap tantangan bonus demografi,&quot; kata Yusuf kepada wartawan, Sabtu (23/12/2023).

Di sisi lain, Yusuf menilai penampilan Mahfud MD saat debat cawapres Jumat (22/12/2023) malam, berhasil menjawab persoalan pubik mengenai ekonomi dan investasi. Mahfud mengatakan, masalah utama terhambatnya investasi di Indonesia yakni banyaknya praktik korupsi.

Sehingga, untuk mendongkrak pertumbuhan ekonomi pemberantasan korupsi harus diberantas hingga akar-akarnya.

&quot;Pak Mahfud terlihat bertekad sangat kuat ingin memberantas korupsi dan karena track recordnya sebagai pendekar hukum saya kira janji itu bisa dipercaya untuk dilaksanakan pasangan Ganjar-Mahfud,&quot; katanya.

Sebelumnya, dalam debat cawapres, Mahfud MD menilai perhitungan pertumbuhan ekonomi yang ditargetkan pasangan Anies Baswedan dan Cak Imin tidak tepat.

Adapun calon presiden dan calon wakil presiden pasangan nomor 1 tersebut menargetkan pertumbuhan ekonomi rata-rata sebesar 5,5%-6,5% per tahun selama 2025-2029.








BACA JUGA:
Hary Tanoe Ungkap KH Said Aqil Rekomendasikan Mahfud MD Jadi Wapres












Mahfud menilai bahwa dengan indeks Incremental Capital Output Ratio (ICOR) yang 4 persen saja harusnya pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa mencapai 7 persen.

ICOR adalah rasio yang menunjukkan besarnya penambahan investasi untuk menghasilkan tambahan unit output.







BACA JUGA:
Survei Litbang Kompas Terkait Debat Cawapres: Mahfud MD Paling Kuasai Permasalahan











&quot;Kalo anda berani dengan ICOR 4 saja pasti bisa 7 persen apalagi 4-5 lah ini anda menargetkan segini tapi pertumbuhan ekonomi cuma 5,5 persen hingga 6,5 persen secara sistematis tidak tepat,&quot; katanya.

Mahfud menjelaskan bahwa target pihaknya itu mencapai 7 persen. Target tersebut didasarkan pada perhitungan penyelamatan uang negara dari hasil tindak korupsi.



&quot;Itung-itungnya itu mudah tadi saya sudah sebut. Betapa saya menyelamatkan korupsi yang diurus kantor langsung saya aja Rp670 triliun itu kalo dibagi UMKM itu luar biasa,&quot; katanya.







BACA JUGA:
Ganjar-Mahfud MD Bakal Siapkan Pelayanan Publik Ramah Disabilitas




















Oleh karenanya, pihaknya fokus terhadap persoalan penegakan hukum harus benar-benar ditegakan. Hal ini guna menyelamatkan keuangan negara dan juga menciptakan iklim investasi yang sehat.



&quot;Kemudian yang ditemukan ICW sejak 2014 yang sudah inkrah itu Rp233,7 triliun nah ini kalo kita pangkas dengan menegakan hukum yang benar ini bisa mencapai 7 persen pertumbuhan ekonomi. Tapi anda menyimpang dari rumus yang selama ini terjadi,&quot; katanya.



</content:encoded></item></channel></rss>
