<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serangan Israel Makin Intens, 200 Lebih Warga Palestina Tewas di Gaza dalam 24 Jam</title><description>Israel membombardir dua kamp pengungsi Palestina di Gaza pada Sabtu, 23 Desember 2023.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/24/18/2944267/serangan-israel-makin-intens-200-lebih-warga-palestina-tewas-di-gaza-dalam-24-jam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/24/18/2944267/serangan-israel-makin-intens-200-lebih-warga-palestina-tewas-di-gaza-dalam-24-jam"/><item><title>Serangan Israel Makin Intens, 200 Lebih Warga Palestina Tewas di Gaza dalam 24 Jam</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/24/18/2944267/serangan-israel-makin-intens-200-lebih-warga-palestina-tewas-di-gaza-dalam-24-jam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/24/18/2944267/serangan-israel-makin-intens-200-lebih-warga-palestina-tewas-di-gaza-dalam-24-jam</guid><pubDate>Minggu 24 Desember 2023 12:03 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/24/18/2944267/serangan-israel-makin-intens-200-lebih-warga-palestina-tewas-di-gaza-dalam-24-jam-TLRpVFVAHk.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/24/18/2944267/serangan-israel-makin-intens-200-lebih-warga-palestina-tewas-di-gaza-dalam-24-jam-TLRpVFVAHk.JPG</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMC8xLzE3NTMzMC81L3g4cXFsaHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
GAZA - Setidaknya 201 warga Palestina telah terbunuh dan hampir 370 lainnya terluka dalam 24 jam terakhir di Gaza ketika pasukan Israel melancarkan serangan terhadap wilayah kantong tersebut. Agresi Israel di Gaza telah berlangsung selama 12 minggu sejak dimulai pada 7 Oktober, menewaskan puluhan ribu warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Kelaparan Merajalela di Gaza, Pertempuran Israel-Hamas Meningkat&amp;nbsp;

Pemboman di kamp pengungsi Bureij di Gaza tengah menewaskan setidaknya delapan warga Palestina, termasuk anak-anak, pada Sabtu, (23/12/2023) sementara serangan lain di kamp Jabalia diyakini telah menewaskan puluhan lainnya.
Jumlah korban tewas di Gaza selama serangan selama 11 minggu tersebut telah mencapai 20.258 orang sementara 53.688 lainnya terluka, kata Kementerian Kesehatan Palestina pada Sabtu, sebagaimana dilansir Al Jazeera.
Kantor berita yang berbasis di Qatar melaporkan banyak jenazah yang membusuk, beberapa di antaranya ditinggalkan selama 20 hari di reruntuhan dan jalanan, akhirnya dikuburkan oleh tim Pertahanan Sipil Gaza pada Sabtu.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Operasi Militer Israel di Gaza Termasuk yang Paling Menghancurkan dalam Sejarah&amp;nbsp;

Ribuan jenazah diyakini masih terjebak di bawah reruntuhan di sepanjang Jalur Gaza.
Hampir seluruh penduduk Gaza yang berjumlah 2,3 juta orang telah mengungsi dan terpaksa tinggal di tenda-tenda tipis atau di jalan-jalan di bagian selatan Jalur Gaza, dimana dilaporkan terjadi kelaparan yang meluas.
Israel telah lama mendesak warga Palestina untuk meninggalkan wilayah utara Gaza, namun pasukan zionis juga telah membombardir lingkungan di bagian tengah dan selatan wilayah kecil di pesisir tersebut.
Israel mengatakan 144 tentaranya tewas sejak melancarkan serangan darat pada 20 Oktober, dua minggu setelah Hamas melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayahnya, menewaskan 1.147 orang dan membawa 240 tawanan ke wilayah kantong tersebut.
Lebih dari 100 tawanan diyakini masih berada di Gaza setelah sejumlah orang ditukar dalam gencatan senjata selama seminggu bulan lalu. Pemerintah Israel mengatakan dari mereka yang masih berada di Gaza, 22 orang tewas.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMC8xLzE3NTMzMC81L3g4cXFsaHU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
GAZA - Setidaknya 201 warga Palestina telah terbunuh dan hampir 370 lainnya terluka dalam 24 jam terakhir di Gaza ketika pasukan Israel melancarkan serangan terhadap wilayah kantong tersebut. Agresi Israel di Gaza telah berlangsung selama 12 minggu sejak dimulai pada 7 Oktober, menewaskan puluhan ribu warga Palestina, sebagian besar wanita dan anak-anak.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Kelaparan Merajalela di Gaza, Pertempuran Israel-Hamas Meningkat&amp;nbsp;

Pemboman di kamp pengungsi Bureij di Gaza tengah menewaskan setidaknya delapan warga Palestina, termasuk anak-anak, pada Sabtu, (23/12/2023) sementara serangan lain di kamp Jabalia diyakini telah menewaskan puluhan lainnya.
Jumlah korban tewas di Gaza selama serangan selama 11 minggu tersebut telah mencapai 20.258 orang sementara 53.688 lainnya terluka, kata Kementerian Kesehatan Palestina pada Sabtu, sebagaimana dilansir Al Jazeera.
Kantor berita yang berbasis di Qatar melaporkan banyak jenazah yang membusuk, beberapa di antaranya ditinggalkan selama 20 hari di reruntuhan dan jalanan, akhirnya dikuburkan oleh tim Pertahanan Sipil Gaza pada Sabtu.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Operasi Militer Israel di Gaza Termasuk yang Paling Menghancurkan dalam Sejarah&amp;nbsp;

Ribuan jenazah diyakini masih terjebak di bawah reruntuhan di sepanjang Jalur Gaza.
Hampir seluruh penduduk Gaza yang berjumlah 2,3 juta orang telah mengungsi dan terpaksa tinggal di tenda-tenda tipis atau di jalan-jalan di bagian selatan Jalur Gaza, dimana dilaporkan terjadi kelaparan yang meluas.
Israel telah lama mendesak warga Palestina untuk meninggalkan wilayah utara Gaza, namun pasukan zionis juga telah membombardir lingkungan di bagian tengah dan selatan wilayah kecil di pesisir tersebut.
Israel mengatakan 144 tentaranya tewas sejak melancarkan serangan darat pada 20 Oktober, dua minggu setelah Hamas melancarkan serangan yang belum pernah terjadi sebelumnya di wilayahnya, menewaskan 1.147 orang dan membawa 240 tawanan ke wilayah kantong tersebut.
Lebih dari 100 tawanan diyakini masih berada di Gaza setelah sejumlah orang ditukar dalam gencatan senjata selama seminggu bulan lalu. Pemerintah Israel mengatakan dari mereka yang masih berada di Gaza, 22 orang tewas.</content:encoded></item></channel></rss>
