<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kerap Telan Korban, Jalur Cino Mati di Bantul Dinonaktifkan dari Google Map</title><description>Penonaktifan tersebut bakal dilakukan selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/24/510/2944373/kerap-telan-korban-jalur-cino-mati-di-bantul-dinonaktifkan-dari-google-map</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/24/510/2944373/kerap-telan-korban-jalur-cino-mati-di-bantul-dinonaktifkan-dari-google-map"/><item><title>Kerap Telan Korban, Jalur Cino Mati di Bantul Dinonaktifkan dari Google Map</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/24/510/2944373/kerap-telan-korban-jalur-cino-mati-di-bantul-dinonaktifkan-dari-google-map</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/24/510/2944373/kerap-telan-korban-jalur-cino-mati-di-bantul-dinonaktifkan-dari-google-map</guid><pubDate>Minggu 24 Desember 2023 17:19 WIB</pubDate><dc:creator>Erfan Erlin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/24/510/2944373/kerap-telan-korban-jalur-cino-mati-di-bantul-dinonaktifkan-dari-google-map-Zo3tEF3vph.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalur Cino Mati (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/24/510/2944373/kerap-telan-korban-jalur-cino-mati-di-bantul-dinonaktifkan-dari-google-map-Zo3tEF3vph.jpg</image><title>Jalur Cino Mati (Foto: MPI)</title></images><description>


BANTUL - Polres Bantul akhirnya memutuskan untuk menonaktifkan jalur Jalan Cino Mati menyusul adanya kecelakaan yang melibatkan kendaraan wisatawan dengan korban 12 orang luka dan seorang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Penonaktifan tersebut bakal dilakukan selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widgnya menuturkan, penonaktifan ini memang untuk meminimalisir kecelakaan yang dimungkinkan terjadi selama musim libur Natal dan Tahun baru ini. Pasalnya selama ini kendaraan yang terlibat kecelakaan di Jalur Cino Mati ini sebagian besar adalah berasal dari luar daerah.

BACA JUGA:
Pinkan Mambo Dinikahi Arya Khan dengan Maskawin Rp100 Ribu, Netizen: Katanya Lebih Kaya dari Raffi Ahmad

&quot;Biasanya kendaraan luar daerah mengandalkan Google Map untuk melintas di suatu daerah,&quot;tutur dia dikutip Jumat (22/12/2023).

BACA JUGA:
Pinkan Mambo Dinikahi Arya Khan dengan Maskawin Rp100 Ribu, Netizen: Katanya Lebih Kaya dari Raffi Ahmad

Jeffry menambahkan bahwa wisatawan yang mengandalkan Google Map biasanya tidak mengetahui secara detail kondisi jalan yang bakal dilewati. sehingga mereka tidak mengetahui jika Jalan Cino mati kondisinya memang sangat ekstrim dan terlarang untuk dilalui kendaraan besar.Di samping memang butuh keahlian tertentu untuk melibas jalur yang memiliki tanjakan dan turunan yang cukup ekstrem tersebut, kendaraan harus benar-benar dalam kondisi baik agar mampu untuk menaklukan tanjakan dengan kemiringan mencapai 60 derajat dan cukup panjang.
&quot;Ya memang faktor manusia memang menjadi hal yang penting untuk urusan keselamatan,&quot; tambahnya.
Kendati sudah dinoaktifkan dari Google Map, namun pihaknya tetap berusaha melakukan antisipasi terhadap kemungkinan lonjakan arus pada musim libur natal dan tahun baru di ruas tersebut.
Polisi juga sudah melakukan pemasangan berbagai rambu peringatan menggunakan banner ataupun himbauan lain dengan menggunakan papan himbauan.
Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan bahwa pihaknya bakal melarang kendaraan besar untuk melintas di dua jalur wisata di Bantul, yaitu Cino Mati yang menghubungkan Dlingo-Pleret dan jalur Mangunan-Imogiri.
Kedua ruas ini memang memiliki tanjakan dan turunan yang ekstrim sehingga membahayakan bagi kendaraan. &quot;Kami sudah pasang larangan dan akan menempatkan personil,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>


BANTUL - Polres Bantul akhirnya memutuskan untuk menonaktifkan jalur Jalan Cino Mati menyusul adanya kecelakaan yang melibatkan kendaraan wisatawan dengan korban 12 orang luka dan seorang meninggal dunia beberapa waktu lalu. Penonaktifan tersebut bakal dilakukan selama musim libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2024.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu I Nengah Jeffry Prana Widgnya menuturkan, penonaktifan ini memang untuk meminimalisir kecelakaan yang dimungkinkan terjadi selama musim libur Natal dan Tahun baru ini. Pasalnya selama ini kendaraan yang terlibat kecelakaan di Jalur Cino Mati ini sebagian besar adalah berasal dari luar daerah.

BACA JUGA:
Pinkan Mambo Dinikahi Arya Khan dengan Maskawin Rp100 Ribu, Netizen: Katanya Lebih Kaya dari Raffi Ahmad

&quot;Biasanya kendaraan luar daerah mengandalkan Google Map untuk melintas di suatu daerah,&quot;tutur dia dikutip Jumat (22/12/2023).

BACA JUGA:
Pinkan Mambo Dinikahi Arya Khan dengan Maskawin Rp100 Ribu, Netizen: Katanya Lebih Kaya dari Raffi Ahmad

Jeffry menambahkan bahwa wisatawan yang mengandalkan Google Map biasanya tidak mengetahui secara detail kondisi jalan yang bakal dilewati. sehingga mereka tidak mengetahui jika Jalan Cino mati kondisinya memang sangat ekstrim dan terlarang untuk dilalui kendaraan besar.Di samping memang butuh keahlian tertentu untuk melibas jalur yang memiliki tanjakan dan turunan yang cukup ekstrem tersebut, kendaraan harus benar-benar dalam kondisi baik agar mampu untuk menaklukan tanjakan dengan kemiringan mencapai 60 derajat dan cukup panjang.
&quot;Ya memang faktor manusia memang menjadi hal yang penting untuk urusan keselamatan,&quot; tambahnya.
Kendati sudah dinoaktifkan dari Google Map, namun pihaknya tetap berusaha melakukan antisipasi terhadap kemungkinan lonjakan arus pada musim libur natal dan tahun baru di ruas tersebut.
Polisi juga sudah melakukan pemasangan berbagai rambu peringatan menggunakan banner ataupun himbauan lain dengan menggunakan papan himbauan.
Dirlantas Polda DIY, Kombes Pol Alfian Nurrizal mengatakan bahwa pihaknya bakal melarang kendaraan besar untuk melintas di dua jalur wisata di Bantul, yaitu Cino Mati yang menghubungkan Dlingo-Pleret dan jalur Mangunan-Imogiri.
Kedua ruas ini memang memiliki tanjakan dan turunan yang ekstrim sehingga membahayakan bagi kendaraan. &quot;Kami sudah pasang larangan dan akan menempatkan personil,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
