<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BMKG: Waspada Gelombang Laut Setinggi 6 Meter di Sejumlah Perairan Hingga Besok!   </title><description>Hal ini dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/26/337/2944967/bmkg-waspada-gelombang-laut-setinggi-6-meter-di-sejumlah-perairan-hingga-besok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/26/337/2944967/bmkg-waspada-gelombang-laut-setinggi-6-meter-di-sejumlah-perairan-hingga-besok"/><item><title>BMKG: Waspada Gelombang Laut Setinggi 6 Meter di Sejumlah Perairan Hingga Besok!   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/26/337/2944967/bmkg-waspada-gelombang-laut-setinggi-6-meter-di-sejumlah-perairan-hingga-besok</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/26/337/2944967/bmkg-waspada-gelombang-laut-setinggi-6-meter-di-sejumlah-perairan-hingga-besok</guid><pubDate>Selasa 26 Desember 2023 08:48 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/26/337/2944967/bmkg-waspada-gelombang-laut-setinggi-6-meter-di-sejumlah-perairan-hingga-besok-RchE6nrXIP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Waspada Gelombang Tinggi/Ilustrasi Freepik</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/26/337/2944967/bmkg-waspada-gelombang-laut-setinggi-6-meter-di-sejumlah-perairan-hingga-besok-RchE6nrXIP.jpg</image><title>Waspada Gelombang Tinggi/Ilustrasi Freepik</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yNS8xLzE3NTQ5NC81L3g4cXZoYzg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang laut tinggi hingga 6 meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 26 - 27 Desember 2023.
Hal ini dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Timur Laut - Timur dengan kecepatan angin berkisar 4 - 30 knot.
&amp;ldquo;Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan 4 - 20 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka bagian utara dan Laut Natuna Utara,&amp;rdquo; tulis BMKG dalam keterangnnya, Selasa (26/12/2023).


Waspada! Hujan Lebat Diprediksi Akan Terjadi di Wilayah Ini saat Malam Tahun Baru 2024

Kondisi ini menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter di perairan Aceh, perairan barat P. Simeulue - Kep. Mentawai, perairan P. Enggano - Bengkulu, perairan barat Lampung.
Samudera Hindia Barat Sumatera, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - Jawa Timur, perairan selatan Bali - P. Sumba, Selat Bali - Badung - Lombok - Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat.

BACA JUGA:
 BMKG Sebut Penyeberangan saat Nataru 2024 Kondusif, Tidak Ada Gangguan Tropis&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selanjutnya, di Samudera Hindia Selatan Banten - NTT, Laut Arafuru bagian timur, perairan selatan Kep. Anambas, perairan Kep. Bintan, perairan selatan Kep. Natuna - P. Midai, perairan utara Sambas, Laut Natuna.
Laut Sulawesi bagian timur, perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, perairan Kep. Sitaro - Bitung, Laut Maluku bagian utara, perairan barat, utara, dan timur Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat - Papua, Samudera Pasifik Utara Papua Barat - Papua.


Sementara itu, BMKG mengungkapkan untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 2.5 - 4.0 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, perairan utara Kep. Anambas, perairan selatan Kep. Natuna, perairan Kep. Subi - Kep. Serasan.







&amp;ldquo;Untuk gelombang di kisaran sangat tinggi 4.0 - 6.0 meter berpeluang terjadi di perairan utara Kep. Natuna, Laut Natuna Utara,&amp;rdquo; tulis BMKG.







BMKG pun mengimbau agar diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran seperti Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).







&amp;ldquo;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&amp;rdquo;tulis keterangan BMKG.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yNS8xLzE3NTQ5NC81L3g4cXZoYzg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini gelombang laut tinggi hingga 6 meter yang berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 26 - 27 Desember 2023.
Hal ini dipengaruhi oleh pola angin di wilayah Indonesia bagian utara umumnya bergerak dari Timur Laut - Timur dengan kecepatan angin berkisar 4 - 30 knot.
&amp;ldquo;Sedangkan di wilayah Indonesia bagian selatan umumnya bergerak dari Tenggara - Barat Daya dengan kecepatan 4 - 20 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau di Selat Malaka bagian utara dan Laut Natuna Utara,&amp;rdquo; tulis BMKG dalam keterangnnya, Selasa (26/12/2023).


Waspada! Hujan Lebat Diprediksi Akan Terjadi di Wilayah Ini saat Malam Tahun Baru 2024

Kondisi ini menyebabkan terjadinya peluang peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter di perairan Aceh, perairan barat P. Simeulue - Kep. Mentawai, perairan P. Enggano - Bengkulu, perairan barat Lampung.
Samudera Hindia Barat Sumatera, Selat Sunda bagian barat dan selatan, perairan selatan Banten - Jawa Timur, perairan selatan Bali - P. Sumba, Selat Bali - Badung - Lombok - Alas bagian selatan, Selat Sumba bagian barat.

BACA JUGA:
 BMKG Sebut Penyeberangan saat Nataru 2024 Kondusif, Tidak Ada Gangguan Tropis&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Selanjutnya, di Samudera Hindia Selatan Banten - NTT, Laut Arafuru bagian timur, perairan selatan Kep. Anambas, perairan Kep. Bintan, perairan selatan Kep. Natuna - P. Midai, perairan utara Sambas, Laut Natuna.
Laut Sulawesi bagian timur, perairan Kep. Sangihe - Kep. Talaud, perairan Kep. Sitaro - Bitung, Laut Maluku bagian utara, perairan barat, utara, dan timur Halmahera, Laut Halmahera, perairan utara Papua Barat - Papua, Samudera Pasifik Utara Papua Barat - Papua.


Sementara itu, BMKG mengungkapkan untuk gelombang di kisaran lebih tinggi 2.5 - 4.0 meter berpeluang terjadi di Selat Malaka bagian utara, perairan utara Sabang, perairan utara Kep. Anambas, perairan selatan Kep. Natuna, perairan Kep. Subi - Kep. Serasan.







&amp;ldquo;Untuk gelombang di kisaran sangat tinggi 4.0 - 6.0 meter berpeluang terjadi di perairan utara Kep. Natuna, Laut Natuna Utara,&amp;rdquo; tulis BMKG.







BMKG pun mengimbau agar diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan pelayaran seperti Perahu Nelayan (Kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang di atas 1.25 m), Kapal Tongkang (Kecepatan angin lebih dari 16 knot dan tinggi gelombang di atas 1.5 m), Kapal Ferry (Kecepatan angin lebih dari 21 knot dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di atas 4.0 m).







&amp;ldquo;Dimohon kepada masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi agar tetap selalu waspada,&amp;rdquo;tulis keterangan BMKG.

</content:encoded></item></channel></rss>
