<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>5 Fakta Empat Wisatawan Terseret Ombak Pantai di Garut, Penyelamatan Berlangsung Dramatis   </title><description>Sebanyak empat wisatawan asal Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, terseret ombak</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/26/525/2944918/5-fakta-empat-wisatawan-terseret-ombak-pantai-di-garut-penyelamatan-berlangsung-dramatis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/26/525/2944918/5-fakta-empat-wisatawan-terseret-ombak-pantai-di-garut-penyelamatan-berlangsung-dramatis"/><item><title>5 Fakta Empat Wisatawan Terseret Ombak Pantai di Garut, Penyelamatan Berlangsung Dramatis   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/26/525/2944918/5-fakta-empat-wisatawan-terseret-ombak-pantai-di-garut-penyelamatan-berlangsung-dramatis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/26/525/2944918/5-fakta-empat-wisatawan-terseret-ombak-pantai-di-garut-penyelamatan-berlangsung-dramatis</guid><pubDate>Selasa 26 Desember 2023 05:51 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/26/525/2944918/5-fakta-empat-wisatawan-terseret-ombak-pantai-di-garut-penyelamatan-berlangsung-dramatis-SC75oPc2wu.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wisatawan terseret ombak di Garut. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/26/525/2944918/5-fakta-empat-wisatawan-terseret-ombak-pantai-di-garut-penyelamatan-berlangsung-dramatis-SC75oPc2wu.jpeg</image><title>Wisatawan terseret ombak di Garut. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMS8xLzE3NTM0Ny81L3g4cXJjcHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
GARUT&amp;nbsp;- Sebanyak empat wisatawan asal Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat,&amp;nbsp;terseret ombak&amp;nbsp;di Pantai Karang Papak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu 24 Desember 2023.

Berikut sejumlah faktanya:

1. Kronologi Kejadian
Kapolsek Cikelet AKP Usep mengungkapkan, kronologi keempat wisatawan ini terseret oleh ombak bermula saat mereka sedang bermain di pantai sekira pukul 09.00 WIB. Tanpa diduga, gelombang ombak cukup besar tiba-tiba muncul dan menyeret salah satu wisatawan yang merupakan seorang anak bernama Riani (12).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pencari Besi di Sungai Batanghari Dikabarkan Tenggelam

2. Ibu Korban Coba menolong
Melihat kejadian itu, ibu dari Riani yang bernama Mia mencoba menolong karena posisinya cukup dekat. Nahas, ibunya juga ikut terbawa arus.
&amp;nbsp;
3. Kerabat Ikut Terseret
Kerabat mereka yang juga sedang bermain di pantai, yakni Silvia dan Marini, juga turut terseret ombak. Kedua kerabat ini diketahui juga mencoba menolong Riani dan Mia, namun tak mampu menyelamatkan diri dari kencangnya arus ombak.

BACA JUGA:


13 Korban Kapal Tenggelam di Sumenep Berhasil Diselamatkan, Ini Identitasnya&amp;nbsp;
4. Warga Lapor Polisi

Warga sekitar yang panik langsung melaporkan kejadian wisatawan terseret ombak itu kepada personel Polsek Cikelet terdekat. Saat itu, polisi tengah melakukan patroli dan pengamanan wisata pantai.

&quot;Beruntungnya, tak jauh dari lokasi terdapat seorang nelayan bernama Gani yang sedang menangkap ikan. Nelayan tersebut langsung menolong keempat wisatawan yang sudah terbawa arus itu,&quot; ujarnya.
5. Berhasil Diselamatkan



AKP Usep melanjutkan, personel yang telah siaga kemudian mengevakuasi empat wisatawan yang telah ditolong nelayan, hingga seluruh korban berhasil dibawa kembali ke pantai. Para korban kemudian dilarikan ke RSUD Pameungpeuk untuk mendapat perawatan lebih lanjut.



&quot;Alhamdulillah seluruh korban berhasil diselamatkan. Sebagai imbauan, kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk waspada dan berhati-hati saat bermain di pantai, jangan berenang terlalu ke tengah karena gelombang ombak cukup besar dan berbahaya,&quot; kata Kapolsek Cikelet.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yMS8xLzE3NTM0Ny81L3g4cXJjcHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
GARUT&amp;nbsp;- Sebanyak empat wisatawan asal Baleendah, Kabupaten Bandung, Jawa Barat,&amp;nbsp;terseret ombak&amp;nbsp;di Pantai Karang Papak, Kecamatan Cikelet, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu 24 Desember 2023.

Berikut sejumlah faktanya:

1. Kronologi Kejadian
Kapolsek Cikelet AKP Usep mengungkapkan, kronologi keempat wisatawan ini terseret oleh ombak bermula saat mereka sedang bermain di pantai sekira pukul 09.00 WIB. Tanpa diduga, gelombang ombak cukup besar tiba-tiba muncul dan menyeret salah satu wisatawan yang merupakan seorang anak bernama Riani (12).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pencari Besi di Sungai Batanghari Dikabarkan Tenggelam

2. Ibu Korban Coba menolong
Melihat kejadian itu, ibu dari Riani yang bernama Mia mencoba menolong karena posisinya cukup dekat. Nahas, ibunya juga ikut terbawa arus.
&amp;nbsp;
3. Kerabat Ikut Terseret
Kerabat mereka yang juga sedang bermain di pantai, yakni Silvia dan Marini, juga turut terseret ombak. Kedua kerabat ini diketahui juga mencoba menolong Riani dan Mia, namun tak mampu menyelamatkan diri dari kencangnya arus ombak.

BACA JUGA:


13 Korban Kapal Tenggelam di Sumenep Berhasil Diselamatkan, Ini Identitasnya&amp;nbsp;
4. Warga Lapor Polisi

Warga sekitar yang panik langsung melaporkan kejadian wisatawan terseret ombak itu kepada personel Polsek Cikelet terdekat. Saat itu, polisi tengah melakukan patroli dan pengamanan wisata pantai.

&quot;Beruntungnya, tak jauh dari lokasi terdapat seorang nelayan bernama Gani yang sedang menangkap ikan. Nelayan tersebut langsung menolong keempat wisatawan yang sudah terbawa arus itu,&quot; ujarnya.
5. Berhasil Diselamatkan



AKP Usep melanjutkan, personel yang telah siaga kemudian mengevakuasi empat wisatawan yang telah ditolong nelayan, hingga seluruh korban berhasil dibawa kembali ke pantai. Para korban kemudian dilarikan ke RSUD Pameungpeuk untuk mendapat perawatan lebih lanjut.



&quot;Alhamdulillah seluruh korban berhasil diselamatkan. Sebagai imbauan, kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk waspada dan berhati-hati saat bermain di pantai, jangan berenang terlalu ke tengah karena gelombang ombak cukup besar dan berbahaya,&quot; kata Kapolsek Cikelet.</content:encoded></item></channel></rss>
