<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rebut Maryinka, Rusia Bisa Terobos Garis Pertahanan Berlapis Ukraina</title><description>Pasukan Ukraina selama bertahun-tahun telah menjadikan Maryinka sebagai benteng pertahanan yang dijaga sangat ketat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/27/18/2945811/rebut-maryinka-rusia-bisa-terobos-garis-pertahanan-berlapis-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/27/18/2945811/rebut-maryinka-rusia-bisa-terobos-garis-pertahanan-berlapis-ukraina"/><item><title>Rebut Maryinka, Rusia Bisa Terobos Garis Pertahanan Berlapis Ukraina</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/27/18/2945811/rebut-maryinka-rusia-bisa-terobos-garis-pertahanan-berlapis-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/27/18/2945811/rebut-maryinka-rusia-bisa-terobos-garis-pertahanan-berlapis-ukraina</guid><pubDate>Rabu 27 Desember 2023 19:11 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/27/18/2945811/rebut-maryinka-rusia-bisa-terobos-garis-pertahanan-berlapis-ukraina-X1aDh6aWRu.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Puing-puing di Kota Maryinka yang direbut Rusia di Ukraina timur. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/27/18/2945811/rebut-maryinka-rusia-bisa-terobos-garis-pertahanan-berlapis-ukraina-X1aDh6aWRu.jpg</image><title>Puing-puing di Kota Maryinka yang direbut Rusia di Ukraina timur. (Foto: Reuters)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMi8xLzE3MjU3My81L3g4cDBnemo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MOSKOW - Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada Senin, (25/12/2023) secara resmi mengumumkan bahwa Angkatan Bersenjata Rusia telah merebut Maryinka, sebuah kota yang dijaga ketat di Ukraina timur. Kota ini selama bertahun-tahun menjadi benteng penting bagi pasukan Ukraina.

BACA JUGA:
Rusia Klaim Rebut Kota Strategis Maryinka di Ukraina Timur, Kyiv Membantah

Kedekatan Maryinka dengan ibu kota wilayah tersebut, Donetsk, memungkinkan pasukan Ukraina untuk menyerang kota yang lebih besar dengan relatif tanpa dapat dibalas, kata analis militer Anatoliy Matviychuk, pensiunan kolonel Angkatan Bersenjata Rusia.
&amp;ldquo;Yang paling penting, mereka (pasukan Ukraina) mengubah kota itu menjadi benteng,&amp;rdquo; kata Matviychuk sebagaimana dilansir Sputnik. &amp;ldquo;Ada posisi tembak untuk artileri jarak jauh dan MLRS (peluncur multi roket) yang menembaki Donetsk. Sekarang Maryinka telah diambil dan ancaman dari Donetsk telah disingkirkan.&amp;rdquo;
Dia lebih lanjut mencatat bahwa direbutnya Maryinka membuat pasukan Rusia mengambil alih &amp;ldquo;pusat jalur kereta api dan jalan raya,&amp;rdquo; belum lagi memutus jalur pasokan untuk pasukan Ukraina di sektor tersebut.

BACA JUGA:
Rusia Berhasil Rebut Kota Utama Mariinka, Ukraina Tarik Pasukan

Kemenangan Rusia di Maryinka juga berarti bahwa pasukan Ukraina mengalami pukulan besar terhadap moral mereka dan kehilangan kepercayaan terhadap kemampuan mereka untuk mempertahankan posisi mereka, kata Kolonel Jenderal Georgy Shpak, mantan komandan Angkatan Udara Rusia.
&amp;ldquo;Seperti yang saya ketahui, jumlah tentara Ukraina yang ingin ditawan oleh Rusia telah meningkat secara drastis,&amp;rdquo; kata Shpak.


Sementara itu, Purn. Kolonel Rustem Klupov, seorang analis militer dan veteran intelijen militer Rusia, berpendapat bahwa pembebasan Maryinka adalah awal dari upaya pasukan Rusia menerobos pertahanan Ukraina yang berlapis-lapis di sektor tersebut, yang mungkin diikuti oleh terobosan lebih lanjut di sektor Artemovsk (Bakhmut) dan Avdeyevka (Avdiivka).
&amp;ldquo;Ketiga arah ini &amp;ndash; Artemovsk, Maryinka dan Avdeyevka &amp;ndash; mungkin mengarah pada kemajuan strategis menuju Pavlograd (Pavlohrad) dan Dnepropetrovsk (Dnipro), yang jaraknya sekira 200 kilometer, untuk mengepung kekuatan serangan musuh yang berusaha menembus garis depan kami di selatan,&amp;rdquo; kata Klupov .

BACA JUGA:
Kapal Perang Rusia Rusak, Satu Orang Tewas Akibat Serangan Ukraina di Pelabuhan Krimea&amp;nbsp;

Menurutnya, tindakan pasukan Rusia seperti itu akan membahayakan seluruh kelompok tentara Ukraina di selatan karena Kyiv akan terpaksa menarik pasukannya kembali atau mengambil risiko mereka disingkirkan.
&amp;ldquo;Keberhasilan operasi besar ini ditentukan di sana, dekat Avdeyevka dan Maryinka,&amp;rdquo; klaim Klupov.
Kyiv telah melancarkan serangan balik pada Juni untuk mencoba merebut kembali daerah-daerahnya yang dikuasasi Rusia di wilayah timur. Namun, inisiatif tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan, memaksa pasukan Ukraina untuk mengambil posisi bertahan sepanjang paruh akhir 2023.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMC8yMi8xLzE3MjU3My81L3g4cDBnemo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MOSKOW - Menteri Pertahanan Rusia Sergei Shoigu pada Senin, (25/12/2023) secara resmi mengumumkan bahwa Angkatan Bersenjata Rusia telah merebut Maryinka, sebuah kota yang dijaga ketat di Ukraina timur. Kota ini selama bertahun-tahun menjadi benteng penting bagi pasukan Ukraina.

BACA JUGA:
Rusia Klaim Rebut Kota Strategis Maryinka di Ukraina Timur, Kyiv Membantah

Kedekatan Maryinka dengan ibu kota wilayah tersebut, Donetsk, memungkinkan pasukan Ukraina untuk menyerang kota yang lebih besar dengan relatif tanpa dapat dibalas, kata analis militer Anatoliy Matviychuk, pensiunan kolonel Angkatan Bersenjata Rusia.
&amp;ldquo;Yang paling penting, mereka (pasukan Ukraina) mengubah kota itu menjadi benteng,&amp;rdquo; kata Matviychuk sebagaimana dilansir Sputnik. &amp;ldquo;Ada posisi tembak untuk artileri jarak jauh dan MLRS (peluncur multi roket) yang menembaki Donetsk. Sekarang Maryinka telah diambil dan ancaman dari Donetsk telah disingkirkan.&amp;rdquo;
Dia lebih lanjut mencatat bahwa direbutnya Maryinka membuat pasukan Rusia mengambil alih &amp;ldquo;pusat jalur kereta api dan jalan raya,&amp;rdquo; belum lagi memutus jalur pasokan untuk pasukan Ukraina di sektor tersebut.

BACA JUGA:
Rusia Berhasil Rebut Kota Utama Mariinka, Ukraina Tarik Pasukan

Kemenangan Rusia di Maryinka juga berarti bahwa pasukan Ukraina mengalami pukulan besar terhadap moral mereka dan kehilangan kepercayaan terhadap kemampuan mereka untuk mempertahankan posisi mereka, kata Kolonel Jenderal Georgy Shpak, mantan komandan Angkatan Udara Rusia.
&amp;ldquo;Seperti yang saya ketahui, jumlah tentara Ukraina yang ingin ditawan oleh Rusia telah meningkat secara drastis,&amp;rdquo; kata Shpak.


Sementara itu, Purn. Kolonel Rustem Klupov, seorang analis militer dan veteran intelijen militer Rusia, berpendapat bahwa pembebasan Maryinka adalah awal dari upaya pasukan Rusia menerobos pertahanan Ukraina yang berlapis-lapis di sektor tersebut, yang mungkin diikuti oleh terobosan lebih lanjut di sektor Artemovsk (Bakhmut) dan Avdeyevka (Avdiivka).
&amp;ldquo;Ketiga arah ini &amp;ndash; Artemovsk, Maryinka dan Avdeyevka &amp;ndash; mungkin mengarah pada kemajuan strategis menuju Pavlograd (Pavlohrad) dan Dnepropetrovsk (Dnipro), yang jaraknya sekira 200 kilometer, untuk mengepung kekuatan serangan musuh yang berusaha menembus garis depan kami di selatan,&amp;rdquo; kata Klupov .

BACA JUGA:
Kapal Perang Rusia Rusak, Satu Orang Tewas Akibat Serangan Ukraina di Pelabuhan Krimea&amp;nbsp;

Menurutnya, tindakan pasukan Rusia seperti itu akan membahayakan seluruh kelompok tentara Ukraina di selatan karena Kyiv akan terpaksa menarik pasukannya kembali atau mengambil risiko mereka disingkirkan.
&amp;ldquo;Keberhasilan operasi besar ini ditentukan di sana, dekat Avdeyevka dan Maryinka,&amp;rdquo; klaim Klupov.
Kyiv telah melancarkan serangan balik pada Juni untuk mencoba merebut kembali daerah-daerahnya yang dikuasasi Rusia di wilayah timur. Namun, inisiatif tersebut tidak memberikan hasil yang diharapkan, memaksa pasukan Ukraina untuk mengambil posisi bertahan sepanjang paruh akhir 2023.</content:encoded></item></channel></rss>
