<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peramal Buta Baba Vanga Ramalkan Konflik Hamas-Israel, Sebut Perang Besar Terjadi Hingga 2043</title><description>Baba Vanga menyebut konflik besar ini akan berdampak pada Eropa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/27/18/2945824/peramal-buta-baba-vanga-ramalkan-konflik-hamas-israel-sebut-perang-besar-terjadi-hingga-2043</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/27/18/2945824/peramal-buta-baba-vanga-ramalkan-konflik-hamas-israel-sebut-perang-besar-terjadi-hingga-2043"/><item><title>Peramal Buta Baba Vanga Ramalkan Konflik Hamas-Israel, Sebut Perang Besar Terjadi Hingga 2043</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/27/18/2945824/peramal-buta-baba-vanga-ramalkan-konflik-hamas-israel-sebut-perang-besar-terjadi-hingga-2043</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/27/18/2945824/peramal-buta-baba-vanga-ramalkan-konflik-hamas-israel-sebut-perang-besar-terjadi-hingga-2043</guid><pubDate>Rabu 27 Desember 2023 19:53 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/27/18/2945824/peramal-buta-baba-vanga-ramalkan-konflik-hamas-israel-sebut-perang-besar-terjadi-hingga-2043-fc7FrJHDdH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Baba Vanga. (Foto: Mirror)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/27/18/2945824/peramal-buta-baba-vanga-ramalkan-konflik-hamas-israel-sebut-perang-besar-terjadi-hingga-2043-fc7FrJHDdH.jpg</image><title>Baba Vanga. (Foto: Mirror)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Peramal buta Bulgaria Baba Vanga, yang dikenal dengan ramalannya tentang masa depan yang kerap menjadi kenyataan, ternyata pernah meramal mengenai konflik besar antara Hamas dan Israel yang pecah sejak 7 Oktober.

BACA JUGA:
Tahun 2023 Hampir Berakhir, Ramalan Peramal Buta Baba Vanga Ini Ternyata Jadi Kenyataan

Ahli mistik yang dijuluki &quot;Nostradamus dari Balkan&quot; itu meramalkan bahwa sebuah kelompok Islam akan muncul dalam konflik yang memicu &amp;ldquo;perang besar umat Islam&amp;rdquo;. Perang besar itu, yang kemungkinan merujuk pada konflik Hamas dan Israel, diprediksi akan berdampak pada Eropa.
Dilansir dari Cronista, dalam ramalan yang dibuat pada abad ke-20 itu, Baba Vanga menubuatkan bahwa &quot;Eropa akan terkena dampak langsung dari perang besar umat Islam&quot;. Dia memperkirakan konflik ini akan berlangsung hingga 2043, namun tidak mengungkap kelompok mana yang akan memimpin umat Islam.
Lahir dengan nama  Vangeliya Pandeva Gushterova pada 1911 di kota Strumica, yang saat ini termasuk Makedonia Utara, Baba Vanga dikatakan mendapatkan kekuatannya setelah dia kehilangan penglihatannya saat badai mematikan ketika dia masih kecil.

BACA JUGA:
Apakah Benar Peramal Buta Baba Vanga Pernah Meramal Bencana Besar di Indonesia? Ini Faktanya

Pada 1940, Baba Vanga sudah dikenal karena ramalannya. Ia bahkan dikunjungi oleh politisi dan pemimpin Bulgaria, termasuk Perdana Menteri Soviet Leonid Brezhnev. Dia meninggal pada 11 Agustus 1996 setelah berjuang melawan kanker payudara.

Setelah Baba Vanga meninggal dunia, murid-murid setianya telah mengambil tanggung jawab untuk menyampaikan ramalannya, karena tidak ada catatan tertulis tentang ramalan tersebut.&amp;nbsp;
Baba Vanga telah meramalkan sejumlah peristiwa besar dalam sejarah dengan tepat termasuk pembunuhan Indira Gandhi pada 1984 hingga terpilihnya seorang Afrika-Amerika sebagai Presiden Amerika Serikat ke-44, telah menjadi kenyataan. Tahun ini, dia memprediksi terjadinya badai matahari yang dampaknya dirasakan di bumi, sebuah peristiwa yang menurut para ilmuwan terjadi pada 1 Desember lalu.
Namun, tidak semua ramalannya menjadi kenyataan, dan banyak di antaranya yang meleset.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Peramal buta Bulgaria Baba Vanga, yang dikenal dengan ramalannya tentang masa depan yang kerap menjadi kenyataan, ternyata pernah meramal mengenai konflik besar antara Hamas dan Israel yang pecah sejak 7 Oktober.

BACA JUGA:
Tahun 2023 Hampir Berakhir, Ramalan Peramal Buta Baba Vanga Ini Ternyata Jadi Kenyataan

Ahli mistik yang dijuluki &quot;Nostradamus dari Balkan&quot; itu meramalkan bahwa sebuah kelompok Islam akan muncul dalam konflik yang memicu &amp;ldquo;perang besar umat Islam&amp;rdquo;. Perang besar itu, yang kemungkinan merujuk pada konflik Hamas dan Israel, diprediksi akan berdampak pada Eropa.
Dilansir dari Cronista, dalam ramalan yang dibuat pada abad ke-20 itu, Baba Vanga menubuatkan bahwa &quot;Eropa akan terkena dampak langsung dari perang besar umat Islam&quot;. Dia memperkirakan konflik ini akan berlangsung hingga 2043, namun tidak mengungkap kelompok mana yang akan memimpin umat Islam.
Lahir dengan nama  Vangeliya Pandeva Gushterova pada 1911 di kota Strumica, yang saat ini termasuk Makedonia Utara, Baba Vanga dikatakan mendapatkan kekuatannya setelah dia kehilangan penglihatannya saat badai mematikan ketika dia masih kecil.

BACA JUGA:
Apakah Benar Peramal Buta Baba Vanga Pernah Meramal Bencana Besar di Indonesia? Ini Faktanya

Pada 1940, Baba Vanga sudah dikenal karena ramalannya. Ia bahkan dikunjungi oleh politisi dan pemimpin Bulgaria, termasuk Perdana Menteri Soviet Leonid Brezhnev. Dia meninggal pada 11 Agustus 1996 setelah berjuang melawan kanker payudara.

Setelah Baba Vanga meninggal dunia, murid-murid setianya telah mengambil tanggung jawab untuk menyampaikan ramalannya, karena tidak ada catatan tertulis tentang ramalan tersebut.&amp;nbsp;
Baba Vanga telah meramalkan sejumlah peristiwa besar dalam sejarah dengan tepat termasuk pembunuhan Indira Gandhi pada 1984 hingga terpilihnya seorang Afrika-Amerika sebagai Presiden Amerika Serikat ke-44, telah menjadi kenyataan. Tahun ini, dia memprediksi terjadinya badai matahari yang dampaknya dirasakan di bumi, sebuah peristiwa yang menurut para ilmuwan terjadi pada 1 Desember lalu.
Namun, tidak semua ramalannya menjadi kenyataan, dan banyak di antaranya yang meleset.

</content:encoded></item></channel></rss>
