<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Perayaan Natal Nasional 2023, Menag Ajak Seluruh Umat Jaga Kedamaian dan Persaudaraan</title><description>Perayaan Natal Nasional 2023, Menag Ajak Seluruh Umat Jaga Kedamaian dan Persaudaraan</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/27/337/2945844/perayaan-natal-nasional-2023-menag-ajak-seluruh-umat-jaga-kedamaian-dan-persaudaraan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/27/337/2945844/perayaan-natal-nasional-2023-menag-ajak-seluruh-umat-jaga-kedamaian-dan-persaudaraan"/><item><title>Perayaan Natal Nasional 2023, Menag Ajak Seluruh Umat Jaga Kedamaian dan Persaudaraan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/27/337/2945844/perayaan-natal-nasional-2023-menag-ajak-seluruh-umat-jaga-kedamaian-dan-persaudaraan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/27/337/2945844/perayaan-natal-nasional-2023-menag-ajak-seluruh-umat-jaga-kedamaian-dan-persaudaraan</guid><pubDate>Rabu 27 Desember 2023 20:37 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/27/337/2945844/perayaan-natal-nasional-2023-menag-ajak-seluruh-umat-jaga-kedamaian-dan-persaudaraan-PGuBNk1zJK.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menag Yaqut Cholil Qoumas saat perayaan Natal Nasional 2023 di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (27/12/2023). (MPI/Masdarul Khoiri) </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/27/337/2945844/perayaan-natal-nasional-2023-menag-ajak-seluruh-umat-jaga-kedamaian-dan-persaudaraan-PGuBNk1zJK.jpg</image><title>Menag Yaqut Cholil Qoumas saat perayaan Natal Nasional 2023 di Surabaya, Jawa Timur, Rabu (27/12/2023). (MPI/Masdarul Khoiri) </title></images><description>


JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan tidak ada yang membenarkan perbedaan antara umat muslim dan umat lain yang membuat terjadinya permusuhan. Bahkan, Yaqut menegaskan, tidak ada sejarah peradaban maju yang terjadi tanpa adanya kemajemukan.

Hal itu disampaikan Yaqut saat memberikan sambutan dalam Perayaan Natal Nasional 2023 yang digelar di Surabaya, Rabu (27/12/2023). Tema natal kali ini Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi yang diambil dari Injil Lukas Pasal 2:14.

&quot;Saya dan beberapa hadirin sekalian adalah muslim yang memegang kebenaran agama yang sangat kami yakini kebenarannya. Tapi tidak ada alasan sedikit pun yang dapat menghalangi bapak presiden, menghalangi kami yang muslim untuk tetap bersaudara dengan bapak ibu umat kristiani,&quot; kata Yaqut.







BACA JUGA:
Angela Tanoesoedibjo Sebut Natal Nasional 2023 Perdana Digelar di Gereja











Dia mengajak pada seluruh unat untuk selalu memohon pada Tuhan agar  semua umat Indonesia tetap dan selalu dalam damai, menjaga parsaudaraan untuk saling menjaga. Menemukan sebanyak mungkin kesamaan dari hal yang berbeda.






BACA JUGA:
Perayaan Natal Nasional, Jokowi : Kita Bersyukur Miliki Pancasila












Yaqut menegaskan, tidak ada peradaban di mana pun yang tidak bersumber dari kemajemukan. Dengan demikian, dia mengajak pada seluruh umat untuk menjadi negara majemuk yang maju.


&quot;Tidak ada plural yang tidak hidup bersama, tidak ada sejarah yang tidak ditandai dengan kemajemukan. Plural adalah ciri kodrati realitas baik natural maupun plural. Karena itu penolakan terhadap pluralitas sesungguhkan juga penyangkalan terhadap realitas,&quot; jelasnya.






BACA JUGA:
Natal Nasional 2023, Menag Yaqut Kutip Kata Bijak Gus Dur














&quot;Berbeda tidak dilarang, tetapi perpecahan dan pertengkaran tidak pernah bisa dibenarkan,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>


JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menegaskan tidak ada yang membenarkan perbedaan antara umat muslim dan umat lain yang membuat terjadinya permusuhan. Bahkan, Yaqut menegaskan, tidak ada sejarah peradaban maju yang terjadi tanpa adanya kemajemukan.

Hal itu disampaikan Yaqut saat memberikan sambutan dalam Perayaan Natal Nasional 2023 yang digelar di Surabaya, Rabu (27/12/2023). Tema natal kali ini Kemuliaan Bagi Allah dan Damai Sejahtera di Bumi yang diambil dari Injil Lukas Pasal 2:14.

&quot;Saya dan beberapa hadirin sekalian adalah muslim yang memegang kebenaran agama yang sangat kami yakini kebenarannya. Tapi tidak ada alasan sedikit pun yang dapat menghalangi bapak presiden, menghalangi kami yang muslim untuk tetap bersaudara dengan bapak ibu umat kristiani,&quot; kata Yaqut.







BACA JUGA:
Angela Tanoesoedibjo Sebut Natal Nasional 2023 Perdana Digelar di Gereja











Dia mengajak pada seluruh unat untuk selalu memohon pada Tuhan agar  semua umat Indonesia tetap dan selalu dalam damai, menjaga parsaudaraan untuk saling menjaga. Menemukan sebanyak mungkin kesamaan dari hal yang berbeda.






BACA JUGA:
Perayaan Natal Nasional, Jokowi : Kita Bersyukur Miliki Pancasila












Yaqut menegaskan, tidak ada peradaban di mana pun yang tidak bersumber dari kemajemukan. Dengan demikian, dia mengajak pada seluruh umat untuk menjadi negara majemuk yang maju.


&quot;Tidak ada plural yang tidak hidup bersama, tidak ada sejarah yang tidak ditandai dengan kemajemukan. Plural adalah ciri kodrati realitas baik natural maupun plural. Karena itu penolakan terhadap pluralitas sesungguhkan juga penyangkalan terhadap realitas,&quot; jelasnya.






BACA JUGA:
Natal Nasional 2023, Menag Yaqut Kutip Kata Bijak Gus Dur














&quot;Berbeda tidak dilarang, tetapi perpecahan dan pertengkaran tidak pernah bisa dibenarkan,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
