<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dorong Ekonomi Desa, Ganjar Pranowo Komitmen Kembangkan Sektor Wisata</title><description>Ganjar menjelaskan, pengembangan kawasan wisata desa sudah dilakukannya saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/27/512/2945693/dorong-ekonomi-desa-ganjar-pranowo-komitmen-kembangkan-sektor-wisata</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/27/512/2945693/dorong-ekonomi-desa-ganjar-pranowo-komitmen-kembangkan-sektor-wisata"/><item><title>Dorong Ekonomi Desa, Ganjar Pranowo Komitmen Kembangkan Sektor Wisata</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/27/512/2945693/dorong-ekonomi-desa-ganjar-pranowo-komitmen-kembangkan-sektor-wisata</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/27/512/2945693/dorong-ekonomi-desa-ganjar-pranowo-komitmen-kembangkan-sektor-wisata</guid><pubDate>Rabu 27 Desember 2023 15:57 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/27/512/2945693/dorong-ekonomi-desa-ganjar-pranowo-komitmen-kembangkan-sektor-wisata-JzyutgRr4x.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/27/512/2945693/dorong-ekonomi-desa-ganjar-pranowo-komitmen-kembangkan-sektor-wisata-JzyutgRr4x.jpg</image><title>Ganjar Pranowo (Foto: Dok Istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yNi8xLzE3NTUxNi81L3g4cXc1aXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KLATEN - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo berkomitmen untuk mendorong potensi ekonomi desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, Ganjar bersama calon wakil presidennya (cawapres) Mahfud MD berkomitmen untuk mengembangkan kawasan wisata desa sebagai destinasi alternatif.
&quot;Inilah yang menjadi potensi-potensi desa yang kelak kemudian bisa ditularkan. Potensi wisata yang ada di Indonesia, entah itu budaya, alam, artifisial, tapi di satu sisi tetap perlu ada event-event, itu perlu ditingkatkan,&quot; kata Ganjar usai menemui penggiat wisata dan Bumdesa di Omac Cokro Tulung, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (27/12/2023).

BACA JUGA:
Terima Aduan Kasus Hukum di Solo, Ganjar: Sat Set dan Tas Tes Jadi Fungsi Pemimpin Layani Rakyat

Ke depan, kata Ganjar, yang perlu terus dikembangkan adalah interkoneksi. Masalah inilah yang kerap disampaikan para penggiat wisata, sehingga paket-paket wisata tidak dapat dipasarkan secara optimal kalau tidak ada interkoneksi.

BACA JUGA:
Tiba di Yogyakarta, Siti Atikoh Berdialog dengan Ibu Hamil dan Emak-Emak Bahas Stunting

Keluhan lain yang disampaikan kepada Ganjar, adalah kerjasama dengan para pelaku pariwisata. Menurutnya, perlu ada database yang lebih banyak tentang potensi-potensi wisata yang ada, tak terkecuali wisata desa.
&amp;ldquo;Karena kalau itu terjadi, maka itu bisa menjadi pilihan-pilihan alternatif yang bisa disampaikan ke pasar,&quot; katanya.Ganjar menjelaskan, pengembangan kawasan wisata desa sudah dilakukannya saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah. Dulu Pemprov Jateng memberikan bantuan kepada desa-desa wisata, agar bisa berkembang. Bahkan diakui Ganjar, ada yang mendapat bantuan hingga Rp1 miliar saat itu.

&quot;Tinggal bagaimana pengembangan manajemen atau pengelolaannya agar lebih baik,&quot; katanya.

Sebab itu, Ganjar sepakat agar wisata desa terus digencarkan, sehingga ekonomi tumbuh cepat. Wisata desa tidak boleh dilihat sebelah mata, sebab menurut dia, penikmatnya bukan lagi sebatas wisatawan domestik, tapi sudah mancanegara.

&quot;Yang di Jawa saja saya lihat pengunjungnya sudah ada dari luar Jawa,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yNi8xLzE3NTUxNi81L3g4cXc1aXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
KLATEN - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo berkomitmen untuk mendorong potensi ekonomi desa untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Untuk itu, Ganjar bersama calon wakil presidennya (cawapres) Mahfud MD berkomitmen untuk mengembangkan kawasan wisata desa sebagai destinasi alternatif.
&quot;Inilah yang menjadi potensi-potensi desa yang kelak kemudian bisa ditularkan. Potensi wisata yang ada di Indonesia, entah itu budaya, alam, artifisial, tapi di satu sisi tetap perlu ada event-event, itu perlu ditingkatkan,&quot; kata Ganjar usai menemui penggiat wisata dan Bumdesa di Omac Cokro Tulung, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (27/12/2023).

BACA JUGA:
Terima Aduan Kasus Hukum di Solo, Ganjar: Sat Set dan Tas Tes Jadi Fungsi Pemimpin Layani Rakyat

Ke depan, kata Ganjar, yang perlu terus dikembangkan adalah interkoneksi. Masalah inilah yang kerap disampaikan para penggiat wisata, sehingga paket-paket wisata tidak dapat dipasarkan secara optimal kalau tidak ada interkoneksi.

BACA JUGA:
Tiba di Yogyakarta, Siti Atikoh Berdialog dengan Ibu Hamil dan Emak-Emak Bahas Stunting

Keluhan lain yang disampaikan kepada Ganjar, adalah kerjasama dengan para pelaku pariwisata. Menurutnya, perlu ada database yang lebih banyak tentang potensi-potensi wisata yang ada, tak terkecuali wisata desa.
&amp;ldquo;Karena kalau itu terjadi, maka itu bisa menjadi pilihan-pilihan alternatif yang bisa disampaikan ke pasar,&quot; katanya.Ganjar menjelaskan, pengembangan kawasan wisata desa sudah dilakukannya saat menjabat sebagai Gubernur Jawa Tengah. Dulu Pemprov Jateng memberikan bantuan kepada desa-desa wisata, agar bisa berkembang. Bahkan diakui Ganjar, ada yang mendapat bantuan hingga Rp1 miliar saat itu.

&quot;Tinggal bagaimana pengembangan manajemen atau pengelolaannya agar lebih baik,&quot; katanya.

Sebab itu, Ganjar sepakat agar wisata desa terus digencarkan, sehingga ekonomi tumbuh cepat. Wisata desa tidak boleh dilihat sebelah mata, sebab menurut dia, penikmatnya bukan lagi sebatas wisatawan domestik, tapi sudah mancanegara.

&quot;Yang di Jawa saja saya lihat pengunjungnya sudah ada dari luar Jawa,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
