<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Israel Peringatkan jika Lebanon Tak Usir Hizbullah dari Perbatasan, IDF Akan Melakukannya</title><description>Media sosial Hizbullah menyebutkan salah satu pejuangnya tewas dalam serangan itu.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/28/18/2946381/israel-peringatkan-jika-lebanon-tak-usir-hizbullah-dari-perbatasan-idf-akan-melakukannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/28/18/2946381/israel-peringatkan-jika-lebanon-tak-usir-hizbullah-dari-perbatasan-idf-akan-melakukannya"/><item><title>Israel Peringatkan jika Lebanon Tak Usir Hizbullah dari Perbatasan, IDF Akan Melakukannya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/28/18/2946381/israel-peringatkan-jika-lebanon-tak-usir-hizbullah-dari-perbatasan-idf-akan-melakukannya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/28/18/2946381/israel-peringatkan-jika-lebanon-tak-usir-hizbullah-dari-perbatasan-idf-akan-melakukannya</guid><pubDate>Kamis 28 Desember 2023 19:33 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/28/18/2946381/israel-peringatkan-jika-lebanon-tak-usir-hizbullah-dari-perbatasan-idf-akan-melakukannya-gZX8pJyvpe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Israel peringatkan jika Lebanon tak usir Hizbullah dari perbatasan, IDF akan melakukannya (Foto: AFP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/28/18/2946381/israel-peringatkan-jika-lebanon-tak-usir-hizbullah-dari-perbatasan-idf-akan-melakukannya-gZX8pJyvpe.jpg</image><title>Israel peringatkan jika Lebanon tak usir Hizbullah dari perbatasan, IDF akan melakukannya (Foto: AFP)</title></images><description>LEBANON &amp;ndash; Situasi di perbatasan utara Israel dengan Lebanon menuntut perubahan. Anggota Kabinet Perang Israel Menteri Pertahanan Benny Gantz pada konferensi pers pada Rabu (27/12/2023), memperingatkan bahwa waktu hampir habis untuk mencapai solusi diplomatik terhadap pertempuran antara Israel dan Hizbullah.

&amp;ldquo;Jika dunia dan pemerintah Lebanon tidak bertindak untuk menghentikan serangan yang ditujukan kepada masyarakat utara dan mendorong Hizbullah menjauh dari perbatasan, IDF akan melakukannya,&amp;rdquo; terangnya.
Komentar Gantz muncul setelah kantor berita nasional Lebanon melaporkan tiga orang tewas semalam di Lebanon selatan akibat serangan udara Israel. Media sosial Hizbullah menyebutkan salah satu pejuangnya tewas dalam serangan itu.


BACA JUGA:
Jet Tempur Israel Serang Markas Operasional Hizbullah di Lebanon

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pihaknya menargetkan sumber api yang berasal dari Lebanon setelah sirene dibunyikan di kibbutz Rosh HaNikra, di Laut Mediterania di barat laut Israel.


BACA JUGA:
Setelah Gaza, Israel Bersiap Invasi Lebanon

Seperti diketahui, meskipun perang paling sengit terjadi di Gaza, namun hampir selalu terjadi bentrokan antara Israel dan Hizbullah, kelompok militan yang mendominasi Lebanon selatan, sejak serangan Hamas pada 7 Oktober lalu.


Hizbullah, sebuah gerakan Islam yang didukung Iran dengan salah satu kekuatan paramiliter paling kuat di Timur Tengah, memiliki basis utama di perbatasan Israel-Lebanon. Hal ini sama dengan tujuan akhir Hamas untuk menghancurkan negara Yahudi.



Meskipun baku tembak antara Israel dan Lebanon sebagian besar terjadi di wilayah perbatasan, Amerika Serikat (AS) kerap menegur Israel pada awal Desember atas serangkaian serangan terhadap tentara Lebanon yang didukung AS di utara, sehingga memicu kekhawatiran di pemerintahan Biden dan meningkatkan ketakutan akan konflik regional yang lebih luas.





</description><content:encoded>LEBANON &amp;ndash; Situasi di perbatasan utara Israel dengan Lebanon menuntut perubahan. Anggota Kabinet Perang Israel Menteri Pertahanan Benny Gantz pada konferensi pers pada Rabu (27/12/2023), memperingatkan bahwa waktu hampir habis untuk mencapai solusi diplomatik terhadap pertempuran antara Israel dan Hizbullah.

&amp;ldquo;Jika dunia dan pemerintah Lebanon tidak bertindak untuk menghentikan serangan yang ditujukan kepada masyarakat utara dan mendorong Hizbullah menjauh dari perbatasan, IDF akan melakukannya,&amp;rdquo; terangnya.
Komentar Gantz muncul setelah kantor berita nasional Lebanon melaporkan tiga orang tewas semalam di Lebanon selatan akibat serangan udara Israel. Media sosial Hizbullah menyebutkan salah satu pejuangnya tewas dalam serangan itu.


BACA JUGA:
Jet Tempur Israel Serang Markas Operasional Hizbullah di Lebanon

Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan pihaknya menargetkan sumber api yang berasal dari Lebanon setelah sirene dibunyikan di kibbutz Rosh HaNikra, di Laut Mediterania di barat laut Israel.


BACA JUGA:
Setelah Gaza, Israel Bersiap Invasi Lebanon

Seperti diketahui, meskipun perang paling sengit terjadi di Gaza, namun hampir selalu terjadi bentrokan antara Israel dan Hizbullah, kelompok militan yang mendominasi Lebanon selatan, sejak serangan Hamas pada 7 Oktober lalu.


Hizbullah, sebuah gerakan Islam yang didukung Iran dengan salah satu kekuatan paramiliter paling kuat di Timur Tengah, memiliki basis utama di perbatasan Israel-Lebanon. Hal ini sama dengan tujuan akhir Hamas untuk menghancurkan negara Yahudi.



Meskipun baku tembak antara Israel dan Lebanon sebagian besar terjadi di wilayah perbatasan, Amerika Serikat (AS) kerap menegur Israel pada awal Desember atas serangkaian serangan terhadap tentara Lebanon yang didukung AS di utara, sehingga memicu kekhawatiran di pemerintahan Biden dan meningkatkan ketakutan akan konflik regional yang lebih luas.





</content:encoded></item></channel></rss>
