<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahfud MD: Keislaman dan Keindonesiaan Menuntun untuk Toleran pada Perbedaan</title><description>Keislaman dan keindonesiaan menuntun agar orang Indonesia toleran terhadap perbedaan karena perbedaan itu ciptaan Allah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/28/337/2945933/mahfud-md-keislaman-dan-keindonesiaan-menuntun-untuk-toleran-pada-perbedaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/28/337/2945933/mahfud-md-keislaman-dan-keindonesiaan-menuntun-untuk-toleran-pada-perbedaan"/><item><title>Mahfud MD: Keislaman dan Keindonesiaan Menuntun untuk Toleran pada Perbedaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/28/337/2945933/mahfud-md-keislaman-dan-keindonesiaan-menuntun-untuk-toleran-pada-perbedaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/28/337/2945933/mahfud-md-keislaman-dan-keindonesiaan-menuntun-untuk-toleran-pada-perbedaan</guid><pubDate>Kamis 28 Desember 2023 01:24 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/28/337/2945933/mahfud-md-keislaman-dan-keindonesiaan-menuntun-untuk-toleran-pada-perbedaan-TLn7f7j3MC.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/28/337/2945933/mahfud-md-keislaman-dan-keindonesiaan-menuntun-untuk-toleran-pada-perbedaan-TLn7f7j3MC.jpg</image><title>Mahfud MD (Foto: Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yNy8xLzE3NTU0NS81L3g4cXg0Zno=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengunjungi dan memberikan kuliah kebangsaan di Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Hidayah, Sukabumi, Jawa Barat. Dalam paparannya Mahfud menekankan pentingnya sikap toleransi.

&quot;Keislaman dan keindonesiaan menuntun agar orang Indonesia toleran terhadap perbedaan karena perbedaan itu ciptaan Allah,&quot; kata Mahfud, Rabu (27/12/2023).


BACA JUGA:
Mahfud MD Dampingi Jokowi Hadiri Perayaan Natal Nasional: Mudah-mudahan Bawa Kedamaian


Mahfud menyebut setiap masyarakat memiliki tujuan yang sama yakni Indonesia yang merdeka dan maju. Ia pun menekankan pentingnya umat beragama di Indonesia menjaga toleransi.

Mahfud kemudian mengutip lirik lagu berjudul Ya Lal Wathan. Dalam lirik tersebut menurutnya menegaskan mencintai tanah air merupakan bagian dari iman.

&quot;Keindonesiaan dan keislaman itu bersatu, Indonesia produk kesepakatan ulama, sehingga Indonesia harus menyatu, keislaman dan keindonesiaan harus ada dalam satu ramuan, cinta Islam dan cinta Tanah Air Indonesia,&quot; kata Mahfud.


BACA JUGA:
Perayaan Natal Nasional 2023 Sukses, Menparekraf: Terima Kasih Mbak Angela


Hal itu pula yang membuat Islam yang dianut ahlussunnah wal jamaah dan pondok pesantren yaitu Islam wasathiyah. Artinya, Islam jalan tengah, Islam yang adil dan salah satu kuncinya memperlakukan semua orang sama.

&quot;Meskipun agama dan suku berbeda, tapi harus bersatu, Islam, Kristen, Hindu, Budha, Katolik, Konghucu bersatu, ini Indonesia, bersaudara,&quot; ujar Mahfud.Sebelumnya, kedatangan Mahfud disambut nyanyian thola'al badru dan iringan hadroh dari santri-santri.

Mahfud mendapatkan pula sorban putih yang dikalungkan langsung Pimpinan Ponpes Nurul Hidayah, KH Ujang Jamaludin.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yNy8xLzE3NTU0NS81L3g4cXg0Zno=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengunjungi dan memberikan kuliah kebangsaan di Pondok Pesantren Tahfidz Nurul Hidayah, Sukabumi, Jawa Barat. Dalam paparannya Mahfud menekankan pentingnya sikap toleransi.

&quot;Keislaman dan keindonesiaan menuntun agar orang Indonesia toleran terhadap perbedaan karena perbedaan itu ciptaan Allah,&quot; kata Mahfud, Rabu (27/12/2023).


BACA JUGA:
Mahfud MD Dampingi Jokowi Hadiri Perayaan Natal Nasional: Mudah-mudahan Bawa Kedamaian


Mahfud menyebut setiap masyarakat memiliki tujuan yang sama yakni Indonesia yang merdeka dan maju. Ia pun menekankan pentingnya umat beragama di Indonesia menjaga toleransi.

Mahfud kemudian mengutip lirik lagu berjudul Ya Lal Wathan. Dalam lirik tersebut menurutnya menegaskan mencintai tanah air merupakan bagian dari iman.

&quot;Keindonesiaan dan keislaman itu bersatu, Indonesia produk kesepakatan ulama, sehingga Indonesia harus menyatu, keislaman dan keindonesiaan harus ada dalam satu ramuan, cinta Islam dan cinta Tanah Air Indonesia,&quot; kata Mahfud.


BACA JUGA:
Perayaan Natal Nasional 2023 Sukses, Menparekraf: Terima Kasih Mbak Angela


Hal itu pula yang membuat Islam yang dianut ahlussunnah wal jamaah dan pondok pesantren yaitu Islam wasathiyah. Artinya, Islam jalan tengah, Islam yang adil dan salah satu kuncinya memperlakukan semua orang sama.

&quot;Meskipun agama dan suku berbeda, tapi harus bersatu, Islam, Kristen, Hindu, Budha, Katolik, Konghucu bersatu, ini Indonesia, bersaudara,&quot; ujar Mahfud.Sebelumnya, kedatangan Mahfud disambut nyanyian thola'al badru dan iringan hadroh dari santri-santri.

Mahfud mendapatkan pula sorban putih yang dikalungkan langsung Pimpinan Ponpes Nurul Hidayah, KH Ujang Jamaludin.</content:encoded></item></channel></rss>
