<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kericuhan saat Arak-arakan Jenazah Lukas Enembe, Kapolri Perintahkan Amankan Situasi</title><description>Kericuhan saat Arak-arakan Jenazah Lukas Enembe, Kapolri Perintahkan Amankan Situasi
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/28/337/2946157/kericuhan-saat-arak-arakan-jenazah-lukas-enembe-kapolri-perintahkan-amankan-situasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/28/337/2946157/kericuhan-saat-arak-arakan-jenazah-lukas-enembe-kapolri-perintahkan-amankan-situasi"/><item><title>Kericuhan saat Arak-arakan Jenazah Lukas Enembe, Kapolri Perintahkan Amankan Situasi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/28/337/2946157/kericuhan-saat-arak-arakan-jenazah-lukas-enembe-kapolri-perintahkan-amankan-situasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/28/337/2946157/kericuhan-saat-arak-arakan-jenazah-lukas-enembe-kapolri-perintahkan-amankan-situasi</guid><pubDate>Kamis 28 Desember 2023 13:36 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/28/337/2946157/kericuhan-saat-arak-arakan-jenazah-lukas-enembe-kapolri-perintahkan-amankan-situasi-CeCtU68k67.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo perintahkan anak buahnya amankan situasi usai massa Lukas Enembe ricuh. (MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/28/337/2946157/kericuhan-saat-arak-arakan-jenazah-lukas-enembe-kapolri-perintahkan-amankan-situasi-CeCtU68k67.jpg</image><title>Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo perintahkan anak buahnya amankan situasi usai massa Lukas Enembe ricuh. (MPI)</title></images><description>


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons kericuhan yang terjadi saat arak-arakan jenazah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe. Dia memerintahkan kepada seluruh aparat mengamankan situasi agar dapat terkendali.
&quot;Sampai saat ini sempat ada sedikit aksi dari beberapa kelompok masyarakat namun hari ini setelah itu bisa diantisipasi,&quot; kata Kapolri di Jawa Timur, Kamis (28/12/2023).
Listyo berharap proses pemakaman mantan Gubernur Lukas Enembe dapat selesai dan berjalan lancar. Dia memerintahkan seluruh aparat mengamankan situasi agar dapat terkendali.

BACA JUGA:
Kepala Pj Gubernur Pecah Dilempar Batu, Massa Lukas Enembe Juga Serang Kapolda Papua

&quot;Kita sudah sampaikan kepada seluruh aparat di sana untuk betul-betul persiapkan diri hadapi dan jaga agar situasi betul-betul bisa terkendali,&quot; tuturnya.
Sebagaimana diketahui, sejumlah aparat menjadi korban luka dalam peristiwa kericuhan tersebut tidak terkecuali Pj Gubernur Papua M Ridwan dan Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri. Beruntung Kapolda dan Pj Gubernur dapat dievakuasi.

BACA JUGA:
 Lukas Enembe Akan Dimakamkan di Kediamannya Sore Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Iya benar massa terprovokasi sehingga melakukan aksi kericuhan dengan melakukan pelemparan batu ke arah bangunan fasilitas umum dan menyasar ke aparat keamanan,&quot; kata Kabid Humas Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo.Kericuhan itu diketahui dari video yang beredar. Dalam video tersebut, sejumlah orang terlihat berlarian dan berteriak di jalan raya.

BACA JUGA:
 Detik-Detik Kapolda Papua Irjen Mathius Diamuk Pengarak Jenazah Lukas Enembe&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dari video yang lain, terlihat pula sebuah mobil yang hangus terbakar saat kericuhan itu terjadi. Kemudian, ada pula video yang mendengarkan suara laki-laki menyebut &quot;Bapak Rumasukun pecah kepala&quot;.
Terdapat pula foto yang beredar memperlihatkan Ridwan menggunakan kemeja berwarna putih terlihat sudah banyak darah di sekitar wajahnya. Foto itu saat Ridwan sedang berada di dalam mobil.</description><content:encoded>


JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merespons kericuhan yang terjadi saat arak-arakan jenazah mantan Gubernur Papua Lukas Enembe. Dia memerintahkan kepada seluruh aparat mengamankan situasi agar dapat terkendali.
&quot;Sampai saat ini sempat ada sedikit aksi dari beberapa kelompok masyarakat namun hari ini setelah itu bisa diantisipasi,&quot; kata Kapolri di Jawa Timur, Kamis (28/12/2023).
Listyo berharap proses pemakaman mantan Gubernur Lukas Enembe dapat selesai dan berjalan lancar. Dia memerintahkan seluruh aparat mengamankan situasi agar dapat terkendali.

BACA JUGA:
Kepala Pj Gubernur Pecah Dilempar Batu, Massa Lukas Enembe Juga Serang Kapolda Papua

&quot;Kita sudah sampaikan kepada seluruh aparat di sana untuk betul-betul persiapkan diri hadapi dan jaga agar situasi betul-betul bisa terkendali,&quot; tuturnya.
Sebagaimana diketahui, sejumlah aparat menjadi korban luka dalam peristiwa kericuhan tersebut tidak terkecuali Pj Gubernur Papua M Ridwan dan Kapolda Papua Irjen Mathius D Fakhiri. Beruntung Kapolda dan Pj Gubernur dapat dievakuasi.

BACA JUGA:
 Lukas Enembe Akan Dimakamkan di Kediamannya Sore Ini&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Iya benar massa terprovokasi sehingga melakukan aksi kericuhan dengan melakukan pelemparan batu ke arah bangunan fasilitas umum dan menyasar ke aparat keamanan,&quot; kata Kabid Humas Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo.Kericuhan itu diketahui dari video yang beredar. Dalam video tersebut, sejumlah orang terlihat berlarian dan berteriak di jalan raya.

BACA JUGA:
 Detik-Detik Kapolda Papua Irjen Mathius Diamuk Pengarak Jenazah Lukas Enembe&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dari video yang lain, terlihat pula sebuah mobil yang hangus terbakar saat kericuhan itu terjadi. Kemudian, ada pula video yang mendengarkan suara laki-laki menyebut &quot;Bapak Rumasukun pecah kepala&quot;.
Terdapat pula foto yang beredar memperlihatkan Ridwan menggunakan kemeja berwarna putih terlihat sudah banyak darah di sekitar wajahnya. Foto itu saat Ridwan sedang berada di dalam mobil.</content:encoded></item></channel></rss>
