<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bangun Generasi Emas 2045, TPN: Program 1 Keluarga 1 Sarjana Lebih Relevan Dibanding Makan Siang Gratis!</title><description>Sejumlah program diajukan pasangan calon presiden untuk mempersiapkan generasi emas tahun 2045.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/28/337/2946419/bangun-generasi-emas-2045-tpn-program-1-keluarga-1-sarjana-lebih-relevan-dibanding-makan-siang-gratis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/28/337/2946419/bangun-generasi-emas-2045-tpn-program-1-keluarga-1-sarjana-lebih-relevan-dibanding-makan-siang-gratis"/><item><title>Bangun Generasi Emas 2045, TPN: Program 1 Keluarga 1 Sarjana Lebih Relevan Dibanding Makan Siang Gratis!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/28/337/2946419/bangun-generasi-emas-2045-tpn-program-1-keluarga-1-sarjana-lebih-relevan-dibanding-makan-siang-gratis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/28/337/2946419/bangun-generasi-emas-2045-tpn-program-1-keluarga-1-sarjana-lebih-relevan-dibanding-makan-siang-gratis</guid><pubDate>Kamis 28 Desember 2023 20:48 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Ma'ruf</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/28/337/2946419/bangun-generasi-emas-2045-tpn-program-1-keluarga-1-sarjana-lebih-relevan-dibanding-makan-siang-gratis-1MkTyaRWwD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo dan Mahfud MD (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/28/337/2946419/bangun-generasi-emas-2045-tpn-program-1-keluarga-1-sarjana-lebih-relevan-dibanding-makan-siang-gratis-1MkTyaRWwD.jpg</image><title>Ganjar Pranowo dan Mahfud MD (Foto: MPI)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yNi8xLzE3NTUxOS81L3g4cXc3Mmk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sejumlah program diajukan pasangan calon presiden untuk mempersiapkan generasi emas tahun 2045. Program yang dianggap paling efektif dan logis untuk mempersiapkan generasi emas adalah memberikan pendidikan satu anak pada satu keluar miskin di Indonesia.

Hal itu disampaikan Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud MD, Iwan Setiawan dalam diskusi Publik yang digelar di Cikini Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/12/2023).

Dia menilai program makan siang gratis andalan Prabowo-Gibran tidak relevan untuk membangun modal sosial dan infrastruktur sosial pada masa depan.

&quot;Bahwa yang dibangun bukan hanya soal nutrisi cuma kalau hanya makan siang enggak cukup apa lagi soal membasmi stunting. Jadi saya sarankan makan pagi makan siang dan makan sore itu lebih baik,&quot; kata Iwan.

BACA JUGA:
Soroti Bonus Demografi, Ganjar: Tidak Ada Investasi Terbaik Kecuali SDM


Dia menilai lebih hal yang lebih penting adalah membentuk generasi emas adalah memberikan program dengan landasan sosiologis dan filosofis. Dia menilai dari hasil peneilitian salah satu cara memutus rantai kemiskinan adalah memberikan pendidikan hingga sarjana pada anaknya.

&quot;Kalau kita sudah bisa membuat satu keluarga satu sarjana dia akan menjadi inspirasi,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Sandiaga Sebut Ganjar-Mahfud Berpihak Ciptakan Lapangan Kerja untuk Anak Muda


Dia menilai generasi emas ke depan harus memiliki kapasitas intelektual ya g memumpuni, kreaktivitas, ketahanan mental, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan keahlian yang dimiliki. Dia menilai hal itu dapat dibentuk dengan memberikan ruang pendidikan tinggi pada satu anak setiap keluarga miskin.

&quot;Itu lebih penting dari pada memberi makan gratis. Karena mereka akan bisa survive sendiri ke depan menghadapi tantangan zaman bahkan bisa menafkahi keluarganya ke depan kalau dia menjadi generasi yang memiliki kapasitas itu,&quot; tegasnya.

Bahkan, Iwan menilai membangun infrastruktur pendidikan itu lebih penting dan tidak beresiko menjadikan generasi yang konsumtif dan menadah mengharapkan sesuatu dari pemerintah.



&quot;Dari pada dikasih bantuan mereka akan konsumtif malah kita akan mendapatkan generasi yang konsumtif generasi yang hanya bisa meminta bukan memberi jadi tidak relefan makan siang gratis kita kaitkan dengan generasi emas 2045,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yNi8xLzE3NTUxOS81L3g4cXc3Mmk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Sejumlah program diajukan pasangan calon presiden untuk mempersiapkan generasi emas tahun 2045. Program yang dianggap paling efektif dan logis untuk mempersiapkan generasi emas adalah memberikan pendidikan satu anak pada satu keluar miskin di Indonesia.

Hal itu disampaikan Juru Bicara TPN Ganjar-Mahfud MD, Iwan Setiawan dalam diskusi Publik yang digelar di Cikini Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (28/12/2023).

Dia menilai program makan siang gratis andalan Prabowo-Gibran tidak relevan untuk membangun modal sosial dan infrastruktur sosial pada masa depan.

&quot;Bahwa yang dibangun bukan hanya soal nutrisi cuma kalau hanya makan siang enggak cukup apa lagi soal membasmi stunting. Jadi saya sarankan makan pagi makan siang dan makan sore itu lebih baik,&quot; kata Iwan.

BACA JUGA:
Soroti Bonus Demografi, Ganjar: Tidak Ada Investasi Terbaik Kecuali SDM


Dia menilai lebih hal yang lebih penting adalah membentuk generasi emas adalah memberikan program dengan landasan sosiologis dan filosofis. Dia menilai dari hasil peneilitian salah satu cara memutus rantai kemiskinan adalah memberikan pendidikan hingga sarjana pada anaknya.

&quot;Kalau kita sudah bisa membuat satu keluarga satu sarjana dia akan menjadi inspirasi,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Sandiaga Sebut Ganjar-Mahfud Berpihak Ciptakan Lapangan Kerja untuk Anak Muda


Dia menilai generasi emas ke depan harus memiliki kapasitas intelektual ya g memumpuni, kreaktivitas, ketahanan mental, dan mampu menghadapi tantangan zaman dengan keahlian yang dimiliki. Dia menilai hal itu dapat dibentuk dengan memberikan ruang pendidikan tinggi pada satu anak setiap keluarga miskin.

&quot;Itu lebih penting dari pada memberi makan gratis. Karena mereka akan bisa survive sendiri ke depan menghadapi tantangan zaman bahkan bisa menafkahi keluarganya ke depan kalau dia menjadi generasi yang memiliki kapasitas itu,&quot; tegasnya.

Bahkan, Iwan menilai membangun infrastruktur pendidikan itu lebih penting dan tidak beresiko menjadikan generasi yang konsumtif dan menadah mengharapkan sesuatu dari pemerintah.



&quot;Dari pada dikasih bantuan mereka akan konsumtif malah kita akan mendapatkan generasi yang konsumtif generasi yang hanya bisa meminta bukan memberi jadi tidak relefan makan siang gratis kita kaitkan dengan generasi emas 2045,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
