<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Viral! Diduga Caleg Bagi-Bagi Amplop di Tempat Ibadah</title><description>Bawaslu Depok menelusuri dugaan politik uang atau money politics di tempat ibadah yang diduga dilakukan caleg.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/28/338/2946450/viral-diduga-caleg-bagi-bagi-amplop-di-tempat-ibadah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/28/338/2946450/viral-diduga-caleg-bagi-bagi-amplop-di-tempat-ibadah"/><item><title>Viral! Diduga Caleg Bagi-Bagi Amplop di Tempat Ibadah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/28/338/2946450/viral-diduga-caleg-bagi-bagi-amplop-di-tempat-ibadah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/28/338/2946450/viral-diduga-caleg-bagi-bagi-amplop-di-tempat-ibadah</guid><pubDate>Kamis 28 Desember 2023 22:19 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/28/338/2946450/viral-diduga-caleg-bagi-bagi-amplop-di-tempat-ibadah-1v1NDxVoUR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Diduga caleg bagi-bagi amplop di tempat ibadah (Foto: Tangkapan Layar Instagram/@hafidnasir123)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/28/338/2946450/viral-diduga-caleg-bagi-bagi-amplop-di-tempat-ibadah-1v1NDxVoUR.jpg</image><title>Diduga caleg bagi-bagi amplop di tempat ibadah (Foto: Tangkapan Layar Instagram/@hafidnasir123)</title></images><description>DEPOK -  Ketua Bawaslu Kota Depok, Fathul Arif bakal menelusuri dugaan politik uang atau money politics di tempat ibadah yang diduga dilakukan Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Depok sekaligus Caleg Dapil I Pancoran Mas, Moh. Hafid Nasir. Ia pun akan menelusuri apa memenuhi unsur pelanggaran saat masa kampanye atau tidak

&quot;Iya nanti kita lihat ya, apakah memenuhi unsur pelanggaran nya (atau tidak),&quot; kata Fathul singkat saat dikonfirmasi, Kamis (28/12/2023).


BACA JUGA:
KPU Evaluasi Debat Pilpres 2024: Calon Hanya Pakai Satu Mikrofon&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;


Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Depok, Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Depok, Sulastio, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi tersebut dan akan melakukan penelusuran.

&quot;Kami akan melakukan penelusuran terkait informasi awal tersebut untuk mengumpulkan keterangan, terutama memastikan apa yang ada di dalam isi amplop tersebut,&quot; ujar Sulastio.


BACA JUGA:
Potret Kesederhanaan Caleg Perindo Ustadz Yusuf Mansur dan Wahyu Nur Iman, Makan di Warteg Pinggir Jalan


Sebelumnya dalam laman Instagram pribadi milik Moh. Hafid Nasir @hafidnasir123 terlihat sebuah unggahan pembagian amplop diduga politik uang kepada sejumlah ibu-ibu pada sebuah sarana ibadah.

&quot;Membawa PKS menjadi partai yang pembawaannya segar dan mengusung Capres yang idenya segar untuk perubahan besar,&quot; tulis caption unggahan laman Instagram @hafidnasir123.Namun, setelah dilakukan pengecekan kembali pada Kamis malam unggahan video tersebut telah dihapus.

Lebih lanjut, MNC Portal Indonesia juga berupaya untuk meminta penjelasan dari Hafid Nasir terkait dugaan praktik politik uang di sarana ibadah tersebut. Namun, hingga berita ini ditayangkan belum mendapat jawaban.</description><content:encoded>DEPOK -  Ketua Bawaslu Kota Depok, Fathul Arif bakal menelusuri dugaan politik uang atau money politics di tempat ibadah yang diduga dilakukan Anggota Fraksi PKS DPRD Kota Depok sekaligus Caleg Dapil I Pancoran Mas, Moh. Hafid Nasir. Ia pun akan menelusuri apa memenuhi unsur pelanggaran saat masa kampanye atau tidak

&quot;Iya nanti kita lihat ya, apakah memenuhi unsur pelanggaran nya (atau tidak),&quot; kata Fathul singkat saat dikonfirmasi, Kamis (28/12/2023).


BACA JUGA:
KPU Evaluasi Debat Pilpres 2024: Calon Hanya Pakai Satu Mikrofon&amp;nbsp; &amp;nbsp; &amp;nbsp;&amp;nbsp;


Sementara itu, Anggota Bawaslu Kota Depok, Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Depok, Sulastio, mengatakan bahwa pihaknya telah menerima informasi tersebut dan akan melakukan penelusuran.

&quot;Kami akan melakukan penelusuran terkait informasi awal tersebut untuk mengumpulkan keterangan, terutama memastikan apa yang ada di dalam isi amplop tersebut,&quot; ujar Sulastio.


BACA JUGA:
Potret Kesederhanaan Caleg Perindo Ustadz Yusuf Mansur dan Wahyu Nur Iman, Makan di Warteg Pinggir Jalan


Sebelumnya dalam laman Instagram pribadi milik Moh. Hafid Nasir @hafidnasir123 terlihat sebuah unggahan pembagian amplop diduga politik uang kepada sejumlah ibu-ibu pada sebuah sarana ibadah.

&quot;Membawa PKS menjadi partai yang pembawaannya segar dan mengusung Capres yang idenya segar untuk perubahan besar,&quot; tulis caption unggahan laman Instagram @hafidnasir123.Namun, setelah dilakukan pengecekan kembali pada Kamis malam unggahan video tersebut telah dihapus.

Lebih lanjut, MNC Portal Indonesia juga berupaya untuk meminta penjelasan dari Hafid Nasir terkait dugaan praktik politik uang di sarana ibadah tersebut. Namun, hingga berita ini ditayangkan belum mendapat jawaban.</content:encoded></item></channel></rss>
