<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Sipil yang Putus Asa di Gaza Panjat Truk dan Kerumuni Konvoi Bantuan Demi Dapat Makanan</title><description>Awal pekan ini, FAO menyatakan &amp;ldquo;keprihatinan mendalam&amp;rdquo; atas situasi keamanan pangan yang memburuk.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/29/18/2946911/warga-sipil-yang-putus-asa-di-gaza-panjat-truk-dan-kerumuni-konvoi-bantuan-demi-dapat-makanan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/29/18/2946911/warga-sipil-yang-putus-asa-di-gaza-panjat-truk-dan-kerumuni-konvoi-bantuan-demi-dapat-makanan"/><item><title>Warga Sipil yang Putus Asa di Gaza Panjat Truk dan Kerumuni Konvoi Bantuan Demi Dapat Makanan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/29/18/2946911/warga-sipil-yang-putus-asa-di-gaza-panjat-truk-dan-kerumuni-konvoi-bantuan-demi-dapat-makanan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/29/18/2946911/warga-sipil-yang-putus-asa-di-gaza-panjat-truk-dan-kerumuni-konvoi-bantuan-demi-dapat-makanan</guid><pubDate>Jum'at 29 Desember 2023 21:03 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/29/18/2946911/warga-sipil-yang-putus-asa-di-gaza-panjat-truk-dan-kerumuni-konvoi-bantuan-demi-dapat-makanan-bT4EczujmS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Warga sipil yang putus asa di Gaza panjat truk dan kerumuni konvoi bantuan demi dapatkan makanann (Foto: CNN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/29/18/2946911/warga-sipil-yang-putus-asa-di-gaza-panjat-truk-dan-kerumuni-konvoi-bantuan-demi-dapat-makanan-bT4EczujmS.jpg</image><title>Warga sipil yang putus asa di Gaza panjat truk dan kerumuni konvoi bantuan demi dapatkan makanann (Foto: CNN)</title></images><description>GAZA &amp;ndash; Ribuan warga sipil yang putus asa mengerumuni konvoi bantuan di pusat kemanusia&amp;nbsp;Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di lingkungan Al-Zeitoun di Gaza utara.
Rekaman video CNN pada Kamis (28/12/2023) menunjukkan orang-orang memanjat dua truk yang sedang mendistribusikan bantuan di luar pusat badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) dalam upaya putus asa untuk mendapatkan makanan.

Seorang lelaki tua bernama Abu Hassan mengatakan kepada CNN bahwa dia datang untuk membeli tepung, yang tidak bisa dia dapatkan selama sebulan terakhir, dan hanya bertahan hidup dengan sedikit nasi.


BACA JUGA:
Serangan Udara Israel Hantam Maghazi di Gaza, IDF Sesali Kerugian yang Menimpa Warga Sipil

&amp;ldquo;Kami sangat membutuhkan tepung; sudah sebulan sejak terakhir kali saya makan tepung. Kami hidup hanya dengan sedikit beras, dan itu tidak cukup serta menimbulkan masalah kesehatan bagi kami. Kami membutuhkan tepung untuk memberi kami saja tepung dan air; semua bantuan ini tidak cukup, bahkan untuk satu sekolah pengungsi pun,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Serangan Udara Israel Hantam Rafah dan Maghazi di Gaza, Korban Tewas Capai 70 Orang

Awal pekan ini, Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) menyatakan &amp;ldquo;keprihatinan mendalam&amp;rdquo; atas situasi keamanan pangan yang memburuk dengan cepat di Gaza, dan mengatakan sekitar 2,2 juta penduduk menghadapi kelaparan akut.PBB juga memperkirakan 150.000 warga Palestina terpaksa mengungsi dari wilayah tengah Gaza, ketika pasukan Israel bergerak maju ke kamp-kamp pengungsi di sana.



Para saksi mata dan sayap bersenjata Hamas melaporkan bahwa tank-tank telah mencapai pinggiran timur kamp Bureij.





Militer Israel baru-baru ini memperluas serangan daratnya dengan menargetkan Bureij dan kamp Nuseirat dan Maghazi di dekatnya.

</description><content:encoded>GAZA &amp;ndash; Ribuan warga sipil yang putus asa mengerumuni konvoi bantuan di pusat kemanusia&amp;nbsp;Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di lingkungan Al-Zeitoun di Gaza utara.
Rekaman video CNN pada Kamis (28/12/2023) menunjukkan orang-orang memanjat dua truk yang sedang mendistribusikan bantuan di luar pusat badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) dalam upaya putus asa untuk mendapatkan makanan.

Seorang lelaki tua bernama Abu Hassan mengatakan kepada CNN bahwa dia datang untuk membeli tepung, yang tidak bisa dia dapatkan selama sebulan terakhir, dan hanya bertahan hidup dengan sedikit nasi.


BACA JUGA:
Serangan Udara Israel Hantam Maghazi di Gaza, IDF Sesali Kerugian yang Menimpa Warga Sipil

&amp;ldquo;Kami sangat membutuhkan tepung; sudah sebulan sejak terakhir kali saya makan tepung. Kami hidup hanya dengan sedikit beras, dan itu tidak cukup serta menimbulkan masalah kesehatan bagi kami. Kami membutuhkan tepung untuk memberi kami saja tepung dan air; semua bantuan ini tidak cukup, bahkan untuk satu sekolah pengungsi pun,&amp;rdquo; katanya.

BACA JUGA:
Serangan Udara Israel Hantam Rafah dan Maghazi di Gaza, Korban Tewas Capai 70 Orang

Awal pekan ini, Organisasi Pangan dan Pertanian PBB (FAO) menyatakan &amp;ldquo;keprihatinan mendalam&amp;rdquo; atas situasi keamanan pangan yang memburuk dengan cepat di Gaza, dan mengatakan sekitar 2,2 juta penduduk menghadapi kelaparan akut.PBB juga memperkirakan 150.000 warga Palestina terpaksa mengungsi dari wilayah tengah Gaza, ketika pasukan Israel bergerak maju ke kamp-kamp pengungsi di sana.



Para saksi mata dan sayap bersenjata Hamas melaporkan bahwa tank-tank telah mencapai pinggiran timur kamp Bureij.





Militer Israel baru-baru ini memperluas serangan daratnya dengan menargetkan Bureij dan kamp Nuseirat dan Maghazi di dekatnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
