<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Respons Survei CSIS, Yenny Wahid : Hasil Survei Internal Lebih Komprehensif</title><description>Respons Survei CSIS, Yenny Wahid : Hasil Survei Internal Lebih Komprehensif
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/29/337/2946495/respons-survei-csis-yenny-wahid-hasil-survei-internal-lebih-komprehensif</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/29/337/2946495/respons-survei-csis-yenny-wahid-hasil-survei-internal-lebih-komprehensif"/><item><title>Respons Survei CSIS, Yenny Wahid : Hasil Survei Internal Lebih Komprehensif</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/29/337/2946495/respons-survei-csis-yenny-wahid-hasil-survei-internal-lebih-komprehensif</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/29/337/2946495/respons-survei-csis-yenny-wahid-hasil-survei-internal-lebih-komprehensif</guid><pubDate>Jum'at 29 Desember 2023 05:29 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/29/337/2946495/respons-survei-csis-yenny-wahid-hasil-survei-internal-lebih-komprehensif-qKwVRVniCw.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Yenny Wahid. (MPI/Refi Sandi)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/29/337/2946495/respons-survei-csis-yenny-wahid-hasil-survei-internal-lebih-komprehensif-qKwVRVniCw.jpg</image><title>Yenny Wahid. (MPI/Refi Sandi)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMC8xLzE3NDkyMi81L3g4cWVvZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid, menanggapi hasil survei CSIS tentang elektabilitas capres-cawapres yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Dia menyebutkan, sejatinya TPN memiliki survei internal tentang paslon yang diusungnya tersebut.

&quot;Hasil survei itu kan pasti fluktuatif dan kita sendiri di TPN sudah punya hasil survei yang lebih komprehensif,&quot; kata Yenny Wahid, Kamis (28/12/2023).

Dalam survei internal itu, kata Yenny, pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD justru bersaing. Berbeda dari hasil survei CSIS, hasil survei internal itu justru meyakinkan bahwa pasangan Ganjar-Mahfud akan bersaing hingga ke putaran dua.

&quot;Pasangan Ganjar-Mahfud tak terlalu jauh dari pasangan lainnya sehingga kami optimis bisa masuk ke putaran dua. Nah, begitu masuk ke putaran kedua kami jauh lebih optimis lagi,&quot; tuturnya.







BACA JUGA:
Yenny Wahid Ungkap Legacy dari Presiden Soekarno hingga Jokowi












Hasil survei internal itu, menurut Yenny, juga mengukur sentimen pada masyarakat usai debat calon wakil presiden. Putri Presiden keempat Abdurachman Wahid alias Gus Dur itu mengatakan, hasil survei internal Ganjar-Mahfud usai debat cawapres justru meninggalkan sentimen positif.






BACA JUGA:
Yenny Wahid: Ganjar-Mahfud Punya Nilai yang Dianut Gus Dur













&quot;Debat itu ada yang mengukur beberapa lembaga survei, termasuk kita juga, kita mengukur beberapa sentimen, sentimen negatif dan positif terhadap semua paslon, alhamdulillah sentimen positif masih tertinggi untuk paslon kita,&quot; ucapnya.

&quot;Justru di paslon lain ada sentimen negatif. Jadi kita cukup gembira dengan hasil survei internal kita sendiri,&quot; katanya.







BACA JUGA:
Yenny Wahid Gaet Suara Anak Muda Menangkan Ganjar Mahfud: Harus Jemput Bola











Namun, seluruh hasil survei elektabilitas dari berbagai lembaga tetap dijadikan input dan masukan serta pegangan dari TPN Ganjar-Mahfud. Hal itu, menurutnya, diperlukan untuk menyusun strategi ke depan.



&quot;Ini semua masih fluktuatif. Kita sendiri enggak terlalu khawatir. Tentu hasil survei menjadi masukan buat kita tapi tak jadi patokan satu-satunya. Kita tetap akan bekerja dan tetap melakukan konsolidasi,&quot; tuturnya.



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xMC8xLzE3NDkyMi81L3g4cWVvZGg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Dewan Penasihat TPN Ganjar-Mahfud, Yenny Wahid, menanggapi hasil survei CSIS tentang elektabilitas capres-cawapres yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo-Mahfud MD. Dia menyebutkan, sejatinya TPN memiliki survei internal tentang paslon yang diusungnya tersebut.

&quot;Hasil survei itu kan pasti fluktuatif dan kita sendiri di TPN sudah punya hasil survei yang lebih komprehensif,&quot; kata Yenny Wahid, Kamis (28/12/2023).

Dalam survei internal itu, kata Yenny, pasangan Ganjar Pranowo dan Mahfud MD justru bersaing. Berbeda dari hasil survei CSIS, hasil survei internal itu justru meyakinkan bahwa pasangan Ganjar-Mahfud akan bersaing hingga ke putaran dua.

&quot;Pasangan Ganjar-Mahfud tak terlalu jauh dari pasangan lainnya sehingga kami optimis bisa masuk ke putaran dua. Nah, begitu masuk ke putaran kedua kami jauh lebih optimis lagi,&quot; tuturnya.







BACA JUGA:
Yenny Wahid Ungkap Legacy dari Presiden Soekarno hingga Jokowi












Hasil survei internal itu, menurut Yenny, juga mengukur sentimen pada masyarakat usai debat calon wakil presiden. Putri Presiden keempat Abdurachman Wahid alias Gus Dur itu mengatakan, hasil survei internal Ganjar-Mahfud usai debat cawapres justru meninggalkan sentimen positif.






BACA JUGA:
Yenny Wahid: Ganjar-Mahfud Punya Nilai yang Dianut Gus Dur













&quot;Debat itu ada yang mengukur beberapa lembaga survei, termasuk kita juga, kita mengukur beberapa sentimen, sentimen negatif dan positif terhadap semua paslon, alhamdulillah sentimen positif masih tertinggi untuk paslon kita,&quot; ucapnya.

&quot;Justru di paslon lain ada sentimen negatif. Jadi kita cukup gembira dengan hasil survei internal kita sendiri,&quot; katanya.







BACA JUGA:
Yenny Wahid Gaet Suara Anak Muda Menangkan Ganjar Mahfud: Harus Jemput Bola











Namun, seluruh hasil survei elektabilitas dari berbagai lembaga tetap dijadikan input dan masukan serta pegangan dari TPN Ganjar-Mahfud. Hal itu, menurutnya, diperlukan untuk menyusun strategi ke depan.



&quot;Ini semua masih fluktuatif. Kita sendiri enggak terlalu khawatir. Tentu hasil survei menjadi masukan buat kita tapi tak jadi patokan satu-satunya. Kita tetap akan bekerja dan tetap melakukan konsolidasi,&quot; tuturnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
