<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Serahkan Sertifikat Tanah di Jatim, Menteri Hadi: Pemerintah Beri Kepastian Hukum</title><description>Presiden RI menyampaikan bahwa sertifikat ini sangat penting sebagai bukti kepemilikan tanah bagi masyarakat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/29/519/2946782/jokowi-serahkan-sertifikat-tanah-di-jatim-menteri-hadi-pemerintah-beri-kepastian-hukum</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/29/519/2946782/jokowi-serahkan-sertifikat-tanah-di-jatim-menteri-hadi-pemerintah-beri-kepastian-hukum"/><item><title>Jokowi Serahkan Sertifikat Tanah di Jatim, Menteri Hadi: Pemerintah Beri Kepastian Hukum</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/29/519/2946782/jokowi-serahkan-sertifikat-tanah-di-jatim-menteri-hadi-pemerintah-beri-kepastian-hukum</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/29/519/2946782/jokowi-serahkan-sertifikat-tanah-di-jatim-menteri-hadi-pemerintah-beri-kepastian-hukum</guid><pubDate>Jum'at 29 Desember 2023 15:19 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/29/519/2946782/jokowi-serahkan-sertifikat-tanah-di-jatim-menteri-hadi-pemerintah-beri-kepastian-hukum-gHmWXCbKSc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi dan Menteri Hadi saat penyerahan sertifikat tanah di Jatim. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/29/519/2946782/jokowi-serahkan-sertifikat-tanah-di-jatim-menteri-hadi-pemerintah-beri-kepastian-hukum-gHmWXCbKSc.jpg</image><title>Jokowi dan Menteri Hadi saat penyerahan sertifikat tanah di Jatim. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yOC8xLzE3NTU4My81L3g4cXljOHA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SIDOARJO - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto menyerahkan 4.000 sertifikat di GOR Delta Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (27/12/2023).
Sertifikat yang diserahkan terbagi atas 3.200 sertifikat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan 800 sertifikat Redistribusi Tanah yang dilaksanakan Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Presiden RI menyampaikan bahwa sertifikat ini sangat penting sebagai bukti kepemilikan tanah bagi masyarakat. &quot;Semua sertifikat yang keluar dari BPN ini adalah bukti hukum hak atas tanah yang Bapak/Ibu miliki,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
BLT El Nino Cair, Jokowi: Saya Lihat Semuanya Sudah Menerima

Joko Widodo menjelaskan, dengan sertifikat masyarakat tidak perlu takut lagi akan adanya sengketa ataupun konflik. Masyarakat pun akan aman dan nyaman dalam memanfaatkan lahan tersebut.
Ia juga mengatakan, sejak adanya program PTSL jumlah sertifikat yang terbit berhasil meningkat signifikan. &quot;Ada 126 juta bidang tanah yang harus disertipikatkan. Pada tahun 2015 baru ada 46 juta, sehingga konflik di negara kita banyak karena tanahnya belum bersertifikat. (Melalui PTSL) inilah usaha kita mempercepat yang namanya penyertipikatan tanah,&quot; ungkap Presiden RI.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Pecat Firli Bahuri, Ini Kata Mahfud MD

Di kesempatan yang sama, Hadi Tjahjanto menyampaikan, Kementerian ATR/BPN akan terus memberi kepastian hukum kepada masyarakat. &quot;Program PTSL dan Redistribusi Tanah akan terus dilanjutkan sampai dengan permasalahan-permasalahan di lapangan selesai,&quot; tuturnya.Turut hadir pada kegiatan ini Panglima TNI, Agus Subiyanto; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali; serta Forkopimda Provinsi Jawa Timur. Mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN, Sekretaris Jenderal, Suyus Windayana; Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Yulia Jaya Nirmawati; Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi, Jonahar; serta jajaran Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yOC8xLzE3NTU4My81L3g4cXljOHA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SIDOARJO - Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) didampingi Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Hadi Tjahjanto menyerahkan 4.000 sertifikat di GOR Delta Sidoarjo, Jawa Timur, pada Rabu (27/12/2023).
Sertifikat yang diserahkan terbagi atas 3.200 sertifikat hasil program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) dan 800 sertifikat Redistribusi Tanah yang dilaksanakan Kantor Wilayah (Kanwil) BPN Provinsi Jawa Timur.
Dalam sambutannya, Presiden RI menyampaikan bahwa sertifikat ini sangat penting sebagai bukti kepemilikan tanah bagi masyarakat. &quot;Semua sertifikat yang keluar dari BPN ini adalah bukti hukum hak atas tanah yang Bapak/Ibu miliki,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
BLT El Nino Cair, Jokowi: Saya Lihat Semuanya Sudah Menerima

Joko Widodo menjelaskan, dengan sertifikat masyarakat tidak perlu takut lagi akan adanya sengketa ataupun konflik. Masyarakat pun akan aman dan nyaman dalam memanfaatkan lahan tersebut.
Ia juga mengatakan, sejak adanya program PTSL jumlah sertifikat yang terbit berhasil meningkat signifikan. &quot;Ada 126 juta bidang tanah yang harus disertipikatkan. Pada tahun 2015 baru ada 46 juta, sehingga konflik di negara kita banyak karena tanahnya belum bersertifikat. (Melalui PTSL) inilah usaha kita mempercepat yang namanya penyertipikatan tanah,&quot; ungkap Presiden RI.

BACA JUGA:
Presiden Jokowi Pecat Firli Bahuri, Ini Kata Mahfud MD

Di kesempatan yang sama, Hadi Tjahjanto menyampaikan, Kementerian ATR/BPN akan terus memberi kepastian hukum kepada masyarakat. &quot;Program PTSL dan Redistribusi Tanah akan terus dilanjutkan sampai dengan permasalahan-permasalahan di lapangan selesai,&quot; tuturnya.Turut hadir pada kegiatan ini Panglima TNI, Agus Subiyanto; Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa; Bupati Sidoarjo, Ahmad Muhdlor Ali; serta Forkopimda Provinsi Jawa Timur. Mendampingi Menteri ATR/Kepala BPN, Sekretaris Jenderal, Suyus Windayana; Staf Ahli Bidang Partisipasi Masyarakat dan Pemerintah Daerah, Yulia Jaya Nirmawati; Staf Ahli Bidang Teknologi Informasi, Jonahar; serta jajaran Kanwil BPN Provinsi Jawa Timur.

</content:encoded></item></channel></rss>
