<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Atikoh Ganjar: KTP Sakti Akan Permudah Pelaku UMKM Minta Modal ke Bank</title><description>&amp;nbsp;
&amp;ldquo;KTP Sakti jadi di situ nanti ada datanya, misalnya ibu UMKM nya UMKM apa, skalanya apa,&amp;rdquo; kata Siti Atikoh.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/30/512/2947048/atikoh-ganjar-ktp-sakti-akan-permudah-pelaku-umkm-minta-modal-ke-bank</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/30/512/2947048/atikoh-ganjar-ktp-sakti-akan-permudah-pelaku-umkm-minta-modal-ke-bank"/><item><title>Atikoh Ganjar: KTP Sakti Akan Permudah Pelaku UMKM Minta Modal ke Bank</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/30/512/2947048/atikoh-ganjar-ktp-sakti-akan-permudah-pelaku-umkm-minta-modal-ke-bank</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/30/512/2947048/atikoh-ganjar-ktp-sakti-akan-permudah-pelaku-umkm-minta-modal-ke-bank</guid><pubDate>Sabtu 30 Desember 2023 06:01 WIB</pubDate><dc:creator>Devi Ari Rahmadhani </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/30/512/2947048/atikoh-ganjar-ktp-sakti-akan-permudah-pelaku-umkm-minta-modal-ke-bank-X56vWTF6YT.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Atikoh Ganjar (Foto: Dok TPN/Devi Ari Rahmadhani)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/30/512/2947048/atikoh-ganjar-ktp-sakti-akan-permudah-pelaku-umkm-minta-modal-ke-bank-X56vWTF6YT.jpg</image><title>Atikoh Ganjar (Foto: Dok TPN/Devi Ari Rahmadhani)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNi8xLzE3NDc1NC81L3g4cWFnaXA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


TEGAL - Siti Atikoh melanjutkan perjalanan safari politiknya untuk berdialog dengan anggota mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sand Beach Cafe &amp;amp; Resto, Tegal, Jumat (29/12/2023). Melalui kesempatan ini, Siti Atikoh menyampaikan jika KTP Sakti Ganjar-Mahfud akan mempermudah pelaku UMKM.

&amp;ldquo;KTP Sakti jadi di situ nanti ada datanya, misalnya ibu UMKM nya UMKM apa, skalanya apa,&amp;rdquo; kata Siti Atikoh.

BACA JUGA:
TPN Usul Pembagian Bansos Pemerintah Ditunda hingga Pemilu 2024 Selesai, Ini Alasannya


Sebagaimana diketahui, KTP Sakti akan memuat data lebih transparan, jelas, dan mudah diperoleh, karena sumber data satu, yakni berasal dari identitas penduduk.

Dengan data yang akurat, nantinya pelaku UMKM akan lebih mudah untuk mengajukan pinjaman modal kepada bank konvensional di bawah pemerintahan.

&amp;ldquo;Kalau tingkat nasional kan ada bank daerah, ada BRI, BNI yang sahamnya kepemilikannya oleh pemerintah itu banyak, kemudian ada juga dana dari pemerintah sendiri,&amp;rdquo; kata Atikoh.

BACA JUGA:
Pulang Kampung, Atikoh Ganjar Santap Makanan Favorit Oseng Tempe Ireng di Purbalingga


Cara ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi pelaku UMKM yang terjerat utang pinjaman online (pinjol).

Atikoh menuturkan, nantinya Ganjar-Mahfud akan terlebih dulu mengklasifikasikan pelaku UMKM agar dapat mendapatkan dana pinjaman. Misalnya, kata dia, UMKM berskala mikro akan diberikan subsidi bunga pinjaman untuk menghindari risiko gagal bayar.

&amp;ldquo;Jadi nanti memang perlu diklasifikasikan itu yang tadi saya katakan, untuk modalnya itu apakah ini modal untuk mikro, kalo mikro pasti tidak bank-able, pasti akan ditolak oleh bank, karena secara risiko tinggi, kemudian balik modalnya mungkin juga belum karena kan memang baru start juga ya, belum terlalu lama,&amp;rdquo; ujar Atikoh.

&quot;Ini yang memang harus mendapatkan porsi dari pemerintah, ada subsidi bunga, atau hal-hal yang lain,&amp;rdquo; imbuhnya.



Tidak hanya itu saja, nantinya para pelaku UMKM pun akan diberikan pendampingan dalam proses pengajuan pinjaman modal ke bank. Salah satunya yakni pendampingan dalam mengumpulkan berkas-berkas persyaratan untuk mengajukan modal ke bank.



Jika berkas yang diajukan sudah akurat, tentu modal akan cair untuk seluruh pelaku UMKM.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNi8xLzE3NDc1NC81L3g4cWFnaXA=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


TEGAL - Siti Atikoh melanjutkan perjalanan safari politiknya untuk berdialog dengan anggota mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Sand Beach Cafe &amp;amp; Resto, Tegal, Jumat (29/12/2023). Melalui kesempatan ini, Siti Atikoh menyampaikan jika KTP Sakti Ganjar-Mahfud akan mempermudah pelaku UMKM.

&amp;ldquo;KTP Sakti jadi di situ nanti ada datanya, misalnya ibu UMKM nya UMKM apa, skalanya apa,&amp;rdquo; kata Siti Atikoh.

BACA JUGA:
TPN Usul Pembagian Bansos Pemerintah Ditunda hingga Pemilu 2024 Selesai, Ini Alasannya


Sebagaimana diketahui, KTP Sakti akan memuat data lebih transparan, jelas, dan mudah diperoleh, karena sumber data satu, yakni berasal dari identitas penduduk.

Dengan data yang akurat, nantinya pelaku UMKM akan lebih mudah untuk mengajukan pinjaman modal kepada bank konvensional di bawah pemerintahan.

&amp;ldquo;Kalau tingkat nasional kan ada bank daerah, ada BRI, BNI yang sahamnya kepemilikannya oleh pemerintah itu banyak, kemudian ada juga dana dari pemerintah sendiri,&amp;rdquo; kata Atikoh.

BACA JUGA:
Pulang Kampung, Atikoh Ganjar Santap Makanan Favorit Oseng Tempe Ireng di Purbalingga


Cara ini merupakan salah satu upaya untuk mengurangi pelaku UMKM yang terjerat utang pinjaman online (pinjol).

Atikoh menuturkan, nantinya Ganjar-Mahfud akan terlebih dulu mengklasifikasikan pelaku UMKM agar dapat mendapatkan dana pinjaman. Misalnya, kata dia, UMKM berskala mikro akan diberikan subsidi bunga pinjaman untuk menghindari risiko gagal bayar.

&amp;ldquo;Jadi nanti memang perlu diklasifikasikan itu yang tadi saya katakan, untuk modalnya itu apakah ini modal untuk mikro, kalo mikro pasti tidak bank-able, pasti akan ditolak oleh bank, karena secara risiko tinggi, kemudian balik modalnya mungkin juga belum karena kan memang baru start juga ya, belum terlalu lama,&amp;rdquo; ujar Atikoh.

&quot;Ini yang memang harus mendapatkan porsi dari pemerintah, ada subsidi bunga, atau hal-hal yang lain,&amp;rdquo; imbuhnya.



Tidak hanya itu saja, nantinya para pelaku UMKM pun akan diberikan pendampingan dalam proses pengajuan pinjaman modal ke bank. Salah satunya yakni pendampingan dalam mengumpulkan berkas-berkas persyaratan untuk mengajukan modal ke bank.



Jika berkas yang diajukan sudah akurat, tentu modal akan cair untuk seluruh pelaku UMKM.

</content:encoded></item></channel></rss>
