<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Blusukan ke Pasar Boom Lama, Siti Atikoh Sebut Pedagang dan Pembeli Ingin Harga Stabil</title><description></description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/30/512/2947250/blusukan-ke-pasar-boom-lama-siti-atikoh-sebut-pedagang-dan-pembeli-ingin-harga-stabil</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/30/512/2947250/blusukan-ke-pasar-boom-lama-siti-atikoh-sebut-pedagang-dan-pembeli-ingin-harga-stabil"/><item><title>Blusukan ke Pasar Boom Lama, Siti Atikoh Sebut Pedagang dan Pembeli Ingin Harga Stabil</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/30/512/2947250/blusukan-ke-pasar-boom-lama-siti-atikoh-sebut-pedagang-dan-pembeli-ingin-harga-stabil</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/30/512/2947250/blusukan-ke-pasar-boom-lama-siti-atikoh-sebut-pedagang-dan-pembeli-ingin-harga-stabil</guid><pubDate>Sabtu 30 Desember 2023 15:46 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/30/512/2947250/blusukan-ke-pasar-boom-lama-siti-atikoh-sebut-pedagang-dan-pembeli-ingin-harga-stabil-aTTzqoEIp8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siti Atikoh di Pasar Boom Lama Semarang. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/30/512/2947250/blusukan-ke-pasar-boom-lama-siti-atikoh-sebut-pedagang-dan-pembeli-ingin-harga-stabil-aTTzqoEIp8.jpg</image><title>Siti Atikoh di Pasar Boom Lama Semarang. (Ist)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTIyOC81L3g4cW40OHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


SEMARANG - Istri calon presiden (capres) Ganjar Pranowo, Siti Atikoh blusukan ke Pasar Boom Lama, Kota Semarang ketika safari politik sekaligus serap aspirasi di Jawa Tengah, Sabtu (30/12/2023). Dalam kesempatan itu, Atikoh memborong beberapa dagangan pedagang, mulai dari peyek hingga sayur-mayur.


Suasana pasar pun mendadak meriah dengan kedatangan istri capres yang didukung Partai Perindo itu.


&quot;Bu Ganjar, alhamdulillah udah sampai di Boom Lama. Diborong bu,&quot; ucap pedagang peyek, Juwarti.


Atikoh pun memborong beberapa bungkus yang kemudian ia bagikan ke masyarakat yang berada di lokasi.


Selanjutnya, Atikoh memasuki lebih dalam kawasan pasar tradisional tersebut. Di dalam ia berdialog dan mendengar aspirasi masyarakat tentang stabilisasi harga kebutuhan pokok.


&quot;Wah entuk klenyem seko ibu negara (wah dapat kue klenyem dari ibu negara),&quot; teriak warga.


Pedagang lainnya, Sukatni mengaku senang bisa bertemu langsung dengan istri capres nomor urut 3 itu. Terlebih, Atikoh memborong banyak dagangannya.








BACA JUGA:
Pulang Kampung, Siti Atikoh Bahagia Main Bareng Anak-Anak Purbalingga&amp;nbsp; &amp;nbsp;










&quot;Tadi beli rawit merah setengah kilo, bawang satu kilo. Ya sekarang bawang merah harganya masih tinggi, biasanya Rp35 ribu sekarang Rp40 ribu. Semoga sukses (jadi ibu negara) ya Bu Atikoh,&quot; ucapnya.


Dalam blusukan itu, Atikoh mendengar keluhan dari para pedagang. Rata-rata mereka mengeluhkan harga bahan pangan yang naik.







BACA JUGA:
Siti Atikoh Sebut Masyarakat Semarang Tidak Mudah Diiming-imingi












&quot;Pedagang berharap harga bisa stabil, jadi mereka nggak bingung ketika menetapkan harga. Kalau naik turun mereka juga bingung,&quot; ucap Atikoh usai blusukan.


Ia menyebut kestabilan harga menjadi hal yang penting bagi semua pihak. Hal ini sesuai dengan visi-misi pasangan nomor urut 3, Ganjar-Mahfud yakni stabilisasi harga pangan.








BACA JUGA:
Pulang ke Semarang, Siti Atikoh : Masyarakatnya Selalu Guyub











&quot;Kalau yang paling fair untuk semua pihak, pembeli dan penjual adalah harga yang stabil. Itu di mana-mana juga sama. Kalau harga cabai sudah mulai turun sedikit, walau masih mahal Rp75 ribu per kilogram, dibandingkan dengan beberapa tempat, Jabar-Jatim hari ini sudah mulai agak turun,&quot; tandasnya.





Selama blusukan, Atikoh didampingi Wali Kota Semarang yang juga kader PDI Perjuangan Hevearita G Rahayu. Tampak pula Caleg PDI Perjuangan untuk DPRD Provinsi Jateng, Krisseptiana. Sebelumnya di lokasi senam, hadir Ketua DPC PDI Perjuangan Hendrar Prihadi dan Sekretarisnya, Kadarlusman atau Pilus.





</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8xNy8xLzE3NTIyOC81L3g4cW40OHY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


SEMARANG - Istri calon presiden (capres) Ganjar Pranowo, Siti Atikoh blusukan ke Pasar Boom Lama, Kota Semarang ketika safari politik sekaligus serap aspirasi di Jawa Tengah, Sabtu (30/12/2023). Dalam kesempatan itu, Atikoh memborong beberapa dagangan pedagang, mulai dari peyek hingga sayur-mayur.


Suasana pasar pun mendadak meriah dengan kedatangan istri capres yang didukung Partai Perindo itu.


&quot;Bu Ganjar, alhamdulillah udah sampai di Boom Lama. Diborong bu,&quot; ucap pedagang peyek, Juwarti.


Atikoh pun memborong beberapa bungkus yang kemudian ia bagikan ke masyarakat yang berada di lokasi.


Selanjutnya, Atikoh memasuki lebih dalam kawasan pasar tradisional tersebut. Di dalam ia berdialog dan mendengar aspirasi masyarakat tentang stabilisasi harga kebutuhan pokok.


&quot;Wah entuk klenyem seko ibu negara (wah dapat kue klenyem dari ibu negara),&quot; teriak warga.


Pedagang lainnya, Sukatni mengaku senang bisa bertemu langsung dengan istri capres nomor urut 3 itu. Terlebih, Atikoh memborong banyak dagangannya.








BACA JUGA:
Pulang Kampung, Siti Atikoh Bahagia Main Bareng Anak-Anak Purbalingga&amp;nbsp; &amp;nbsp;










&quot;Tadi beli rawit merah setengah kilo, bawang satu kilo. Ya sekarang bawang merah harganya masih tinggi, biasanya Rp35 ribu sekarang Rp40 ribu. Semoga sukses (jadi ibu negara) ya Bu Atikoh,&quot; ucapnya.


Dalam blusukan itu, Atikoh mendengar keluhan dari para pedagang. Rata-rata mereka mengeluhkan harga bahan pangan yang naik.







BACA JUGA:
Siti Atikoh Sebut Masyarakat Semarang Tidak Mudah Diiming-imingi












&quot;Pedagang berharap harga bisa stabil, jadi mereka nggak bingung ketika menetapkan harga. Kalau naik turun mereka juga bingung,&quot; ucap Atikoh usai blusukan.


Ia menyebut kestabilan harga menjadi hal yang penting bagi semua pihak. Hal ini sesuai dengan visi-misi pasangan nomor urut 3, Ganjar-Mahfud yakni stabilisasi harga pangan.








BACA JUGA:
Pulang ke Semarang, Siti Atikoh : Masyarakatnya Selalu Guyub











&quot;Kalau yang paling fair untuk semua pihak, pembeli dan penjual adalah harga yang stabil. Itu di mana-mana juga sama. Kalau harga cabai sudah mulai turun sedikit, walau masih mahal Rp75 ribu per kilogram, dibandingkan dengan beberapa tempat, Jabar-Jatim hari ini sudah mulai agak turun,&quot; tandasnya.





Selama blusukan, Atikoh didampingi Wali Kota Semarang yang juga kader PDI Perjuangan Hevearita G Rahayu. Tampak pula Caleg PDI Perjuangan untuk DPRD Provinsi Jateng, Krisseptiana. Sebelumnya di lokasi senam, hadir Ketua DPC PDI Perjuangan Hendrar Prihadi dan Sekretarisnya, Kadarlusman atau Pilus.





</content:encoded></item></channel></rss>
