<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pemutihan Kredit Macet Nelayan-Petani, Mahfud: Negara Harus Hadir</title><description>&quot;Korupsi harus kita babat, penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu,&quot; ucap Mahfud.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/30/519/2947041/pemutihan-kredit-macet-nelayan-petani-mahfud-negara-harus-hadir</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/30/519/2947041/pemutihan-kredit-macet-nelayan-petani-mahfud-negara-harus-hadir"/><item><title>Pemutihan Kredit Macet Nelayan-Petani, Mahfud: Negara Harus Hadir</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/30/519/2947041/pemutihan-kredit-macet-nelayan-petani-mahfud-negara-harus-hadir</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/30/519/2947041/pemutihan-kredit-macet-nelayan-petani-mahfud-negara-harus-hadir</guid><pubDate>Sabtu 30 Desember 2023 02:30 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/30/519/2947041/pemutihan-kredit-macet-nelayan-petani-mahfud-negara-harus-hadir-7lBGKrid1g.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cawapres Mahfud MD (Foto: Danandaya Arya Putra)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/30/519/2947041/pemutihan-kredit-macet-nelayan-petani-mahfud-negara-harus-hadir-7lBGKrid1g.jpg</image><title>Cawapres Mahfud MD (Foto: Danandaya Arya Putra)</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yOS8xLzE3NTYwMS81L3g4cXpnOTM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BANYUWANGI - Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) nomor urut tiga Ganjar Pranowo dan Mahfud MD siap untuk memutihkan kredit macet bagi para nelayan dan petani bila nanti menang di Pilpres 2024. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi nelayan dan petani.

Hal tersebut disampaikan Mahfud dalam pidatonya saat menghadiri acara musyawarah kebangsaan bersama petani dan nelayan se-Banyuwangi, di Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (29/12/2023).

BACA JUGA:
Hujan Mengguyur Boyolali, Ganjar Pranowo Kembali Menginap di Rumah Warga


Dia mengaku, program itu sengaja diluncurkan karena banyak nelayan dan petani yang tidak bisa menikmati hasil jerih payahnya dari melaut karena memiliki tanggungan.

&quot;Nelayan dan petani kecil, mereka inilah yang akan jadi target utama Ganjar-Mahfud untuk dibantu menuju kesejahteraan atau kehidupan yang lebih layak, kalau ingin nelayan sejahtera, maka negara harus hadir menyelesaikan masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh rakyat sendiri,&quot; kata Mahfud.

BACA JUGA:
Kesepakatan Ganjar-Mahfud di Balik Pencalonannya di Pilpres 2024


Mahfud mengatakan, utang nelayan dan petani yang hanya kisaran ratusan miliar itu, tidak sebanding dengan kerugian negara yang ditimbulkan akibat perilaku koruptif. Oleh karenanya, pemutih kredit macet bagi nelayan dan petani bisa diwujudkan dengan komitmen melakukan pemberantasan korupsi.

&quot;Utang petani dan nelayan itu jumlahnya hanya Rp725 miliar, itu kecil dibandingkan dengan hasil rampasan terhadap korupsi yang sekarang jumlahnya sudah mencapai ratusan triliun,&quot; katanya.

&quot;Korupsi harus kita babat, penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu,&quot; ucap Mahfud.



Mahfud menegaskan, ke depan tidak boleh lagi ada aparat penegak hukum yang menjadi backing para mafia-mafia pertanian dan perikanan. Ia berjanji bersama Capres Ganjar Pranowo akan menjadikan Indonesia bersih dari Koruptor dan para mafia petani dan nelayan.



&quot;Kita harus bersihkan negara ini agar kita bisa maju dan makmur bersama. Kuncinya, pembersihan aparat, birokrasi, serta penegak hukum agar tidak main-main dengan hak rakyat,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8yOS8xLzE3NTYwMS81L3g4cXpnOTM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BANYUWANGI - Pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden (Capres-Cawapres) nomor urut tiga Ganjar Pranowo dan Mahfud MD siap untuk memutihkan kredit macet bagi para nelayan dan petani bila nanti menang di Pilpres 2024. Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kesejahteraan bagi nelayan dan petani.

Hal tersebut disampaikan Mahfud dalam pidatonya saat menghadiri acara musyawarah kebangsaan bersama petani dan nelayan se-Banyuwangi, di Muncar, Kabupaten Banyuwangi, Jumat (29/12/2023).

BACA JUGA:
Hujan Mengguyur Boyolali, Ganjar Pranowo Kembali Menginap di Rumah Warga


Dia mengaku, program itu sengaja diluncurkan karena banyak nelayan dan petani yang tidak bisa menikmati hasil jerih payahnya dari melaut karena memiliki tanggungan.

&quot;Nelayan dan petani kecil, mereka inilah yang akan jadi target utama Ganjar-Mahfud untuk dibantu menuju kesejahteraan atau kehidupan yang lebih layak, kalau ingin nelayan sejahtera, maka negara harus hadir menyelesaikan masalah yang tidak bisa diselesaikan oleh rakyat sendiri,&quot; kata Mahfud.

BACA JUGA:
Kesepakatan Ganjar-Mahfud di Balik Pencalonannya di Pilpres 2024


Mahfud mengatakan, utang nelayan dan petani yang hanya kisaran ratusan miliar itu, tidak sebanding dengan kerugian negara yang ditimbulkan akibat perilaku koruptif. Oleh karenanya, pemutih kredit macet bagi nelayan dan petani bisa diwujudkan dengan komitmen melakukan pemberantasan korupsi.

&quot;Utang petani dan nelayan itu jumlahnya hanya Rp725 miliar, itu kecil dibandingkan dengan hasil rampasan terhadap korupsi yang sekarang jumlahnya sudah mencapai ratusan triliun,&quot; katanya.

&quot;Korupsi harus kita babat, penegakan hukum harus dilakukan tanpa pandang bulu,&quot; ucap Mahfud.



Mahfud menegaskan, ke depan tidak boleh lagi ada aparat penegak hukum yang menjadi backing para mafia-mafia pertanian dan perikanan. Ia berjanji bersama Capres Ganjar Pranowo akan menjadikan Indonesia bersih dari Koruptor dan para mafia petani dan nelayan.



&quot;Kita harus bersihkan negara ini agar kita bisa maju dan makmur bersama. Kuncinya, pembersihan aparat, birokrasi, serta penegak hukum agar tidak main-main dengan hak rakyat,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
