<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kapal Perang Angkatan Laut AS Tembak Jatuh 2 Rudal Balistik di Wilayah yang Dikuasai Houthi di Yaman</title><description>Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dan kapal tersebut dilaporkan dapat berlayar.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/31/18/2947526/kapal-perang-angkatan-laut-as-tembak-jatuh-2-rudal-balistik-di-wilayah-yang-dikuasai-houthi-di-yaman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/31/18/2947526/kapal-perang-angkatan-laut-as-tembak-jatuh-2-rudal-balistik-di-wilayah-yang-dikuasai-houthi-di-yaman"/><item><title>Kapal Perang Angkatan Laut AS Tembak Jatuh 2 Rudal Balistik di Wilayah yang Dikuasai Houthi di Yaman</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/31/18/2947526/kapal-perang-angkatan-laut-as-tembak-jatuh-2-rudal-balistik-di-wilayah-yang-dikuasai-houthi-di-yaman</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/31/18/2947526/kapal-perang-angkatan-laut-as-tembak-jatuh-2-rudal-balistik-di-wilayah-yang-dikuasai-houthi-di-yaman</guid><pubDate>Minggu 31 Desember 2023 12:17 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/31/18/2947526/kapal-perang-angkatan-laut-as-tembak-jatuh-2-rudal-balistik-di-wilayah-yang-dikuasai-houthi-di-yaman-FhAfIumKyn.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kapal perang Angkatan Laut AS tembak jatuh 2 rudal balistik di wilayah yang dikuasai Houthi di Yaman (Foto: X/@CENTCOM)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/31/18/2947526/kapal-perang-angkatan-laut-as-tembak-jatuh-2-rudal-balistik-di-wilayah-yang-dikuasai-houthi-di-yaman-FhAfIumKyn.jpg</image><title>Kapal perang Angkatan Laut AS tembak jatuh 2 rudal balistik di wilayah yang dikuasai Houthi di Yaman (Foto: X/@CENTCOM)</title></images><description>YAMAN &amp;ndash; Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) dalam sebuah pernyataan mengatakan sebuah kapal perang Angkatan Laut AS, USS Gravely, menembak jatuh dua rudal balistik anti-kapal dari daerah yang dikuasai Houthi di Yaman pada Sabtu (30/12/2023) malam.
Sebelumnya, sebuah kapal kontainer berbendera Singapura dan dimiliki serta dioperasikan oleh Denmark bernama Maersk Hangzhou dihantam oleh rudal saat transit di Laut Merah Selatan, sehingga USS Gravely dan kapal lain, USS Laboon, merespons.
CENTCOM mengatakan ini adalah serangan ilegal ke-23 yang tercatat dilakukan oleh pemberontak Houthi Yaman yang didukung Iran terhadap pelayaran internasional, sejak 19 November ketika kelompok tersebut mulai melakukan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah, yang menurut mereka merupakan balas dendam terhadap Israel atas kampanye militernya di Gaza.

BACA JUGA:
Sejumlah Sekutu AS Ogah Bergabung dengan Koalisi Lawan Houthi di Laut Merah&amp;nbsp;

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dan kapal tersebut dilaporkan dapat berlayar.



BACA JUGA:
Rudal Houthi Kembali Serang Kapal Kargo di Laut Merah&amp;nbsp;

Seperti diketahui, Houthi diyakini dipersenjatai dan dilatih oleh Iran, dan terdapat kekhawatiran bahwa serangan mereka dapat meningkatkan perang Israel melawan Hamas menjadi konflik regional yang lebih luas.

Serangan mereka sejauh ini telah memaksa beberapa perusahaan pelayaran dan minyak terbesar di dunia untuk menangguhkan transit melalui salah satu rute perdagangan maritim terpenting di dunia, yang berpotensi menimbulkan guncangan terhadap perekonomian global.</description><content:encoded>YAMAN &amp;ndash; Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) dalam sebuah pernyataan mengatakan sebuah kapal perang Angkatan Laut AS, USS Gravely, menembak jatuh dua rudal balistik anti-kapal dari daerah yang dikuasai Houthi di Yaman pada Sabtu (30/12/2023) malam.
Sebelumnya, sebuah kapal kontainer berbendera Singapura dan dimiliki serta dioperasikan oleh Denmark bernama Maersk Hangzhou dihantam oleh rudal saat transit di Laut Merah Selatan, sehingga USS Gravely dan kapal lain, USS Laboon, merespons.
CENTCOM mengatakan ini adalah serangan ilegal ke-23 yang tercatat dilakukan oleh pemberontak Houthi Yaman yang didukung Iran terhadap pelayaran internasional, sejak 19 November ketika kelompok tersebut mulai melakukan serangan terhadap kapal-kapal di Laut Merah, yang menurut mereka merupakan balas dendam terhadap Israel atas kampanye militernya di Gaza.

BACA JUGA:
Sejumlah Sekutu AS Ogah Bergabung dengan Koalisi Lawan Houthi di Laut Merah&amp;nbsp;

Tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dan kapal tersebut dilaporkan dapat berlayar.



BACA JUGA:
Rudal Houthi Kembali Serang Kapal Kargo di Laut Merah&amp;nbsp;

Seperti diketahui, Houthi diyakini dipersenjatai dan dilatih oleh Iran, dan terdapat kekhawatiran bahwa serangan mereka dapat meningkatkan perang Israel melawan Hamas menjadi konflik regional yang lebih luas.

Serangan mereka sejauh ini telah memaksa beberapa perusahaan pelayaran dan minyak terbesar di dunia untuk menangguhkan transit melalui salah satu rute perdagangan maritim terpenting di dunia, yang berpotensi menimbulkan guncangan terhadap perekonomian global.</content:encoded></item></channel></rss>
