<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Pranowo: Oknum TNI Pengeroyok Relawan Mendapatkan Hukuman Hari Ini   </title><description>Ganjar pun mengatakan bahwa oknum TNI yang melakukan pengeroyokan tersebut sudah diberikan hukuman.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/31/337/2947588/ganjar-pranowo-oknum-tni-pengeroyok-relawan-mendapatkan-hukuman-hari-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/31/337/2947588/ganjar-pranowo-oknum-tni-pengeroyok-relawan-mendapatkan-hukuman-hari-ini"/><item><title>Ganjar Pranowo: Oknum TNI Pengeroyok Relawan Mendapatkan Hukuman Hari Ini   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/31/337/2947588/ganjar-pranowo-oknum-tni-pengeroyok-relawan-mendapatkan-hukuman-hari-ini</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/31/337/2947588/ganjar-pranowo-oknum-tni-pengeroyok-relawan-mendapatkan-hukuman-hari-ini</guid><pubDate>Minggu 31 Desember 2023 15:41 WIB</pubDate><dc:creator>Riyan Rizki Roshali</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/31/337/2947588/ganjar-pranowo-oknum-tni-pengeroyok-relawan-mendapatkan-hukuman-hari-ini-qtrDFd56aD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo (Foto: dok istimewa/Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/31/337/2947588/ganjar-pranowo-oknum-tni-pengeroyok-relawan-mendapatkan-hukuman-hari-ini-qtrDFd56aD.jpg</image><title>Ganjar Pranowo (Foto: dok istimewa/Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8zMC8xLzE3NTY0Ni81L3g4cjB0MXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PURWOREJO - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyebutkan para oknum TNI yang melakukan pengeroyokan terhadap sejumlah relawan Ganjar Mahfud hari ini bakal mendapatkan hukuman.
Mulanya, Ganjar menyebutkan bahwa relawan yang mendapat perlakuan tersebut akan diberikan bantuan hukum. Ia pun menyebut telah meminta bantuan kepada Komisi I hingga TPN Ganjar Mahfud untuk berkomunikasi dengan Panglima hingga Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) terkait kasus ini.

BACA JUGA:
Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Oknum TNI Aniaya Pendukung Ganjar-Mahfud Ciderai Pemilu 2024

&amp;ldquo;Oh sudah, sudah dari kemarin sudah (diberikan bantuan hukum). Sudah teman-teman berjalan). Saya minta bantuan teman-teman Komisi I, TPN dan sudah komunikasi dengan Kasad (Jenderal Maruli Simanjuntak), Panglima TNI. Saya tadi juga kontak dengan Pangdam,&amp;rdquo; kata Ganjar kepada wartawan, Minggu (31/12/2023).
Ganjar pun mengatakan bahwa oknum TNI yang melakukan pengeroyokan tersebut sudah diberikan hukuman. Ia menegaskan bahwa hal ini menjadi pembelajaran agar apabila ada masalah tidak diselesaikan dengan kekerasan.

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Akan Jenguk Relawan yang Dikeroyok Oknum TNI Hari Ini

&amp;ldquo;Dari sekian belas dari oknum itu hari ini mendapatkan hukuman. Menurut saya bagus itu, dan ini menjadi pelajaran serius buat kami agar jangan semena-mena,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Kalau ada keliru diproses aja, tapi kalau semena-mena ingat, jangan terhadap itu rakyat, jangan bikin rakyat marah,&amp;rdquo; jelasnya.Sebelumnya, viral di media sosial, lima orang relawan Ganjar-Mahfud dianiaya oleh oknum TNI di Boyolali, Jawa Tengah. Total jumlah korban yakni empat orang luka-luka dan satu orang meninggal dunia setelah dianiaya di dekat pos penjagaan TNI dalam wilayah Kodam IV Diponegoro.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Nugraha Gumilar menyampaikan, oknum-oknum TNI yang terlibat saat ini tengah diperiksa di Detasemen Polisi Militer (Denpom) Surakarta. Ihwal kronologi dan motif dugaan penganiayaan tersebut, masih dalam penyelidikan.

&quot;Iya benar. Oknum tersebut saat ini dalam proses pemeriksaan Denpom Surakarta. Kronologi kejadian masih dalan penyelidikan,&quot; ujar Nugraha kepada MPI melalui pesan singkat, Sabtu (30/12/2023).



</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8zMC8xLzE3NTY0Ni81L3g4cjB0MXg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PURWOREJO - Calon presiden nomor urut 3, Ganjar Pranowo menyebutkan para oknum TNI yang melakukan pengeroyokan terhadap sejumlah relawan Ganjar Mahfud hari ini bakal mendapatkan hukuman.
Mulanya, Ganjar menyebutkan bahwa relawan yang mendapat perlakuan tersebut akan diberikan bantuan hukum. Ia pun menyebut telah meminta bantuan kepada Komisi I hingga TPN Ganjar Mahfud untuk berkomunikasi dengan Panglima hingga Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) terkait kasus ini.

BACA JUGA:
Koalisi Masyarakat Sipil Nilai Oknum TNI Aniaya Pendukung Ganjar-Mahfud Ciderai Pemilu 2024

&amp;ldquo;Oh sudah, sudah dari kemarin sudah (diberikan bantuan hukum). Sudah teman-teman berjalan). Saya minta bantuan teman-teman Komisi I, TPN dan sudah komunikasi dengan Kasad (Jenderal Maruli Simanjuntak), Panglima TNI. Saya tadi juga kontak dengan Pangdam,&amp;rdquo; kata Ganjar kepada wartawan, Minggu (31/12/2023).
Ganjar pun mengatakan bahwa oknum TNI yang melakukan pengeroyokan tersebut sudah diberikan hukuman. Ia menegaskan bahwa hal ini menjadi pembelajaran agar apabila ada masalah tidak diselesaikan dengan kekerasan.

BACA JUGA:
Ganjar Pranowo Akan Jenguk Relawan yang Dikeroyok Oknum TNI Hari Ini

&amp;ldquo;Dari sekian belas dari oknum itu hari ini mendapatkan hukuman. Menurut saya bagus itu, dan ini menjadi pelajaran serius buat kami agar jangan semena-mena,&amp;rdquo; ujarnya.
&amp;ldquo;Kalau ada keliru diproses aja, tapi kalau semena-mena ingat, jangan terhadap itu rakyat, jangan bikin rakyat marah,&amp;rdquo; jelasnya.Sebelumnya, viral di media sosial, lima orang relawan Ganjar-Mahfud dianiaya oleh oknum TNI di Boyolali, Jawa Tengah. Total jumlah korban yakni empat orang luka-luka dan satu orang meninggal dunia setelah dianiaya di dekat pos penjagaan TNI dalam wilayah Kodam IV Diponegoro.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Brigjen TNI Nugraha Gumilar menyampaikan, oknum-oknum TNI yang terlibat saat ini tengah diperiksa di Detasemen Polisi Militer (Denpom) Surakarta. Ihwal kronologi dan motif dugaan penganiayaan tersebut, masih dalam penyelidikan.

&quot;Iya benar. Oknum tersebut saat ini dalam proses pemeriksaan Denpom Surakarta. Kronologi kejadian masih dalan penyelidikan,&quot; ujar Nugraha kepada MPI melalui pesan singkat, Sabtu (30/12/2023).



</content:encoded></item></channel></rss>
