<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tetangga Sempat Dengar Suara Minta Tolong Sebelum Istri di Malang Dimutilasi Suaminya</title><description>Endang Lestari, tetangga korban menuturkan, bila keseharian keduanya memang kerap bertengkar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/31/519/2947551/tetangga-sempat-dengar-suara-minta-tolong-sebelum-istri-di-malang-dimutilasi-suaminya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/31/519/2947551/tetangga-sempat-dengar-suara-minta-tolong-sebelum-istri-di-malang-dimutilasi-suaminya"/><item><title>Tetangga Sempat Dengar Suara Minta Tolong Sebelum Istri di Malang Dimutilasi Suaminya</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/31/519/2947551/tetangga-sempat-dengar-suara-minta-tolong-sebelum-istri-di-malang-dimutilasi-suaminya</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/31/519/2947551/tetangga-sempat-dengar-suara-minta-tolong-sebelum-istri-di-malang-dimutilasi-suaminya</guid><pubDate>Minggu 31 Desember 2023 13:42 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/31/519/2947551/tetangga-sempat-dengar-suara-minta-tolong-sebelum-istri-di-malang-dimutilasi-suaminya-gBxM5xSf9C.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TKP suami mutilasi istri di Malang (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/31/519/2947551/tetangga-sempat-dengar-suara-minta-tolong-sebelum-istri-di-malang-dimutilasi-suaminya-gBxM5xSf9C.jpg</image><title>TKP suami mutilasi istri di Malang (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8zMS8xLzE3NTY1OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG - Pria di Malang tega membunuh dan memutilasi beberapa bagian  tubuh istrinya sendiri. Pelaku diketahui bernama James Loodewyk Tomatala (61) diduga membunuh istrinya sendiri di rumah Jalan Serayu Nomor 6 RT 4 RW 2 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, terungkap usai menyerahkan diri pada Minggu (31/12/2023).
Endang Lestari, tetangga korban menuturkan, bila keseharian keduanya memang kerap bertengkar. Bahkan pertengkaran antara pasangan suami istri (Pasutri) James Loodewyk Tomatala dan Ni Made Sutarini sudah berlangsung sejak keduanya pertama menikah.

BACA JUGA:
Mutilasi Istrinya Jelang Malam Tahun Baru, James Serahkan Diri ke Polisi

&quot;Bertengkar mulai sejak menikah sampai sekarang. Sering cekcok mulai menikah sampai hari ini,&quot; kata Endang Lestari, ditemui di lokasi kejadian.
Bahkan dua anak dari pasangan suami istri (Pasutri) ini disebut Endang sering mengalami tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Pertengkaran di rumah itu kerap disebut Endang, sering terjadi sehingga tetangga akhirnya sampai lelah mengingatkan dan cuek. Apalagi karakter pelaku juga tempramen.

BACA JUGA:
Potongan Jasad Istri Dimutilasi Suami Ada di Ember, Ditaruh di Halaman Rumah

&quot;Sudah sering (bertengkar) setiap hari tengkar, sampai kita cuek, sangking (karena) setiap harinya sampai meso meso (berkata-kata kotor),&quot; tuturnya.
Dirinya mengutarakan sehari sebelum pembunuhan itu terungkap, warga mendengar suara pertengkaran di rumah pasutri itu. Bahkan warga dan tetangga mengakui ada suara minta tolong dari rumah James, yang diduga berasal dari Ni Made Sutarini.
&quot;Kemarin sampai minta tolong, terus gak ada suaranya, nah kita curiga tak amati terus. Kita curiga nanti kalau dibunuh gimana, kok gak ada suaranya setelah tengkar,&quot; jelasnya.Keseharian korban Ni Made Sutarini sendiri hanyalah ibu rumah tangga, sedangkan suaminya yang juga pelaku pembunuhan merupakan pensiunan pegawai PLN. James Loodewyk merupakan warga asli Jalan Serayu, ia baru pensiun dari pegawai PLN sekitar lima tahunan terakhir.

&quot;Kesehariannya anti sosial. Kayak ada orang mati gak pernah nyelawat. Kalau ada kegiatan kampung gak pernah keluar,&quot; terangnya.

Sementara dua anaknya sudah keluar dari rumah, bahkan tetangga baru mengetahui keberadaan korban Ni Made Sutarini pada Sabtu kemarin, setelah sebelumnya pergi dari rumah sekitar satu tahun belakangan.

&quot;Istrinya sudah minggat satu tahunan ini, mulai Januari sampai sekarang, baru ketemu kemarin itu Sabtu. Kemarin dibonceng suaminya pulang bertengkar,&quot; kata dia.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa pembunuhan dan mutilasi dengan korban diketahui bernama Ni Made Sutarini warga Jalan Serayu Nomor 6, RT 4 RW 2 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Jasadnya dievakuasi dari rumah sekitar pukul 09.27 WIB, usai dimutilasi beberapa bagian tubuhnya.

Polisi sendiri langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Kepolisian sendiri membawa beberapa barang bukti berupa linggis dengan diameter panjang satu meter, kayu, pisau, pakaian milik korban, dan kantong plastik yang diduga digunakan membungkus jasadnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8zMS8xLzE3NTY1OC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG - Pria di Malang tega membunuh dan memutilasi beberapa bagian  tubuh istrinya sendiri. Pelaku diketahui bernama James Loodewyk Tomatala (61) diduga membunuh istrinya sendiri di rumah Jalan Serayu Nomor 6 RT 4 RW 2 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang, terungkap usai menyerahkan diri pada Minggu (31/12/2023).
Endang Lestari, tetangga korban menuturkan, bila keseharian keduanya memang kerap bertengkar. Bahkan pertengkaran antara pasangan suami istri (Pasutri) James Loodewyk Tomatala dan Ni Made Sutarini sudah berlangsung sejak keduanya pertama menikah.

BACA JUGA:
Mutilasi Istrinya Jelang Malam Tahun Baru, James Serahkan Diri ke Polisi

&quot;Bertengkar mulai sejak menikah sampai sekarang. Sering cekcok mulai menikah sampai hari ini,&quot; kata Endang Lestari, ditemui di lokasi kejadian.
Bahkan dua anak dari pasangan suami istri (Pasutri) ini disebut Endang sering mengalami tindakan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). Pertengkaran di rumah itu kerap disebut Endang, sering terjadi sehingga tetangga akhirnya sampai lelah mengingatkan dan cuek. Apalagi karakter pelaku juga tempramen.

BACA JUGA:
Potongan Jasad Istri Dimutilasi Suami Ada di Ember, Ditaruh di Halaman Rumah

&quot;Sudah sering (bertengkar) setiap hari tengkar, sampai kita cuek, sangking (karena) setiap harinya sampai meso meso (berkata-kata kotor),&quot; tuturnya.
Dirinya mengutarakan sehari sebelum pembunuhan itu terungkap, warga mendengar suara pertengkaran di rumah pasutri itu. Bahkan warga dan tetangga mengakui ada suara minta tolong dari rumah James, yang diduga berasal dari Ni Made Sutarini.
&quot;Kemarin sampai minta tolong, terus gak ada suaranya, nah kita curiga tak amati terus. Kita curiga nanti kalau dibunuh gimana, kok gak ada suaranya setelah tengkar,&quot; jelasnya.Keseharian korban Ni Made Sutarini sendiri hanyalah ibu rumah tangga, sedangkan suaminya yang juga pelaku pembunuhan merupakan pensiunan pegawai PLN. James Loodewyk merupakan warga asli Jalan Serayu, ia baru pensiun dari pegawai PLN sekitar lima tahunan terakhir.

&quot;Kesehariannya anti sosial. Kayak ada orang mati gak pernah nyelawat. Kalau ada kegiatan kampung gak pernah keluar,&quot; terangnya.

Sementara dua anaknya sudah keluar dari rumah, bahkan tetangga baru mengetahui keberadaan korban Ni Made Sutarini pada Sabtu kemarin, setelah sebelumnya pergi dari rumah sekitar satu tahun belakangan.

&quot;Istrinya sudah minggat satu tahunan ini, mulai Januari sampai sekarang, baru ketemu kemarin itu Sabtu. Kemarin dibonceng suaminya pulang bertengkar,&quot; kata dia.

Sebelumnya diberitakan, peristiwa pembunuhan dan mutilasi dengan korban diketahui bernama Ni Made Sutarini warga Jalan Serayu Nomor 6, RT 4 RW 2 Kelurahan Bunulrejo, Kecamatan Blimbing, Kota Malang. Jasadnya dievakuasi dari rumah sekitar pukul 09.27 WIB, usai dimutilasi beberapa bagian tubuhnya.

Polisi sendiri langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di lokasi kejadian. Kepolisian sendiri membawa beberapa barang bukti berupa linggis dengan diameter panjang satu meter, kayu, pisau, pakaian milik korban, dan kantong plastik yang diduga digunakan membungkus jasadnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
