<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa Dahsyat Jepang, KBRI Tokyo dan KJRI Osaka Siaga Berikan Bantuan Kepada WNI</title><description>Sistem lapor diri KBRI Tokyo mencatat terdapat 1.315 WNI yang menetap di Prefektur Ishikawa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/01/18/2948013/gempa-dahsyat-jepang-kbri-tokyo-dan-kjri-osaka-siaga-berikan-bantuan-kepada-wni</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/01/18/2948013/gempa-dahsyat-jepang-kbri-tokyo-dan-kjri-osaka-siaga-berikan-bantuan-kepada-wni"/><item><title>Gempa Dahsyat Jepang, KBRI Tokyo dan KJRI Osaka Siaga Berikan Bantuan Kepada WNI</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/01/18/2948013/gempa-dahsyat-jepang-kbri-tokyo-dan-kjri-osaka-siaga-berikan-bantuan-kepada-wni</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/01/18/2948013/gempa-dahsyat-jepang-kbri-tokyo-dan-kjri-osaka-siaga-berikan-bantuan-kepada-wni</guid><pubDate>Senin 01 Januari 2024 17:55 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/01/18/2948013/gempa-dahsyat-jepang-kbri-tokyo-dan-kjri-osaka-siaga-berikan-bantuan-kepada-wni-FQIU9TUyhh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KBRI Tokyo dan KJRI Osaka siaga berikan bantuan kepada WNI paska gempa dahsyat Jepang (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/01/18/2948013/gempa-dahsyat-jepang-kbri-tokyo-dan-kjri-osaka-siaga-berikan-bantuan-kepada-wni-FQIU9TUyhh.jpg</image><title>KBRI Tokyo dan KJRI Osaka siaga berikan bantuan kepada WNI paska gempa dahsyat Jepang (Foto: Reuters)</title></images><description>JEPANG - Gempa berkekuatan magnitudo sekitar 7.4 melanda prefektur Ishikawa, Jepang pada tanggal 1 Januari 2024 pada pukul 16.10 JST atau 14.10 WIB. Gempa juga dirasakan di wilayah Prefektur Niigata, Toyama, dan Fukui, Nagano, Gifu, Tokyo, Yamagata, Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Saitama, Shizuoka, Aichi, Mie, Shiga, Kyoto, Osaka, Hyogo, Nara, Tottori, Iwate, Miyagi, dan Akita. Gempa telah menyebabkan gelombang tsunami di beberapa wilayah.


BACA JUGA:
Gempa Dahsyat Jepang, Korsel Amati Perubahan Permukaan Laut

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) saat ini sedang berkoordinasi dengan KBRI Tokyo dan KJRI Osaka untuk mengetahui dampak gempa dan tsunami. KBRI dan KJRI tengah berkoordinasi dg otoritas setempat dan simpul masyarakat Indonesia. Sistem lapor diri KBRI Tokyo mencatat terdapat 1.315 WNI yang menetap di Prefektur Ishikawa.


BACA JUGA:
Gempa Dahsyat Jepang, Rusia Keluarkan Peringatan Tsunami di Bagian Timur


KBRI Tokyo dan KJRI Osaka telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat WNI tetap waspada atas gempa susulan dan tsunami dan selalu memantau informasi dan arahan otoritas setempat. Peringatan tsunami di sepanjang pesisir barat Jepang masih belum dicabut hingga malam hari ini waktu Jepang.Seperti diketahui, Jepang pada Senin (1/1/2024) diguncang oleh gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,8 magnitudo yang memicu peringatan tsunami di sepanjang pantai barat negara itu.

Peringatan tsunami besar &amp;ndash; tingkat kewaspadaan tertinggi &amp;ndash; dikeluarkan untuk Semenanjung Noto di Prefektur Ishikawa, dan badan cuaca memperingatkan akan adanya gelombang setinggi 5 meter di wilayah tersebut. Daerah lain di pesisir Laut Jepang, dari Hokkaido hingga Nagasaki, berada dalam peringatan atau peringatan tsunami, dengan perkiraan gelombang setinggi 3 meter.

Gelombang tsunami sudah sampai di beberapa wilayah. NHK melaporkan Peringatan tsunami untuk prefektur Ishikawa, Niigata, Toyama dan Yamagata mendesak masyarakat untuk segera meninggalkan daerah pesisir, dengan gelombang setinggi lebih dari 1,2 meter mencapai Pelabuhan Wajima di Semenanjung Noto di Ishikawa sekitar pukul 16:21 waktu setempat.</description><content:encoded>JEPANG - Gempa berkekuatan magnitudo sekitar 7.4 melanda prefektur Ishikawa, Jepang pada tanggal 1 Januari 2024 pada pukul 16.10 JST atau 14.10 WIB. Gempa juga dirasakan di wilayah Prefektur Niigata, Toyama, dan Fukui, Nagano, Gifu, Tokyo, Yamagata, Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Saitama, Shizuoka, Aichi, Mie, Shiga, Kyoto, Osaka, Hyogo, Nara, Tottori, Iwate, Miyagi, dan Akita. Gempa telah menyebabkan gelombang tsunami di beberapa wilayah.


BACA JUGA:
Gempa Dahsyat Jepang, Korsel Amati Perubahan Permukaan Laut

Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI) saat ini sedang berkoordinasi dengan KBRI Tokyo dan KJRI Osaka untuk mengetahui dampak gempa dan tsunami. KBRI dan KJRI tengah berkoordinasi dg otoritas setempat dan simpul masyarakat Indonesia. Sistem lapor diri KBRI Tokyo mencatat terdapat 1.315 WNI yang menetap di Prefektur Ishikawa.


BACA JUGA:
Gempa Dahsyat Jepang, Rusia Keluarkan Peringatan Tsunami di Bagian Timur


KBRI Tokyo dan KJRI Osaka telah mengeluarkan imbauan agar masyarakat WNI tetap waspada atas gempa susulan dan tsunami dan selalu memantau informasi dan arahan otoritas setempat. Peringatan tsunami di sepanjang pesisir barat Jepang masih belum dicabut hingga malam hari ini waktu Jepang.Seperti diketahui, Jepang pada Senin (1/1/2024) diguncang oleh gempa bumi dahsyat berkekuatan 7,8 magnitudo yang memicu peringatan tsunami di sepanjang pantai barat negara itu.

Peringatan tsunami besar &amp;ndash; tingkat kewaspadaan tertinggi &amp;ndash; dikeluarkan untuk Semenanjung Noto di Prefektur Ishikawa, dan badan cuaca memperingatkan akan adanya gelombang setinggi 5 meter di wilayah tersebut. Daerah lain di pesisir Laut Jepang, dari Hokkaido hingga Nagasaki, berada dalam peringatan atau peringatan tsunami, dengan perkiraan gelombang setinggi 3 meter.

Gelombang tsunami sudah sampai di beberapa wilayah. NHK melaporkan Peringatan tsunami untuk prefektur Ishikawa, Niigata, Toyama dan Yamagata mendesak masyarakat untuk segera meninggalkan daerah pesisir, dengan gelombang setinggi lebih dari 1,2 meter mencapai Pelabuhan Wajima di Semenanjung Noto di Ishikawa sekitar pukul 16:21 waktu setempat.</content:encoded></item></channel></rss>
