<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belum Ada Laporan Korban Jiwa Gempa Jepang, Wisatawan Taiwan Ungkap Suasana Kepanikan</title><description>Seorang wisawatan asal Taiwan mengisahkan kepanikan yang terjadi saat gempa dahsyat magnitudo 7,6 skala richter.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/01/18/2948089/belum-ada-laporan-korban-jiwa-gempa-jepang-wisatawan-taiwan-ungkap-suasana-kepanikan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/01/18/2948089/belum-ada-laporan-korban-jiwa-gempa-jepang-wisatawan-taiwan-ungkap-suasana-kepanikan"/><item><title>Belum Ada Laporan Korban Jiwa Gempa Jepang, Wisatawan Taiwan Ungkap Suasana Kepanikan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/01/18/2948089/belum-ada-laporan-korban-jiwa-gempa-jepang-wisatawan-taiwan-ungkap-suasana-kepanikan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/01/18/2948089/belum-ada-laporan-korban-jiwa-gempa-jepang-wisatawan-taiwan-ungkap-suasana-kepanikan</guid><pubDate>Senin 01 Januari 2024 21:43 WIB</pubDate><dc:creator>Maruf El Rumi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/01/18/2948089/belum-ada-laporan-korban-jiwa-gempa-jepang-wisatawan-taiwan-ungkap-suasana-kepanikan-iOMJxlpSEE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Petugas sedang membersihkan reruntuhkan akibat gempa. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/01/18/2948089/belum-ada-laporan-korban-jiwa-gempa-jepang-wisatawan-taiwan-ungkap-suasana-kepanikan-iOMJxlpSEE.jpg</image><title>Petugas sedang membersihkan reruntuhkan akibat gempa. (Foto: Reuters)</title></images><description>TOKYO - Seorang wisawatan asal Taiwan mengisahkan bagaimana kepanikan yang terjadi saat Jepang mengalami gempa magnitudo 7,6 skala Richter di beberapa wilayah. Saat itu, wisawatan berusia 50 tahun itu  sedang berada di wilayah pegunungan Nagano di Jepang untuk menikmati musim salju.
Wisatawan tersebut adalah Johnny Wu. Dia mengatakan, ketika gempa terjadi dia sedang menunggu bus antar-jemput kembali ke hotelnya di kota resor Hakuba. Digambarkan bagaimana semua orang panik saat itu.
&quot;Saya sedikit lebih baik karena saya berasal dari Taiwan, jadi saya telah mengalami banyak hal (gempa),&quot; kata Wu yang juga seorang atlet snowboard dikutip dari Aljazeera.

BACA JUGA:
Gempa Jepang Ingatkan Kembali Kenangan Tsunami Maut 2011, Warga: Tubuh Saya Langsung Gemetar

Jepang mengalami gempa dahsyat magnitudo 7,6 yang sempat memunculkan peringatan tsunami. Gempa tersebut melanda Prefektur Ishikawa, Prefektur Niigata, Fukui, Nagano, dan Toyama. Gempa juga terjadi di Gifu, Tokyo, Yamagata, Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Saitama, Shizuoka, Aichi, Mie, Shiga, Kyoto, Osaka, Hyogo, Nara, Tottori, Iwate, Miyagi, dan Akita.
Gempa juga telah menyebabkan gelombang tsunami di beberapa wilayah. Sampai pukul 22.00 WIB belum diketahui jumlah korban jiwa. Pemerintah Jepang menyatakan masih mengkaji tingkat kerusakan yang ditimbulkan dan apakah ada korban jiwa akibat gempa tersebut. &quot;Tapi saya masih khawatir (gempa susulan) akan bertambah parah,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Gempa Jepang, KBRI Tokyo: Tidak Ada WNI yang Jadi Korban

Sementara itu, peringatan tsunami, dengan perkiraan gelombang setinggi 3 meter sudah mulai diturunkan. Setidaknya menurut laporan Pusat Peringatan Tsunami Pasifik yang berbasis di Hawaii, Amerika Serikat (AS). &quot;Ancaman tsunami kini sebagian besar telah berlalu,&quot; kata laporan tersebut.

</description><content:encoded>TOKYO - Seorang wisawatan asal Taiwan mengisahkan bagaimana kepanikan yang terjadi saat Jepang mengalami gempa magnitudo 7,6 skala Richter di beberapa wilayah. Saat itu, wisawatan berusia 50 tahun itu  sedang berada di wilayah pegunungan Nagano di Jepang untuk menikmati musim salju.
Wisatawan tersebut adalah Johnny Wu. Dia mengatakan, ketika gempa terjadi dia sedang menunggu bus antar-jemput kembali ke hotelnya di kota resor Hakuba. Digambarkan bagaimana semua orang panik saat itu.
&quot;Saya sedikit lebih baik karena saya berasal dari Taiwan, jadi saya telah mengalami banyak hal (gempa),&quot; kata Wu yang juga seorang atlet snowboard dikutip dari Aljazeera.

BACA JUGA:
Gempa Jepang Ingatkan Kembali Kenangan Tsunami Maut 2011, Warga: Tubuh Saya Langsung Gemetar

Jepang mengalami gempa dahsyat magnitudo 7,6 yang sempat memunculkan peringatan tsunami. Gempa tersebut melanda Prefektur Ishikawa, Prefektur Niigata, Fukui, Nagano, dan Toyama. Gempa juga terjadi di Gifu, Tokyo, Yamagata, Fukushima, Ibaraki, Tochigi, Gunma, Saitama, Shizuoka, Aichi, Mie, Shiga, Kyoto, Osaka, Hyogo, Nara, Tottori, Iwate, Miyagi, dan Akita.
Gempa juga telah menyebabkan gelombang tsunami di beberapa wilayah. Sampai pukul 22.00 WIB belum diketahui jumlah korban jiwa. Pemerintah Jepang menyatakan masih mengkaji tingkat kerusakan yang ditimbulkan dan apakah ada korban jiwa akibat gempa tersebut. &quot;Tapi saya masih khawatir (gempa susulan) akan bertambah parah,&amp;rdquo; ujarnya.

BACA JUGA:
Gempa Jepang, KBRI Tokyo: Tidak Ada WNI yang Jadi Korban

Sementara itu, peringatan tsunami, dengan perkiraan gelombang setinggi 3 meter sudah mulai diturunkan. Setidaknya menurut laporan Pusat Peringatan Tsunami Pasifik yang berbasis di Hawaii, Amerika Serikat (AS). &quot;Ancaman tsunami kini sebagian besar telah berlalu,&quot; kata laporan tersebut.

</content:encoded></item></channel></rss>
