<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>PVMBG Catat Gempa Sumedang Diduga Akibat Sesar Aktif Cileunyi-Tanjungsari   </title><description>Gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Sumedang, akibat sesar aktif Sesar Cileunyi-Tanjungsari.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/01/337/2947781/pvmbg-catat-gempa-sumedang-diduga-akibat-sesar-aktif-cileunyi-tanjungsari</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/01/337/2947781/pvmbg-catat-gempa-sumedang-diduga-akibat-sesar-aktif-cileunyi-tanjungsari"/><item><title>PVMBG Catat Gempa Sumedang Diduga Akibat Sesar Aktif Cileunyi-Tanjungsari   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/01/337/2947781/pvmbg-catat-gempa-sumedang-diduga-akibat-sesar-aktif-cileunyi-tanjungsari</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/01/337/2947781/pvmbg-catat-gempa-sumedang-diduga-akibat-sesar-aktif-cileunyi-tanjungsari</guid><pubDate>Senin 01 Januari 2024 07:14 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/01/337/2947781/pvmbg-catat-gempa-sumedang-diduga-akibat-sesar-aktif-cileunyi-tanjungsari-lIRudKkTnL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/01/337/2947781/pvmbg-catat-gempa-sumedang-diduga-akibat-sesar-aktif-cileunyi-tanjungsari-lIRudKkTnL.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok freepik)</title></images><description>
JAKARTA - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hendra Gunawan menduga gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Minggu (31/12/2023) akibat sesar aktif Sesar Cileunyi-Tanjungsari. Diketahui gempa M4,8 dan sejumlah gempa susulan terjadi di Kabupaten Sumedang dan turut dirasakan di sejumlah wilayah sekitar.

&quot;Berdasarkan posisi lokasi pusat gempa bumi dan kedalaman dari data BMKG, maka kejadian gempa bumi ini diperkirakan akibat aktivitas sesar aktif yaitu Sesar Cileunyi &amp;ndash; Tanjungsari,&quot; kata Hendra saat dikonfirmasi, Senin (1/1/2024).

BACA JUGA:
RSUD Sumedang Rusak akibat Gempa Bumi Hari Ini, Pasien Panik

Hendra menjelaskan, berdasarkan data Badan Geologi (BG) Sesar Cileunyi &amp;ndash; Tanjungsari merupakan sesar mendatar mengiri, sebarannya mulai dari selatan Desa Tanjungsari menerus ke timur laut hingga lembah Sungai Cipeles, dan nilai laju geser berkisar antara 0,19 - 0,48 mm/tahun.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa gempa bumi yang terjadi di Sumedang diduga disebabkan adanya aktivitas sesar aktif. Diketahui, Sumedang diguncang gempa bumi berkekuatan M4,8.
&quot;Dengan memperhatikan episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif,&quot; kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam jumpa persnya secara daring, Minggu (31/12/2023).

BACA JUGA:
Breaking News! Gempa Besar M 5,0 Guncang Pangandaran Jelang Pergantian Tahun
Kendati demikian, kata dia, untuk hasil akhir atas penyebab guncangan gempa bumi ini harus melakukan kajian lebih mendalam yang didukung oleh data lapangan.



Dwikorita menyebut bahwa wilayah Sumedang merupakan kawasan rawan gempa karena lokasinya yang berdekatan dengan beberapa jalur sesar aktif.



&quot;Seperti sesar Lembang, sesar barisbis dan sesar aktif lainnya yang belum teridentifikasi dan terpetakan,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>
JAKARTA - Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Hendra Gunawan menduga gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat pada Minggu (31/12/2023) akibat sesar aktif Sesar Cileunyi-Tanjungsari. Diketahui gempa M4,8 dan sejumlah gempa susulan terjadi di Kabupaten Sumedang dan turut dirasakan di sejumlah wilayah sekitar.

&quot;Berdasarkan posisi lokasi pusat gempa bumi dan kedalaman dari data BMKG, maka kejadian gempa bumi ini diperkirakan akibat aktivitas sesar aktif yaitu Sesar Cileunyi &amp;ndash; Tanjungsari,&quot; kata Hendra saat dikonfirmasi, Senin (1/1/2024).

BACA JUGA:
RSUD Sumedang Rusak akibat Gempa Bumi Hari Ini, Pasien Panik

Hendra menjelaskan, berdasarkan data Badan Geologi (BG) Sesar Cileunyi &amp;ndash; Tanjungsari merupakan sesar mendatar mengiri, sebarannya mulai dari selatan Desa Tanjungsari menerus ke timur laut hingga lembah Sungai Cipeles, dan nilai laju geser berkisar antara 0,19 - 0,48 mm/tahun.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa gempa bumi yang terjadi di Sumedang diduga disebabkan adanya aktivitas sesar aktif. Diketahui, Sumedang diguncang gempa bumi berkekuatan M4,8.
&quot;Dengan memperhatikan episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi dangkal yang dipicu oleh aktivitas sesar aktif,&quot; kata Kepala BMKG Dwikorita Karnawati dalam jumpa persnya secara daring, Minggu (31/12/2023).

BACA JUGA:
Breaking News! Gempa Besar M 5,0 Guncang Pangandaran Jelang Pergantian Tahun
Kendati demikian, kata dia, untuk hasil akhir atas penyebab guncangan gempa bumi ini harus melakukan kajian lebih mendalam yang didukung oleh data lapangan.



Dwikorita menyebut bahwa wilayah Sumedang merupakan kawasan rawan gempa karena lokasinya yang berdekatan dengan beberapa jalur sesar aktif.



&quot;Seperti sesar Lembang, sesar barisbis dan sesar aktif lainnya yang belum teridentifikasi dan terpetakan,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
