<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Ayah Bunuh Anak Kandung Pulang Mabuk dan Menolak Ditegur</title><description>Insiden dipicu sang ayah marah kepada korban yang mengancam adiknya sendiri dengan pisau.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/01/512/2948106/tragis-ayah-bunuh-anak-kandung-pulang-mabuk-dan-menolak-ditegur</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/01/512/2948106/tragis-ayah-bunuh-anak-kandung-pulang-mabuk-dan-menolak-ditegur"/><item><title>Tragis! Ayah Bunuh Anak Kandung Pulang Mabuk dan Menolak Ditegur</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/01/512/2948106/tragis-ayah-bunuh-anak-kandung-pulang-mabuk-dan-menolak-ditegur</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/01/512/2948106/tragis-ayah-bunuh-anak-kandung-pulang-mabuk-dan-menolak-ditegur</guid><pubDate>Selasa 02 Januari 2024 01:26 WIB</pubDate><dc:creator>Eka Setiawan </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/01/512/2948106/tragis-ayah-bunuh-anak-kandung-pulang-mabuk-dan-menolak-ditegur-me2kKEsSwR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/01/512/2948106/tragis-ayah-bunuh-anak-kandung-pulang-mabuk-dan-menolak-ditegur-me2kKEsSwR.jpg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Shutterstock)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8zMS8xLzE3NTY1OC81L3g4cjFja3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG &amp;ndash; Seorang ayah membunuh anak kandungnya di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Senin (1/1/2024). Insiden dipicu sang ayah marah kepada korban yang mengancam adiknya sendiri dengan pisau.

Korban bernama Guntur Surono (22), sementara ayahnya bernama Sutikno Miji (59). Insiden terjadi sekira pukul 15.00 WIB. Korban dipukul kepalanya menggunakan kayu dan bata hebel oleh pelaku.

BACA JUGA:


Rekonstruksi Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa, Panca Peragakan Tulis Pesan ke Istri&amp;nbsp;
Informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika Guntur pulang ke rumah dalam keadaan mabuk. Guntur ini ditegur adiknya bernama Jario Winoto (18). Namun, Guntur malah tidak terima justru mengancam akan membunuh adiknya dengan menggunakan pisau.

Insiden itu terjadi di dapur. Melihat hal itu, sang ayah yang ada di sana marah dan memukul kepala korban menggunakan kayu dan bata hebel. Korban tewas di lokasi kejadian.

BACA JUGA:


Warga Berkerumun Melihat Rekonstruksi Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Terduga pelaku sudah diamankan,&amp;rdquo; ungkap Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena, Senin (1/1/2024).

Tak lama setelah kejadian, pelaku melapor ke Ketua RT dan Ketua RW setempat perihal itu. Laporan ini kemudian juga diteruskan ke Polsek Mijen dan Polrestabes Semarang yang direspons dengan mengirim petugas untuk melakukan olah TKP dan berbagai penyelidikan.&amp;ldquo;Jenazah kami bawa ke rumah sakit dulu untuk diautopsi,&amp;rdquo; lanjutnya.



Pelaku masih diperiksa intensif di Polrestabes Semarang untuk mengungkap terang apa penyebab insiden itu. Polisi masih melakukan serangkaian pemeriksaan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8zMS8xLzE3NTY1OC81L3g4cjFja3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SEMARANG &amp;ndash; Seorang ayah membunuh anak kandungnya di Kelurahan Tambangan, Kecamatan Mijen, Kota Semarang, Senin (1/1/2024). Insiden dipicu sang ayah marah kepada korban yang mengancam adiknya sendiri dengan pisau.

Korban bernama Guntur Surono (22), sementara ayahnya bernama Sutikno Miji (59). Insiden terjadi sekira pukul 15.00 WIB. Korban dipukul kepalanya menggunakan kayu dan bata hebel oleh pelaku.

BACA JUGA:


Rekonstruksi Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa, Panca Peragakan Tulis Pesan ke Istri&amp;nbsp;
Informasi yang dihimpun, insiden bermula ketika Guntur pulang ke rumah dalam keadaan mabuk. Guntur ini ditegur adiknya bernama Jario Winoto (18). Namun, Guntur malah tidak terima justru mengancam akan membunuh adiknya dengan menggunakan pisau.

Insiden itu terjadi di dapur. Melihat hal itu, sang ayah yang ada di sana marah dan memukul kepala korban menggunakan kayu dan bata hebel. Korban tewas di lokasi kejadian.

BACA JUGA:


Warga Berkerumun Melihat Rekonstruksi Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Terduga pelaku sudah diamankan,&amp;rdquo; ungkap Kepala Satuan Reskrim Polrestabes Semarang AKBP Andika Dharma Sena, Senin (1/1/2024).

Tak lama setelah kejadian, pelaku melapor ke Ketua RT dan Ketua RW setempat perihal itu. Laporan ini kemudian juga diteruskan ke Polsek Mijen dan Polrestabes Semarang yang direspons dengan mengirim petugas untuk melakukan olah TKP dan berbagai penyelidikan.&amp;ldquo;Jenazah kami bawa ke rumah sakit dulu untuk diautopsi,&amp;rdquo; lanjutnya.



Pelaku masih diperiksa intensif di Polrestabes Semarang untuk mengungkap terang apa penyebab insiden itu. Polisi masih melakukan serangkaian pemeriksaan.</content:encoded></item></channel></rss>
