<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>India Luncurkan Misi Luar Angkasa untuk Pelajari Lubang Hitam</title><description>Roket ini diluncurkan dari pelabuhan antariksa Sriharikota pada pukul 09:10 waktu setempat (03:40GMT) pada Senin (1/1/2024).
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/02/18/2948377/india-luncurkan-misi-luar-angkasa-untuk-pelajari-lubang-hitam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/02/18/2948377/india-luncurkan-misi-luar-angkasa-untuk-pelajari-lubang-hitam"/><item><title>India Luncurkan Misi Luar Angkasa untuk Pelajari Lubang Hitam</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/02/18/2948377/india-luncurkan-misi-luar-angkasa-untuk-pelajari-lubang-hitam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/02/18/2948377/india-luncurkan-misi-luar-angkasa-untuk-pelajari-lubang-hitam</guid><pubDate>Selasa 02 Januari 2024 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/02/18/2948377/india-luncurkan-misi-luar-angkasa-untuk-pelajari-lubang-hitam-A6Ov6VZuKY.jpg" expression="full" type="image/jpeg">India luncurkan misi luar angkasa untuk pelajari Lubang Hitam (Foto: ISRO)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/02/18/2948377/india-luncurkan-misi-luar-angkasa-untuk-pelajari-lubang-hitam-A6Ov6VZuKY.jpg</image><title>India luncurkan misi luar angkasa untuk pelajari Lubang Hitam (Foto: ISRO)</title></images><description>INDIA - Badan antariksa India berhasil meluncurkan roket yang membawa observatorium yang akan mempelajari objek astronomi seperti lubang hitam.

Roket ini diluncurkan dari pelabuhan antariksa Sriharikota pada pukul 09:10 waktu setempat (03:40GMT) pada Senin (1/1/2024).

Ini hanyalah misi kedua di dunia seperti ini setelah Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) meluncurkannya pada  2021.


BACA JUGA:
India Kerahkan 3 Kapal Perang ke Laut Arab Usai Serangan Drone Terhadap Kapal Tanker yang Terkait Israel

Badan antariksa tersebut mengatakan pihaknya ingin membantu para ilmuwan meningkatkan &amp;ldquo;pengetahuan mereka tentang lubang hitam&amp;rdquo;.


BACA JUGA:
Sempat Ditahan di Bandara Prancis karena Dicurigai Perdagangan Manusia, Pesawat yang Angkut Ratusan Warga Kembali ke India

&amp;ldquo;Kita akan menghadapi masa-masa yang menyenangkan ke depan,&amp;rdquo; kata ketua Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (Isro) S Somanath setelah peluncuran.

Lubang hitam adalah wilayah ruang di mana materi telah runtuh dengan sendirinya. Tarikan gravitasinya begitu kuat sehingga tidak ada apa pun, bahkan cahaya sekalipun, yang bisa lepas.

Lubang hitam muncul dari matinya bintang-bintang besar tertentu secara eksplosif, dan beberapa di antaranya benar-benar besar, ukurannya miliaran kali massa Matahari kita.

Satelit Isro - X-ray Polarimeter Satellite (XPoSat) - bertujuan untuk melakukan penelitian mendalam tentang lubang hitam.
Dibangun dengan biaya sekitar 250 juta rupee, satelit XPoSat diperkirakan memiliki umur lima tahun.



Peluncuran ini dilakukan setelah tahun yang sangat sukses bagi Isro. Pada bulan Agustus, misi Bulan Chandrayaan-3 mendarat di dekat wilayah Kutub Selatan bulan, sebuah wilayah yang belum pernah dicapai oleh siapa pun sebelumnya. Beberapa hari kemudian, ia meluncurkan Aditya-L1 - misi observasi pertamanya ke Matahari.



Peluncuran pada Senin (1/1/2024) hanyalah satu dari beberapa proyek yang direncanakan Isro untuk dilaksanakan tahun ini.



&amp;ldquo;2024 akan menjadi tahun kesiapan Gaganyaan,&amp;rdquo; kata Somnath, mengacu pada proyek yang bertujuan mengirim tiga astronot ke orbit rendah Bumi dan membawa mereka kembali setelah tiga hari.



Isro melakukan serangkaian uji penerbangan pertama untuk misi tersebut pada bulan Oktober 2023 dan bertujuan untuk siap menjalankan misi berawak pada 2025.

</description><content:encoded>INDIA - Badan antariksa India berhasil meluncurkan roket yang membawa observatorium yang akan mempelajari objek astronomi seperti lubang hitam.

Roket ini diluncurkan dari pelabuhan antariksa Sriharikota pada pukul 09:10 waktu setempat (03:40GMT) pada Senin (1/1/2024).

Ini hanyalah misi kedua di dunia seperti ini setelah Badan Antariksa Amerika Serikat (NASA) meluncurkannya pada  2021.


BACA JUGA:
India Kerahkan 3 Kapal Perang ke Laut Arab Usai Serangan Drone Terhadap Kapal Tanker yang Terkait Israel

Badan antariksa tersebut mengatakan pihaknya ingin membantu para ilmuwan meningkatkan &amp;ldquo;pengetahuan mereka tentang lubang hitam&amp;rdquo;.


BACA JUGA:
Sempat Ditahan di Bandara Prancis karena Dicurigai Perdagangan Manusia, Pesawat yang Angkut Ratusan Warga Kembali ke India

&amp;ldquo;Kita akan menghadapi masa-masa yang menyenangkan ke depan,&amp;rdquo; kata ketua Organisasi Penelitian Luar Angkasa India (Isro) S Somanath setelah peluncuran.

Lubang hitam adalah wilayah ruang di mana materi telah runtuh dengan sendirinya. Tarikan gravitasinya begitu kuat sehingga tidak ada apa pun, bahkan cahaya sekalipun, yang bisa lepas.

Lubang hitam muncul dari matinya bintang-bintang besar tertentu secara eksplosif, dan beberapa di antaranya benar-benar besar, ukurannya miliaran kali massa Matahari kita.

Satelit Isro - X-ray Polarimeter Satellite (XPoSat) - bertujuan untuk melakukan penelitian mendalam tentang lubang hitam.
Dibangun dengan biaya sekitar 250 juta rupee, satelit XPoSat diperkirakan memiliki umur lima tahun.



Peluncuran ini dilakukan setelah tahun yang sangat sukses bagi Isro. Pada bulan Agustus, misi Bulan Chandrayaan-3 mendarat di dekat wilayah Kutub Selatan bulan, sebuah wilayah yang belum pernah dicapai oleh siapa pun sebelumnya. Beberapa hari kemudian, ia meluncurkan Aditya-L1 - misi observasi pertamanya ke Matahari.



Peluncuran pada Senin (1/1/2024) hanyalah satu dari beberapa proyek yang direncanakan Isro untuk dilaksanakan tahun ini.



&amp;ldquo;2024 akan menjadi tahun kesiapan Gaganyaan,&amp;rdquo; kata Somnath, mengacu pada proyek yang bertujuan mengirim tiga astronot ke orbit rendah Bumi dan membawa mereka kembali setelah tiga hari.



Isro melakukan serangkaian uji penerbangan pertama untuk misi tersebut pada bulan Oktober 2023 dan bertujuan untuk siap menjalankan misi berawak pada 2025.

</content:encoded></item></channel></rss>
