<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Sampaikan Belasungkawa Atas Bencana Gempa di Jepang</title><description>Setidaknya 48 korban meninggal akibat bencana gempa di Jepang tengah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/02/18/2948608/indonesia-sampaikan-belasungkawa-atas-bencana-gempa-di-jepang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/02/18/2948608/indonesia-sampaikan-belasungkawa-atas-bencana-gempa-di-jepang"/><item><title>Indonesia Sampaikan Belasungkawa Atas Bencana Gempa di Jepang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/02/18/2948608/indonesia-sampaikan-belasungkawa-atas-bencana-gempa-di-jepang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/02/18/2948608/indonesia-sampaikan-belasungkawa-atas-bencana-gempa-di-jepang</guid><pubDate>Selasa 02 Januari 2024 21:12 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/02/18/2948608/indonesia-sampaikan-belasungkawa-atas-bencana-gempa-di-jepang-OvMxyqDG4K.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Foto: Reuters.</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/02/18/2948608/indonesia-sampaikan-belasungkawa-atas-bencana-gempa-di-jepang-OvMxyqDG4K.jpg</image><title>Foto: Reuters.</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa atas bencana gempa bumi yang melanda Jepang tengah pada Senin, (1/1/2024). Gempa berkekuatan (M) 7,6 itu menyebabkan setidaknya 48 korban meninggal dunia dan ratusan ribu orang terpaksa dievakuasi.

BACA JUGA:
Korban Jiwa Gempa Jepang Bertambah Jadi 48 Orang, Tim Penyelamat Berjuang Melawan Waktu

&amp;ldquo;Indonesia sangat berduka atas bencana gempa bumi dahsyat yang terjadi di Prefektur Ishikawa dan sekitar wilayah Hokuriku di Jepang. Indonesia menyatakan solidaritasnya dengan masyarakat Jepang, dan kami dengan tulus berharap semua yang terkena dampak bencana alam ini dapat segera pulih sepenuhnya,&amp;rdquo; demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) dalam pernyataan pada Selasa, (2/1/2024).
Gempa ini menyebabkan penduduk di beberapa daerah pesisir mengungsi ke tempat yang lebih tinggi ketika gelombang tsunami menghantam pantai barat Jepang, menyapu beberapa mobil dan rumah ke laut.

BACA JUGA:
Update Gempa Jepang: Tidak Ada WNI yang Menjadi Korban, Kemlu RI Pantau Situasi

Pada Selasa, sebanyak 3.000 kru penyelamat yang terdiri dari personel militer, pemadam kebakaran, dan polisi dari seluruh negeri telah dikirim ke lokasi gempa di semenanjung Noto di prefektur Ishikawa.Lebih dari 140 gempa telah terdeteksi sejak gempa pertama terjadi pada Senin, menurut Badan Meteorologi Jepang, yang memperingatkan bahwa guncangan yang lebih kuat dapat terjadi dalam beberapa hari mendatang.
Pemerintah Jepang memerintahkan sekira 100.000 orang untuk mengungsi dari rumah mereka pada Senin malam, mengirim mereka ke gedung olah raga dan gedung olahraga sekolah, yang biasa digunakan sebagai pusat evakuasi dalam keadaan darurat. Sebagian dari mereka telah kembali ke rumah pada Selasa.

</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Pemerintah Indonesia menyampaikan belasungkawa atas bencana gempa bumi yang melanda Jepang tengah pada Senin, (1/1/2024). Gempa berkekuatan (M) 7,6 itu menyebabkan setidaknya 48 korban meninggal dunia dan ratusan ribu orang terpaksa dievakuasi.

BACA JUGA:
Korban Jiwa Gempa Jepang Bertambah Jadi 48 Orang, Tim Penyelamat Berjuang Melawan Waktu

&amp;ldquo;Indonesia sangat berduka atas bencana gempa bumi dahsyat yang terjadi di Prefektur Ishikawa dan sekitar wilayah Hokuriku di Jepang. Indonesia menyatakan solidaritasnya dengan masyarakat Jepang, dan kami dengan tulus berharap semua yang terkena dampak bencana alam ini dapat segera pulih sepenuhnya,&amp;rdquo; demikian disampaikan Kementerian Luar Negeri (Kemlu RI) dalam pernyataan pada Selasa, (2/1/2024).
Gempa ini menyebabkan penduduk di beberapa daerah pesisir mengungsi ke tempat yang lebih tinggi ketika gelombang tsunami menghantam pantai barat Jepang, menyapu beberapa mobil dan rumah ke laut.

BACA JUGA:
Update Gempa Jepang: Tidak Ada WNI yang Menjadi Korban, Kemlu RI Pantau Situasi

Pada Selasa, sebanyak 3.000 kru penyelamat yang terdiri dari personel militer, pemadam kebakaran, dan polisi dari seluruh negeri telah dikirim ke lokasi gempa di semenanjung Noto di prefektur Ishikawa.Lebih dari 140 gempa telah terdeteksi sejak gempa pertama terjadi pada Senin, menurut Badan Meteorologi Jepang, yang memperingatkan bahwa guncangan yang lebih kuat dapat terjadi dalam beberapa hari mendatang.
Pemerintah Jepang memerintahkan sekira 100.000 orang untuk mengungsi dari rumah mereka pada Senin malam, mengirim mereka ke gedung olah raga dan gedung olahraga sekolah, yang biasa digunakan sebagai pusat evakuasi dalam keadaan darurat. Sebagian dari mereka telah kembali ke rumah pada Selasa.

</content:encoded></item></channel></rss>
