<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kasus Covid-19 di Depok Tembus 300, Wali Kota Bilang Gejalanya Tak Parah</title><description>Rata-rata isoman, isolasi mandiri di rumah memang gejalanya tidak separah yang sudah-sudah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/03/338/2948698/kasus-covid-19-di-depok-tembus-300-wali-kota-bilang-gejalanya-tak-parah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/03/338/2948698/kasus-covid-19-di-depok-tembus-300-wali-kota-bilang-gejalanya-tak-parah"/><item><title>Kasus Covid-19 di Depok Tembus 300, Wali Kota Bilang Gejalanya Tak Parah</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/03/338/2948698/kasus-covid-19-di-depok-tembus-300-wali-kota-bilang-gejalanya-tak-parah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/03/338/2948698/kasus-covid-19-di-depok-tembus-300-wali-kota-bilang-gejalanya-tak-parah</guid><pubDate>Rabu 03 Januari 2024 05:47 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/03/338/2948698/kasus-covid-19-di-depok-tembus-300-wali-kota-bilang-gejalanya-tak-parah-Bc9zmTLdgr.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kasus Covid-19 di Depok meningkat (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/03/338/2948698/kasus-covid-19-di-depok-tembus-300-wali-kota-bilang-gejalanya-tak-parah-Bc9zmTLdgr.jpeg</image><title>Kasus Covid-19 di Depok meningkat (Foto: Okezone.com)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wMi8xLzE3NTczMS81L3g4cjNibDM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

DEPOK - Wali Kota Depok, M Idris mengungkap kasus Covid-19 di wilayahnya mengalami peningkatan signifikan terutama pada pekan terakhir Desember 2023 silam. Bahkan angka kasus Covid-19 di Depok tembus mencapai 300 orang.

&quot;Kita akan rapatkan terkait dengan masalah surat edaran yang akan saya buat karena memang peningkatannya itu khususnya minggu kemarin dari 100 menjadi 300 kan banyak,&quot; kata Idris kepada wartawan di Gedung DPRD Depok, Selasa (2/1/2024).


BACA JUGA:
Gawat! Kasus Covid-19 di Depok Melonjak 200 Persen


Idris menambahkan rata-rata pasien yang terpapar Covid-19 di Depok menjalani isolasi mandiri (Isoman) dan gejala yang timbul tidak separah yang sudah terjadi sebelumnya.

&quot;Tapi, rata-rata isoman, isolasi mandiri di rumah memang gejalanya tidak separah yang sudah-sudah,&quot; ujarnya.


BACA JUGA:
Misteri Nama Siliwangi dan Merosotnya Kerajaan Sunda


Idris pun meminta masyarakat terapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan ketika sakit flu misalnya wajib menggunakan masker.

&quot;Kita sudah membuat aturan tentang masalah prosedur menjaga kesehatan dan PHBS ini saja kan efektif dilakukan dengan sadar oleh masyarakat misalnya yang sakit flu diwajibkan menggunakan masker,&quot; ungkapnya.Lebih lanjut, Politisi PKS itu tak segan menerapkan sanksi sesuai Peraturan Daerah jika ada warga yang sakit menular tak menggunakan masker.

&quot;Ini kalau kita mau terapkan peraturan daerah ini bisa kena sanksi warga yang sakit menular tidak menggunakan masker ketika di dalam kerumunan ini bisa kena sanksi kalau ada pengaduan masyarakat,&quot; tuturnya.

MNC Portal Indonesia juga berupaya menghubungi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Depok, Mary Liziawati untuk meminta rincian data penyebaran Covid-19 di Depok. Namun, hingga berita ini ditayangkan belum mendapatkan data tersebut.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wMi8xLzE3NTczMS81L3g4cjNibDM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

DEPOK - Wali Kota Depok, M Idris mengungkap kasus Covid-19 di wilayahnya mengalami peningkatan signifikan terutama pada pekan terakhir Desember 2023 silam. Bahkan angka kasus Covid-19 di Depok tembus mencapai 300 orang.

&quot;Kita akan rapatkan terkait dengan masalah surat edaran yang akan saya buat karena memang peningkatannya itu khususnya minggu kemarin dari 100 menjadi 300 kan banyak,&quot; kata Idris kepada wartawan di Gedung DPRD Depok, Selasa (2/1/2024).


BACA JUGA:
Gawat! Kasus Covid-19 di Depok Melonjak 200 Persen


Idris menambahkan rata-rata pasien yang terpapar Covid-19 di Depok menjalani isolasi mandiri (Isoman) dan gejala yang timbul tidak separah yang sudah terjadi sebelumnya.

&quot;Tapi, rata-rata isoman, isolasi mandiri di rumah memang gejalanya tidak separah yang sudah-sudah,&quot; ujarnya.


BACA JUGA:
Misteri Nama Siliwangi dan Merosotnya Kerajaan Sunda


Idris pun meminta masyarakat terapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) dan ketika sakit flu misalnya wajib menggunakan masker.

&quot;Kita sudah membuat aturan tentang masalah prosedur menjaga kesehatan dan PHBS ini saja kan efektif dilakukan dengan sadar oleh masyarakat misalnya yang sakit flu diwajibkan menggunakan masker,&quot; ungkapnya.Lebih lanjut, Politisi PKS itu tak segan menerapkan sanksi sesuai Peraturan Daerah jika ada warga yang sakit menular tak menggunakan masker.

&quot;Ini kalau kita mau terapkan peraturan daerah ini bisa kena sanksi warga yang sakit menular tidak menggunakan masker ketika di dalam kerumunan ini bisa kena sanksi kalau ada pengaduan masyarakat,&quot; tuturnya.

MNC Portal Indonesia juga berupaya menghubungi Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Depok, Mary Liziawati untuk meminta rincian data penyebaran Covid-19 di Depok. Namun, hingga berita ini ditayangkan belum mendapatkan data tersebut.</content:encoded></item></channel></rss>
