<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sadis! Anak Tikam Ayah Kandung hingga Tewas di Manado</title><description>&amp;nbsp;
Peristiwa tersebut diduga dipicu hanya karena tidak terima melihat ayahnya menegur teman pelaku yang merokok dalam rumah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/03/340/2948931/sadis-anak-tikam-ayah-kandung-hingga-tewas-di-manado</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/03/340/2948931/sadis-anak-tikam-ayah-kandung-hingga-tewas-di-manado"/><item><title>Sadis! Anak Tikam Ayah Kandung hingga Tewas di Manado</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/03/340/2948931/sadis-anak-tikam-ayah-kandung-hingga-tewas-di-manado</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/03/340/2948931/sadis-anak-tikam-ayah-kandung-hingga-tewas-di-manado</guid><pubDate>Rabu 03 Januari 2024 14:52 WIB</pubDate><dc:creator>Subhan Sabu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/03/340/2948931/sadis-anak-tikam-ayah-kandung-hingga-tewas-di-manado-KyPzOMqPL8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi penjara (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/03/340/2948931/sadis-anak-tikam-ayah-kandung-hingga-tewas-di-manado-KyPzOMqPL8.jpg</image><title>Ilustrasi penjara (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>MANADO - Seorang pria berinisial AB alias Opel (23) tega menikam ayah kandungnya sendiri, David Boham (52) hingga tewas. Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa 2 Januari 2024 sekitar pukul 23.00 WITA di Kelurahan Islam Lingkungan IV, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara.

Peristiwa tersebut diduga dipicu hanya karena tidak terima melihat ayahnya menegur teman pelaku yang merokok dalam rumah. Teguran itu membuat korban tersinggung dan segera ke dapur untuk mengambil pisau.

BACA JUGA:
Pembunuhan Sadis 2 Perempuan di Blitar, Pelaku Gunakan Sebilah Parang&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Kasi Humas Polresta Manado, Ipda Agus Haryono mengatakan Felipe Kakalang (23) dan Deril Kahosadi (22), dua teman Opel yang bersama-sama di rumah saat kejadian, memberikan keterangan bahwa mereka mendengar teriakan minta tolong dari ibu Opel, namun tidak dapat melihat secara langsung karena pandangan terhalang oleh dinding.

&quot;Mereka menyatakan bahwa Opel menikam ayahnya setelah mendengar teguran dari David Boham terkait merokok di dalam rumah,&quot; kata Ipda Agus Haryono, Rabu (3/1/2024).

BACA JUGA:
Warga Berkerumun Melihat Rekonstruksi Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa


Pelaku merupakan anak kandung dari korban. Motif penganiayaan diduga dipicu Opel yang dalam keadaan mabuk dan kemungkinan tersinggung atas teguran ayahnya terhadap salah satu temannya.

&amp;ldquo;Opel telah menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kini, masyarakat setempat terguncang oleh peristiwa tragis ini, sementara pihak berwajib tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh fakta di balik kasus ini,&amp;rdquo; tutur Ipda Agus Haryono.

</description><content:encoded>MANADO - Seorang pria berinisial AB alias Opel (23) tega menikam ayah kandungnya sendiri, David Boham (52) hingga tewas. Peristiwa tragis ini terjadi pada Selasa 2 Januari 2024 sekitar pukul 23.00 WITA di Kelurahan Islam Lingkungan IV, Kecamatan Tuminting, Kota Manado, Provinsi Sulawesi Utara.

Peristiwa tersebut diduga dipicu hanya karena tidak terima melihat ayahnya menegur teman pelaku yang merokok dalam rumah. Teguran itu membuat korban tersinggung dan segera ke dapur untuk mengambil pisau.

BACA JUGA:
Pembunuhan Sadis 2 Perempuan di Blitar, Pelaku Gunakan Sebilah Parang&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Kasi Humas Polresta Manado, Ipda Agus Haryono mengatakan Felipe Kakalang (23) dan Deril Kahosadi (22), dua teman Opel yang bersama-sama di rumah saat kejadian, memberikan keterangan bahwa mereka mendengar teriakan minta tolong dari ibu Opel, namun tidak dapat melihat secara langsung karena pandangan terhalang oleh dinding.

&quot;Mereka menyatakan bahwa Opel menikam ayahnya setelah mendengar teguran dari David Boham terkait merokok di dalam rumah,&quot; kata Ipda Agus Haryono, Rabu (3/1/2024).

BACA JUGA:
Warga Berkerumun Melihat Rekonstruksi Pembunuhan 4 Anak di Jagakarsa


Pelaku merupakan anak kandung dari korban. Motif penganiayaan diduga dipicu Opel yang dalam keadaan mabuk dan kemungkinan tersinggung atas teguran ayahnya terhadap salah satu temannya.

&amp;ldquo;Opel telah menyerahkan diri ke pihak kepolisian untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Kini, masyarakat setempat terguncang oleh peristiwa tragis ini, sementara pihak berwajib tengah melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap seluruh fakta di balik kasus ini,&amp;rdquo; tutur Ipda Agus Haryono.

</content:encoded></item></channel></rss>
