<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Upah Tak Dibayar Sesuai Janji, 2 Perempuan di Blitar Dibunuh</title><description>Pembunuhan dua perempuan yang jasadnya ditemukan membusuk di dalam rumah Jalan Sulawesi, Kelurahan Karangtengah, Blitar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/03/519/2948703/upah-tak-dibayar-sesuai-janji-2-perempuan-di-blitar-dibunuh</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/03/519/2948703/upah-tak-dibayar-sesuai-janji-2-perempuan-di-blitar-dibunuh"/><item><title>Upah Tak Dibayar Sesuai Janji, 2 Perempuan di Blitar Dibunuh</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/03/519/2948703/upah-tak-dibayar-sesuai-janji-2-perempuan-di-blitar-dibunuh</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/03/519/2948703/upah-tak-dibayar-sesuai-janji-2-perempuan-di-blitar-dibunuh</guid><pubDate>Rabu 03 Januari 2024 06:07 WIB</pubDate><dc:creator>Solichan Arif</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/03/519/2948703/upah-tak-dibayar-sesuai-janji-2-perempuan-di-blitar-dibunuh-Z9DDv6qv3z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/03/519/2948703/upah-tak-dibayar-sesuai-janji-2-perempuan-di-blitar-dibunuh-Z9DDv6qv3z.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : MPI)</title></images><description>BLITAR - Pembunuhan dua perempuan yang jasadnya ditemukan membusuk di dalam rumah Jalan Sulawesi, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, diduga bermotifkan sakit hati.

Jasad kedua perempuan yang salah satunya adalah pemilik rumah ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Bagian belakang kepala korban diketahui pecah dengan bagian wajah terdapat luka serius hingga sulit dikenali.

Dalam pemeriksaan terungkap, terduga pelaku, yakni laki-laki berinisial AF (21) marah lantaran upahnya bekerja tidak diberikan sesuai perjanjian.

&quot;Motifnya kecewa karena upah tidak sesuai kontrak kerja,&quot; ujar Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Sjamsul Anwar kepada wartawan Selasa (2/1/2024).


BACA JUGA:
Kasus Covid-19 di Depok Tembus 300, Wali Kota Bilang Gejalanya Tak Parah


Salah satu korban yang diketahui bernama Ragil Sukarno Utomo alias Sinyo Erlin (50) merupakan pemilik rumah sekaligus majikan pelaku.

Sedangkan korban tewas lainnya bernama Luciani Santoso (53), yang diketahui sebagai pembantu.

Selain sebagai tempat tinggal, rumah korban juga menjadi shelter penitipan anjing dan kucing.


BACA JUGA:
Terancam 15 Tahun Bui, Ini Pengakuan Ayah Tega Bunuh Anak di Semarang


Untuk merawat anjing dan kucing selama dititipkan, korban mempekerjakan pelaku AF.

Sesuai perjanjian, pelaku AF diupah Rp3 juta, namun oleh korban kesepakatan itu diingkari (wanprestasi). Korban hanya mengupah Rp1 juta, namun itupun tidak kunjung dibayarkan.Pelaku AF kemudian memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaanya, namun oleh korban dihalangi dengan mengunci gerbang pagar dan pintu rumah.

&quot;Pelaku kemudian nekat melakukan pembunuhan itu,&quot; ungkap Sjamsul Anwar.

Aksi pembunuhan diperkirakan berlangsung pada Sabtu malam 30 Desember 2023. Sebab pada siang harinya, korban Sinyo diketahui masih belanja tabung gas elpiji.


BACA JUGA:
Misteri Nama Siliwangi dan Merosotnya Kerajaan Sunda


Pelaku AF ditangkap di wilayah Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan.

Seperti diketahui, penemuan dua mayat perempuan di dalam rumah berawal dari bau busuk yang menyengat.

Jasad kedua korban ditemukan tidak jauh dari ruangan shelter yang di dalamnya diketahui terdapat sejumlah anjing.</description><content:encoded>BLITAR - Pembunuhan dua perempuan yang jasadnya ditemukan membusuk di dalam rumah Jalan Sulawesi, Kelurahan Karangtengah, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, diduga bermotifkan sakit hati.

Jasad kedua perempuan yang salah satunya adalah pemilik rumah ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Bagian belakang kepala korban diketahui pecah dengan bagian wajah terdapat luka serius hingga sulit dikenali.

Dalam pemeriksaan terungkap, terduga pelaku, yakni laki-laki berinisial AF (21) marah lantaran upahnya bekerja tidak diberikan sesuai perjanjian.

&quot;Motifnya kecewa karena upah tidak sesuai kontrak kerja,&quot; ujar Kasi Humas Polres Blitar Kota Iptu Sjamsul Anwar kepada wartawan Selasa (2/1/2024).


BACA JUGA:
Kasus Covid-19 di Depok Tembus 300, Wali Kota Bilang Gejalanya Tak Parah


Salah satu korban yang diketahui bernama Ragil Sukarno Utomo alias Sinyo Erlin (50) merupakan pemilik rumah sekaligus majikan pelaku.

Sedangkan korban tewas lainnya bernama Luciani Santoso (53), yang diketahui sebagai pembantu.

Selain sebagai tempat tinggal, rumah korban juga menjadi shelter penitipan anjing dan kucing.


BACA JUGA:
Terancam 15 Tahun Bui, Ini Pengakuan Ayah Tega Bunuh Anak di Semarang


Untuk merawat anjing dan kucing selama dititipkan, korban mempekerjakan pelaku AF.

Sesuai perjanjian, pelaku AF diupah Rp3 juta, namun oleh korban kesepakatan itu diingkari (wanprestasi). Korban hanya mengupah Rp1 juta, namun itupun tidak kunjung dibayarkan.Pelaku AF kemudian memutuskan mengundurkan diri dari pekerjaanya, namun oleh korban dihalangi dengan mengunci gerbang pagar dan pintu rumah.

&quot;Pelaku kemudian nekat melakukan pembunuhan itu,&quot; ungkap Sjamsul Anwar.

Aksi pembunuhan diperkirakan berlangsung pada Sabtu malam 30 Desember 2023. Sebab pada siang harinya, korban Sinyo diketahui masih belanja tabung gas elpiji.


BACA JUGA:
Misteri Nama Siliwangi dan Merosotnya Kerajaan Sunda


Pelaku AF ditangkap di wilayah Kecamatan Ngadiluwih Kabupaten Kediri. Saat ini yang bersangkutan masih menjalani pemeriksaan.

Seperti diketahui, penemuan dua mayat perempuan di dalam rumah berawal dari bau busuk yang menyengat.

Jasad kedua korban ditemukan tidak jauh dari ruangan shelter yang di dalamnya diketahui terdapat sejumlah anjing.</content:encoded></item></channel></rss>
