<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Indonesia Akan Kirim Kapal Rumah Sakit untuk Rakyat Palestina</title><description>Indonesia berencana mengirimkan kapal rumah sakit untuk membantu rakyat Palestina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/04/337/2949634/indonesia-akan-kirim-kapal-rumah-sakit-untuk-rakyat-palestina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/04/337/2949634/indonesia-akan-kirim-kapal-rumah-sakit-untuk-rakyat-palestina"/><item><title>Indonesia Akan Kirim Kapal Rumah Sakit untuk Rakyat Palestina</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/04/337/2949634/indonesia-akan-kirim-kapal-rumah-sakit-untuk-rakyat-palestina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/04/337/2949634/indonesia-akan-kirim-kapal-rumah-sakit-untuk-rakyat-palestina</guid><pubDate>Kamis 04 Januari 2024 17:26 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/04/337/2949634/indonesia-akan-kirim-kapal-rumah-sakit-untuk-rakyat-palestina-nqPDRHz8K6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menlu Retno Marsudi (Foto: Kemlu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/04/337/2949634/indonesia-akan-kirim-kapal-rumah-sakit-untuk-rakyat-palestina-nqPDRHz8K6.jpg</image><title>Menlu Retno Marsudi (Foto: Kemlu)</title></images><description>


JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan Indonesia berencana mengirimkan kapal rumah sakit untuk membantu rakyat Palestina. Kapal tersebut kini masih menunggu izin dari otoritas setempat.
&quot;Kita saat ini sedang mempersiapkan pengiriman kapal rumah sakit kita masih menunggu clearance dari otoritas terkait,&quot; kata Menlu dalam Diskusi &quot;Kilas Balik Diplomasi Indonesia&quot;, Kamis (4/1/2024) di Menteng, Jakarta Pusat.

BACA JUGA:
Kemenag Salurkan Bantuan untuk Palestina Senilai Rp44,8 Miliar

Dia mengatakan, pengiriman kapal apung tersebut sebagai wujud dukungan kemanusiaan kepada bangsa Palestina. Sebab hingga kini situasi di Gaza belum membaik.
&quot;Rumah sakit apung, idenya selain memberikan pelayanan kesehatan. Sekaligus juga akan membawa bantuan-bantuan lain yang sekali lagi akan disesuaikan dengan permintaan yang ada,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Menlu Retno: Indonesia Tangani 44.521 Kasus Terkait Perlindungan WNI di Luar Negeri

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa Indonesia terus konsisten  dan berupa memberikan dukungan kemanusiaan. Indonesia kata Retno tidak akan pernah menyerah dan selalu berada di sisi Palestina.
&quot;Indonesia tidak akan menyerah Indonesia akan terus berupaya kita tahu bahwa kita perjuangkan adalah bukan yang hal yang mudah tapi saya selalu sampaikan kita sudah memilih untuk berada di sisi sejarah untuk membela kemanusiaan dan keadilan bagi bangsa Palestina,&quot; ucapnya.Selain itu, permasalahan Palestina juga disampaikan Indonesia kepada UNRWA. Dimana Indonesia akan memberikan kontribusi secara voluntary, sukarela kepada  lembaga yang menangani pengungsi Palestina.
&quot;Pada saat saya ketemu dengan kepala UNRWA saya juga mengatakan bahwa untuk tahun ini kita akan lipat tigakalikan kontribusi voluntary kita kepada UNRWA. Yang berarti kalau kita menyumbang ke UNRWA, maka penyalurannya akan diperuntukkan kepada pengungsi-pengungsi yang ada di Palestina,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
KPK Siap Hadapi Sidang Praperadilan yang Diajukan Eks Wamenkumham

Lantas dia menceritakan gambaran yang sangat memprihatinkan mengenai kondisi para pengungsi di Gaza.
&quot;Waktu itu disampaikan oleh mereka bahwa satu toilet itu diperuntukkan untuk 700 orang. Jadi bisa dibayangkan kondisi kemanusiaan yang hrs dijalani oleh masyarakat Palestina di Gaza,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>


JAKARTA - Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi mengatakan Indonesia berencana mengirimkan kapal rumah sakit untuk membantu rakyat Palestina. Kapal tersebut kini masih menunggu izin dari otoritas setempat.
&quot;Kita saat ini sedang mempersiapkan pengiriman kapal rumah sakit kita masih menunggu clearance dari otoritas terkait,&quot; kata Menlu dalam Diskusi &quot;Kilas Balik Diplomasi Indonesia&quot;, Kamis (4/1/2024) di Menteng, Jakarta Pusat.

BACA JUGA:
Kemenag Salurkan Bantuan untuk Palestina Senilai Rp44,8 Miliar

Dia mengatakan, pengiriman kapal apung tersebut sebagai wujud dukungan kemanusiaan kepada bangsa Palestina. Sebab hingga kini situasi di Gaza belum membaik.
&quot;Rumah sakit apung, idenya selain memberikan pelayanan kesehatan. Sekaligus juga akan membawa bantuan-bantuan lain yang sekali lagi akan disesuaikan dengan permintaan yang ada,&quot; ujarnya.

BACA JUGA:
Menlu Retno: Indonesia Tangani 44.521 Kasus Terkait Perlindungan WNI di Luar Negeri

Lebih lanjut dia menegaskan bahwa Indonesia terus konsisten  dan berupa memberikan dukungan kemanusiaan. Indonesia kata Retno tidak akan pernah menyerah dan selalu berada di sisi Palestina.
&quot;Indonesia tidak akan menyerah Indonesia akan terus berupaya kita tahu bahwa kita perjuangkan adalah bukan yang hal yang mudah tapi saya selalu sampaikan kita sudah memilih untuk berada di sisi sejarah untuk membela kemanusiaan dan keadilan bagi bangsa Palestina,&quot; ucapnya.Selain itu, permasalahan Palestina juga disampaikan Indonesia kepada UNRWA. Dimana Indonesia akan memberikan kontribusi secara voluntary, sukarela kepada  lembaga yang menangani pengungsi Palestina.
&quot;Pada saat saya ketemu dengan kepala UNRWA saya juga mengatakan bahwa untuk tahun ini kita akan lipat tigakalikan kontribusi voluntary kita kepada UNRWA. Yang berarti kalau kita menyumbang ke UNRWA, maka penyalurannya akan diperuntukkan kepada pengungsi-pengungsi yang ada di Palestina,&quot; kata dia.

BACA JUGA:
KPK Siap Hadapi Sidang Praperadilan yang Diajukan Eks Wamenkumham

Lantas dia menceritakan gambaran yang sangat memprihatinkan mengenai kondisi para pengungsi di Gaza.
&quot;Waktu itu disampaikan oleh mereka bahwa satu toilet itu diperuntukkan untuk 700 orang. Jadi bisa dibayangkan kondisi kemanusiaan yang hrs dijalani oleh masyarakat Palestina di Gaza,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
