<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bendahara Samsat Empat Lawang Dirampok saat Makan di Warung, Uang Rp83 Juta Raib</title><description>&quot;Rencananya uang itu mau dibayar untuk membeli mobil, tapi malah dirampok,&quot; kata salah seorang keluarga korban.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/04/340/2949251/bendahara-samsat-empat-lawang-dirampok-saat-makan-di-warung-uang-rp83-juta-raib</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/04/340/2949251/bendahara-samsat-empat-lawang-dirampok-saat-makan-di-warung-uang-rp83-juta-raib"/><item><title>Bendahara Samsat Empat Lawang Dirampok saat Makan di Warung, Uang Rp83 Juta Raib</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/04/340/2949251/bendahara-samsat-empat-lawang-dirampok-saat-makan-di-warung-uang-rp83-juta-raib</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/04/340/2949251/bendahara-samsat-empat-lawang-dirampok-saat-makan-di-warung-uang-rp83-juta-raib</guid><pubDate>Kamis 04 Januari 2024 03:36 WIB</pubDate><dc:creator>Era Neizma Wedya</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/04/340/2949251/bendahara-samsat-empat-lawang-dirampok-saat-makan-di-warung-uang-rp83-juta-raib-deGFWWhUIL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/04/340/2949251/bendahara-samsat-empat-lawang-dirampok-saat-makan-di-warung-uang-rp83-juta-raib-deGFWWhUIL.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wMy8xLzE3NTc3Mi81L3g4cjRpbmY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
EMPAT LAWANG - Seorang bendahara Samsat Empat Lawang, Hengky Tomasila (45), menjadi korban perampokan yang dilakukan oleh empat orang tak dikenal di sebuah warung makan di Keluruhan Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, pada Rabu 3 Januari 2023 sekitar pukul 10.30 WIB.
Menurut keterangan pihak keluarga, korban yang juga merupakan pegawai negeri sipil (PNS) itu sedang makan di warung makan tersebut, secara tiba-tiba datang dua orang pelaku mendekati korban dan menikamnya dengan senjata tajam.
Selanjutnya dua orang pelaku lainnya mengambil tas korban yang berisi uang sekitar Rp83 juta, yang rencananya hendak digunakan untuk membeli mobil.

BACA JUGA:
Kakek di Pemalang Ditemukan Tewas, Diduga Korban Perampokan Disertai Pembunuhan

&quot;Rencananya uang itu mau dibayar untuk membeli mobil, tapi malah dirampok,&quot; kata salah seorang keluarga korban.
Para pelaku setelah melakukan aksinya melarikan diri ke arah Pasar Tebing Tinggi. Sementara itu, korban berusaha menyelamatkan diri menuju puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

BACA JUGA:
Viral Lipstik Senilai Rp1,7 Juta Disita Petugas Bandara, Penumpang: Ini Perampokan!

&amp;ldquo;Korban mengalami luka tusuk di bagian punggung, dada, dan tangan dan masih dalam perawatan, kami dari keluarga berharap pelakunya segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,&quot; kata keluarga korban yang tidak mau disebutkan namanya itu.Kasat Reskrim Polres Empat Lawang AKP Alpian saat dikonfirmasi membenarkan pristiwa itu.

&quot;Benar, kita sudah menerima laporannya, saat ini masih dalam penyelidikan, tim opsnal Satreskrim sudah di lapangan guna melakukan penyelidikan,&quot; kata Kasat





Ditambahkan Alpian, peristiwa yang dialami korban ini terjadi saat korban hengki hendak makan di warung nasi depan minimarket Kelurahan Kupang.



Saat masuk ke dalam warung, lanjut dia, sudah ada seorang seolah-oleh hendak makan, lalu secara tiba-tiba langsung merampas tas korban yang berisi uang tersebut. Sontak korban melawan, karena melakukan perlawanan korban ditusuk oleh kawanan rampok itu.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wMy8xLzE3NTc3Mi81L3g4cjRpbmY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
EMPAT LAWANG - Seorang bendahara Samsat Empat Lawang, Hengky Tomasila (45), menjadi korban perampokan yang dilakukan oleh empat orang tak dikenal di sebuah warung makan di Keluruhan Kupang, Kecamatan Tebing Tinggi, Kabupaten Empat Lawang, pada Rabu 3 Januari 2023 sekitar pukul 10.30 WIB.
Menurut keterangan pihak keluarga, korban yang juga merupakan pegawai negeri sipil (PNS) itu sedang makan di warung makan tersebut, secara tiba-tiba datang dua orang pelaku mendekati korban dan menikamnya dengan senjata tajam.
Selanjutnya dua orang pelaku lainnya mengambil tas korban yang berisi uang sekitar Rp83 juta, yang rencananya hendak digunakan untuk membeli mobil.

BACA JUGA:
Kakek di Pemalang Ditemukan Tewas, Diduga Korban Perampokan Disertai Pembunuhan

&quot;Rencananya uang itu mau dibayar untuk membeli mobil, tapi malah dirampok,&quot; kata salah seorang keluarga korban.
Para pelaku setelah melakukan aksinya melarikan diri ke arah Pasar Tebing Tinggi. Sementara itu, korban berusaha menyelamatkan diri menuju puskesmas terdekat untuk mendapatkan pertolongan.

BACA JUGA:
Viral Lipstik Senilai Rp1,7 Juta Disita Petugas Bandara, Penumpang: Ini Perampokan!

&amp;ldquo;Korban mengalami luka tusuk di bagian punggung, dada, dan tangan dan masih dalam perawatan, kami dari keluarga berharap pelakunya segera ditangkap dan dihukum seberat-beratnya,&quot; kata keluarga korban yang tidak mau disebutkan namanya itu.Kasat Reskrim Polres Empat Lawang AKP Alpian saat dikonfirmasi membenarkan pristiwa itu.

&quot;Benar, kita sudah menerima laporannya, saat ini masih dalam penyelidikan, tim opsnal Satreskrim sudah di lapangan guna melakukan penyelidikan,&quot; kata Kasat





Ditambahkan Alpian, peristiwa yang dialami korban ini terjadi saat korban hengki hendak makan di warung nasi depan minimarket Kelurahan Kupang.



Saat masuk ke dalam warung, lanjut dia, sudah ada seorang seolah-oleh hendak makan, lalu secara tiba-tiba langsung merampas tas korban yang berisi uang tersebut. Sontak korban melawan, karena melakukan perlawanan korban ditusuk oleh kawanan rampok itu.</content:encoded></item></channel></rss>
