<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banjir Rendam 352 Rumah Warga di Karawang</title><description>Petugas BPBD mulai mendirikan dapur umum karena warga tidak dapat melakukan aktivitas.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/04/340/2949350/banjir-rendam-352-rumah-warga-di-karawang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/04/340/2949350/banjir-rendam-352-rumah-warga-di-karawang"/><item><title>Banjir Rendam 352 Rumah Warga di Karawang</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/04/340/2949350/banjir-rendam-352-rumah-warga-di-karawang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/04/340/2949350/banjir-rendam-352-rumah-warga-di-karawang</guid><pubDate>Kamis 04 Januari 2024 09:57 WIB</pubDate><dc:creator>Nila Kusuma</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/04/340/2949350/banjir-rendam-352-rumah-warga-di-karawang-k0gNlv92L6.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Karawang (Foto: Nila Kusuma)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/04/340/2949350/banjir-rendam-352-rumah-warga-di-karawang-k0gNlv92L6.jpg</image><title>Banjir di Karawang (Foto: Nila Kusuma)</title></images><description>KARAWANG - Sedikitnya 1.000 jiwa dari 330 Kepala Keluarga (KK) dan 352 rumah terdampak banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kamis (4/1/2024). Hingga pagi ini, air setinggi 70 hingga 110 sentimeter menggenangi pemukiman warga di 5 RT.
Petugas BPBD mulai mendirikan dapur umum karena warga tidak dapat melakukan aktivitas.
Menurut petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Kaming mengatakan air menggenangi pemukiman warga di 5 RT di 2 RW yaitu RT 01,02,03 di RW 01 dan RT 05, RT 07 di RW 02 Desa Karangligar.

BACA JUGA:
1.008 KK Terdampak Banjir di Labuhanbatu Sumut

Banjir mulai datang sejak malam tahun baru dan sempat surut. Namun, Rabu malam banjir kembali datang hingga Kamis pagi ini.
&quot;Pertama banjir datang menggenangi 3 RT kemudian surut. Namun, semalam banjir lagi dan lebih meluas menggenangi 5 RT,&quot; kata Kaming, Kamis (4/1/2024).

BACA JUGA:
 Wakapolda Berikan Bantuan kepada Warga Terdampak Banjir di Rohul&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurut Kaming, Desa Karangligar menjadi salah satu wilayah di Karawang yang menjadi langganan banjir setiap tahunnya. Itu karena Desa Karangligar menjadi titik pertemuan sungai Cibeet dan sungai Citarum. Tumpahan air masuk ke Desa Karangligar dan menyebabkan banjir.
&quot;Meski di Desa Karangligar tidak hujan tapi ada banjir kiriman dari sungai Cibeet dan Citarum,&quot; katanya.
Kaming mengatakan, berdasarkan data sementara tercatat ada 1.000 jiwa dari 330 KK yang terdampak banjir. Warga tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasanya karena air semaki meninggi.Selain itu, ada 3 rumah ibadah dan satu sekolah yang kebanjiran. &quot;Kami sudah mendirikan pos penampungan untuk warga yang ingin mengungsi dan juga membuka dapur umum,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Bareskrim Akan Panggil Roy Suryo soal Tuduhan Kecurangan Gibran saat Debat Cawapres

Menurut Kaming, petugas BPBD Karawang saat ini masih berjaga-jaga memantau ketinggian air. Jika air terus meninggi maka semua warga akan dievakuasi dan diungsikan ke tempat aman.
&quot;Kami masih siaga jika banjir semakin tinggi akan kita evakuasi. Sementara ini kami fokus membantu warga memindahkan barang berharga ke tempat yang lebih aman,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>KARAWANG - Sedikitnya 1.000 jiwa dari 330 Kepala Keluarga (KK) dan 352 rumah terdampak banjir di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat, Kamis (4/1/2024). Hingga pagi ini, air setinggi 70 hingga 110 sentimeter menggenangi pemukiman warga di 5 RT.
Petugas BPBD mulai mendirikan dapur umum karena warga tidak dapat melakukan aktivitas.
Menurut petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang, Kaming mengatakan air menggenangi pemukiman warga di 5 RT di 2 RW yaitu RT 01,02,03 di RW 01 dan RT 05, RT 07 di RW 02 Desa Karangligar.

BACA JUGA:
1.008 KK Terdampak Banjir di Labuhanbatu Sumut

Banjir mulai datang sejak malam tahun baru dan sempat surut. Namun, Rabu malam banjir kembali datang hingga Kamis pagi ini.
&quot;Pertama banjir datang menggenangi 3 RT kemudian surut. Namun, semalam banjir lagi dan lebih meluas menggenangi 5 RT,&quot; kata Kaming, Kamis (4/1/2024).

BACA JUGA:
 Wakapolda Berikan Bantuan kepada Warga Terdampak Banjir di Rohul&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Menurut Kaming, Desa Karangligar menjadi salah satu wilayah di Karawang yang menjadi langganan banjir setiap tahunnya. Itu karena Desa Karangligar menjadi titik pertemuan sungai Cibeet dan sungai Citarum. Tumpahan air masuk ke Desa Karangligar dan menyebabkan banjir.
&quot;Meski di Desa Karangligar tidak hujan tapi ada banjir kiriman dari sungai Cibeet dan Citarum,&quot; katanya.
Kaming mengatakan, berdasarkan data sementara tercatat ada 1.000 jiwa dari 330 KK yang terdampak banjir. Warga tidak dapat melakukan aktivitas seperti biasanya karena air semaki meninggi.Selain itu, ada 3 rumah ibadah dan satu sekolah yang kebanjiran. &quot;Kami sudah mendirikan pos penampungan untuk warga yang ingin mengungsi dan juga membuka dapur umum,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Bareskrim Akan Panggil Roy Suryo soal Tuduhan Kecurangan Gibran saat Debat Cawapres

Menurut Kaming, petugas BPBD Karawang saat ini masih berjaga-jaga memantau ketinggian air. Jika air terus meninggi maka semua warga akan dievakuasi dan diungsikan ke tempat aman.
&quot;Kami masih siaga jika banjir semakin tinggi akan kita evakuasi. Sementara ini kami fokus membantu warga memindahkan barang berharga ke tempat yang lebih aman,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
