<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Ganjar Hadirkan Solusi Pemerataan Penyaluran Bantuan Pendidikan Melalui KTP Sakti   </title><description>Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo mengatakan, KTP Sakti menjadi solusi paling tepat bagi masyarakat&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/04/512/2949786/ganjar-hadirkan-solusi-pemerataan-penyaluran-bantuan-pendidikan-melalui-ktp-sakti</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/04/512/2949786/ganjar-hadirkan-solusi-pemerataan-penyaluran-bantuan-pendidikan-melalui-ktp-sakti"/><item><title> Ganjar Hadirkan Solusi Pemerataan Penyaluran Bantuan Pendidikan Melalui KTP Sakti   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/04/512/2949786/ganjar-hadirkan-solusi-pemerataan-penyaluran-bantuan-pendidikan-melalui-ktp-sakti</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/04/512/2949786/ganjar-hadirkan-solusi-pemerataan-penyaluran-bantuan-pendidikan-melalui-ktp-sakti</guid><pubDate>Kamis 04 Januari 2024 23:33 WIB</pubDate><dc:creator>Wiwie Heriyani</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/04/512/2949786/ganjar-hadirkan-solusi-pemerataan-penyaluran-bantuan-pendidikan-melalui-ktp-sakti-7blF0977IL.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Capres Nomor urut 3, Ganjar Pranowo (foto: dok TPN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/04/512/2949786/ganjar-hadirkan-solusi-pemerataan-penyaluran-bantuan-pendidikan-melalui-ktp-sakti-7blF0977IL.jpg</image><title>Capres Nomor urut 3, Ganjar Pranowo (foto: dok TPN)</title></images><description>

REMBANG - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo mengatakan, KTP Sakti menjadi solusi paling tepat bagi masyarakat untuk mendapatkan bantuan pendidikan, mulai dari tingkat dasar, menengah, hingga pendidikan tinggi.

Ganjar memastikan bahwa distribusi bantuan akan tersebar merata di setiap daerah, dari Sabang sampai Merauke.

&amp;ldquo;Nanti kita samaratakan. Pokoknya, yang harus dapat bantuan wajib hukumnya dibantu. Nanti, pakai KTP Sakti, diperbaiki semua data-datanya,&amp;rdquo; ujar Ganjar saat berdialog dengan para nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karanganyar, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Kamis (4/1/2024).

BACA JUGA:
Ganjar Sowan ke KH Abdullah Ubab Maimoen, Sampaikan Bakal Nasionalkan Insentif Guru Agama

Pada kesempatan itu, Ganjar juga menanggapi serius keluhan para nelayan tentang ketiadaan bantuan pendidikan untuk  siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA), dari Kementerian Agama (Kemenag).

&amp;ldquo;Pak, ini bantuan buat anak-anak yang sekolah di madrasah kok gak dapat,&amp;rdquo; papar seorang nelayan kepada Ganjar.

Selain itu, mereka juga mengeluhkan mekanisme zonasi pendidikan, yang diterapkan saat  ini dan berharap  sistem itu dihapuskan.

BACA JUGA:
Direktur TPN Charles Honoris: Program Ganjar-Mahfud 1 Desa 1 Puskesmas 1 Nakes Realistis

Rangkaian pertanyaan dan keluhan itu dijawab secara bijak oleh Ganjar. Ia menyatakan, penerapan aturan  zonasi atau tidak zonasi di bidang pendidikan sama saja.

&amp;ldquo;Tapi, kalau itu siswa dari keluarga tidak mampu, Insya Allah  pemerintah yang akan menjamin, kalau perlu sampai sarjana,&amp;rdquo; ujar Ganjar.

Mengutip laman resmi Kementerian Agama RI, bantuan sosial (bansos) Program Indonesia Pintar (PIP) telah dicairkan sebesar Rp 961 miliar yang diperuntukkan bagi 1.807.365 siswa madrasah di seluruh Indonesia.

</description><content:encoded>

REMBANG - Calon Presiden (Capres) Nomor Urut 3, Ganjar Pranowo mengatakan, KTP Sakti menjadi solusi paling tepat bagi masyarakat untuk mendapatkan bantuan pendidikan, mulai dari tingkat dasar, menengah, hingga pendidikan tinggi.

Ganjar memastikan bahwa distribusi bantuan akan tersebar merata di setiap daerah, dari Sabang sampai Merauke.

&amp;ldquo;Nanti kita samaratakan. Pokoknya, yang harus dapat bantuan wajib hukumnya dibantu. Nanti, pakai KTP Sakti, diperbaiki semua data-datanya,&amp;rdquo; ujar Ganjar saat berdialog dengan para nelayan di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Karanganyar, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Kamis (4/1/2024).

BACA JUGA:
Ganjar Sowan ke KH Abdullah Ubab Maimoen, Sampaikan Bakal Nasionalkan Insentif Guru Agama

Pada kesempatan itu, Ganjar juga menanggapi serius keluhan para nelayan tentang ketiadaan bantuan pendidikan untuk  siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA), dari Kementerian Agama (Kemenag).

&amp;ldquo;Pak, ini bantuan buat anak-anak yang sekolah di madrasah kok gak dapat,&amp;rdquo; papar seorang nelayan kepada Ganjar.

Selain itu, mereka juga mengeluhkan mekanisme zonasi pendidikan, yang diterapkan saat  ini dan berharap  sistem itu dihapuskan.

BACA JUGA:
Direktur TPN Charles Honoris: Program Ganjar-Mahfud 1 Desa 1 Puskesmas 1 Nakes Realistis

Rangkaian pertanyaan dan keluhan itu dijawab secara bijak oleh Ganjar. Ia menyatakan, penerapan aturan  zonasi atau tidak zonasi di bidang pendidikan sama saja.

&amp;ldquo;Tapi, kalau itu siswa dari keluarga tidak mampu, Insya Allah  pemerintah yang akan menjamin, kalau perlu sampai sarjana,&amp;rdquo; ujar Ganjar.

Mengutip laman resmi Kementerian Agama RI, bantuan sosial (bansos) Program Indonesia Pintar (PIP) telah dicairkan sebesar Rp 961 miliar yang diperuntukkan bagi 1.807.365 siswa madrasah di seluruh Indonesia.

</content:encoded></item></channel></rss>
