<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Soroti Masalah Pungli Pendidikan di Papua Barat Daya, Caleg Perindo Temui Kadis</title><description>Ia pun menyoroti masih adanya oknum yang diduga melancarkan praktik pungutan liar (pungli) di Papua Barat Daya.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/05/1/2950209/soroti-masalah-pungli-pendidikan-di-papua-barat-daya-caleg-perindo-temui-kadis</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/05/1/2950209/soroti-masalah-pungli-pendidikan-di-papua-barat-daya-caleg-perindo-temui-kadis"/><item><title>Soroti Masalah Pungli Pendidikan di Papua Barat Daya, Caleg Perindo Temui Kadis</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/05/1/2950209/soroti-masalah-pungli-pendidikan-di-papua-barat-daya-caleg-perindo-temui-kadis</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/05/1/2950209/soroti-masalah-pungli-pendidikan-di-papua-barat-daya-caleg-perindo-temui-kadis</guid><pubDate>Jum'at 05 Januari 2024 18:17 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/05/1/2950209/soroti-masalah-pungli-pendidikan-di-papua-barat-daya-caleg-perindo-temui-kadis-u2ATUDN7q8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Caleg Perindo Tamar Bafadal (Foto: Tangkapan Layar)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/05/1/2950209/soroti-masalah-pungli-pendidikan-di-papua-barat-daya-caleg-perindo-temui-kadis-u2ATUDN7q8.jpg</image><title>Caleg Perindo Tamar Bafadal (Foto: Tangkapan Layar)</title></images><description>JAKARTA - Caleg DPR RI Dapil Papua Barat Daya dari Partai Perindo, Tamar Bafadal mendapat keluhan masyarakat terutama masalah pendidikan dengan masih adanya pungutan biaya yang seharusnya gratis. Ia pun menyoroti masih adanya oknum yang diduga melancarkan praktik pungutan liar (pungli) di Papua Barat Daya.

Hal itu disampaikan dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia bertajuk 'Kaya Akan Sumber Daya Alam, Papua Barat Daya Provinsi Baru yang Potensial' pada Jumat (5/1/2024).


BACA JUGA:
Podcast Aksi Nyata: Caleg Perindo Papua Barat Daya Tamar Bafadal Janji Angkat Martabat Masyarakat


&quot;Hal yang saya dapatkan ketika terjun langsung ke lapangan yakni mulai dari Pendidikan, yang sekarang pemerintah sudah membicarakan bahwa akan ada UU khusus pendidikan yang tidak boleh dipungut biaya dan segala macam sudah bebas seharusnya. Namun kenyataannya sekarang mereka masih tetap dipungut biaya harusnya gratis,&quot; kata Tamar.

Tamar pun mengaku sampai menemui Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) setempat untuk melaporkan masih adanya oknum yang melancarkan pungli.


BACA JUGA:
Caleg Perindo Gelar Tebus Minyak Goreng Murah di Depok, Langkah Nyata Bantu Warga


&quot;Saya bilang hal begini ada oknum tertentu, saya pun menghadap ke kepala dinas saya datangi saya sempat bicarakan itu,&quot; ujarnya.

Tamar yang maju dari Partai Perindo berlambang sayap rajawali dengan nomor urut 16 di kertas suara Pemilu 2024 sesuai ketetapan KPU itu terus turun langsung ke masyarakat mengenalkan partai yang diketuai Hary Tanoesoedibjo itu.Ia pun mengungkap respons masyarakat Papua Barat Daya sangat senang dan menilai Partai Perindo yang mengusung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Pilpres 2024 itu tidak ada cacat dalam arti bersih tanpa campuran apapun.

&quot;Saya setiap hari kesibukannya terjun langsung ke masyarakat saya bertemu langsung disitu saya berbicara mengenalkan partai ini ke masyarakat. Di situ masyarakat sangat antusias senang banget dengan partai ini karena belum ada cacatnya di Papua Barat. Jadi mereka memiliki pernyataan bahwa Partai Perindo ini bersih seperti bensin yang tanpa ada campuran,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Caleg DPR RI Dapil Papua Barat Daya dari Partai Perindo, Tamar Bafadal mendapat keluhan masyarakat terutama masalah pendidikan dengan masih adanya pungutan biaya yang seharusnya gratis. Ia pun menyoroti masih adanya oknum yang diduga melancarkan praktik pungutan liar (pungli) di Papua Barat Daya.

Hal itu disampaikan dalam Podcast Aksi Nyata #DariKamuUntukIndonesia bertajuk 'Kaya Akan Sumber Daya Alam, Papua Barat Daya Provinsi Baru yang Potensial' pada Jumat (5/1/2024).


BACA JUGA:
Podcast Aksi Nyata: Caleg Perindo Papua Barat Daya Tamar Bafadal Janji Angkat Martabat Masyarakat


&quot;Hal yang saya dapatkan ketika terjun langsung ke lapangan yakni mulai dari Pendidikan, yang sekarang pemerintah sudah membicarakan bahwa akan ada UU khusus pendidikan yang tidak boleh dipungut biaya dan segala macam sudah bebas seharusnya. Namun kenyataannya sekarang mereka masih tetap dipungut biaya harusnya gratis,&quot; kata Tamar.

Tamar pun mengaku sampai menemui Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) setempat untuk melaporkan masih adanya oknum yang melancarkan pungli.


BACA JUGA:
Caleg Perindo Gelar Tebus Minyak Goreng Murah di Depok, Langkah Nyata Bantu Warga


&quot;Saya bilang hal begini ada oknum tertentu, saya pun menghadap ke kepala dinas saya datangi saya sempat bicarakan itu,&quot; ujarnya.

Tamar yang maju dari Partai Perindo berlambang sayap rajawali dengan nomor urut 16 di kertas suara Pemilu 2024 sesuai ketetapan KPU itu terus turun langsung ke masyarakat mengenalkan partai yang diketuai Hary Tanoesoedibjo itu.Ia pun mengungkap respons masyarakat Papua Barat Daya sangat senang dan menilai Partai Perindo yang mengusung Ganjar Pranowo dan Mahfud MD di Pilpres 2024 itu tidak ada cacat dalam arti bersih tanpa campuran apapun.

&quot;Saya setiap hari kesibukannya terjun langsung ke masyarakat saya bertemu langsung disitu saya berbicara mengenalkan partai ini ke masyarakat. Di situ masyarakat sangat antusias senang banget dengan partai ini karena belum ada cacatnya di Papua Barat. Jadi mereka memiliki pernyataan bahwa Partai Perindo ini bersih seperti bensin yang tanpa ada campuran,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
