<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cikarang Kebanjiran, 2 Desa Terendam   </title><description>Banjir mengepung dua desa di Kabupaten Bekasi. Sebanyak ratusan rumah terendam akibat banjir usai hujan deras&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/05/338/2949796/cikarang-kebanjiran-2-desa-terendam</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/05/338/2949796/cikarang-kebanjiran-2-desa-terendam"/><item><title>Cikarang Kebanjiran, 2 Desa Terendam   </title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/05/338/2949796/cikarang-kebanjiran-2-desa-terendam</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/05/338/2949796/cikarang-kebanjiran-2-desa-terendam</guid><pubDate>Jum'at 05 Januari 2024 01:24 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Suhardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/05/338/2949796/cikarang-kebanjiran-2-desa-terendam-WFf22y26dU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Banjir di Cikarang (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/05/338/2949796/cikarang-kebanjiran-2-desa-terendam-WFf22y26dU.jpg</image><title>Banjir di Cikarang (foto: dok ist)</title></images><description>
BEKASI - Banjir mengepung dua desa di Kabupaten Bekasi. Sebanyak ratusan rumah terendam akibat banjir usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Dua desa itu yakni  Desa Simpangan dan desa Mekarmukti, yang berada di Kecamatan Cikarang Utara, kabupaten Bekasi, hujan deras terjadi pada Kamis (4/12/2023) sore.

&quot;Yang terkena banjir, Desa Simpangan dan Desa Mekarmukti. Totalnya hampir 700 kepala keluarga,&quot; ujar Camat Cikarang Utara, Enop Can, Kamis (4/12/2023).

BACA JUGA:
 Diguyur Hujan, Warga Cikarang Terendam Banjir hingga 1,5 Cm&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Enop mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Namun, dipastikan banjir dengan ketinggian mulai dari 50 centimeter, hingga 1.5 meter, akibat intensitas hujan yang tinggi dan luapan Sungai Cibereum.

&quot;Sebagian sudah mulai surut, tapi kita masih antispasi, mengingat hujan yang masih terus terjadi, selain karena hujan, ini juga banjir kiriman dari hulu,&quot; ucapnya.

Saat ini pihaknya dan petugas gabungan yang berada di lokasi terdiri dari BPBD Kabupaten Bekasi bersama TNI-Polri dan relawan masih melakukan evakuasi.

BACA JUGA:
44 RT dan Sejumlah Ruas Jalan Jakarta Tergenang Banjir

&quot;Saat ini kita masih fokus lakukan proses evakuasi, terutama perempuan dan anak-anak lansia,&quot; ujarnya.

</description><content:encoded>
BEKASI - Banjir mengepung dua desa di Kabupaten Bekasi. Sebanyak ratusan rumah terendam akibat banjir usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut.

Dua desa itu yakni  Desa Simpangan dan desa Mekarmukti, yang berada di Kecamatan Cikarang Utara, kabupaten Bekasi, hujan deras terjadi pada Kamis (4/12/2023) sore.

&quot;Yang terkena banjir, Desa Simpangan dan Desa Mekarmukti. Totalnya hampir 700 kepala keluarga,&quot; ujar Camat Cikarang Utara, Enop Can, Kamis (4/12/2023).

BACA JUGA:
 Diguyur Hujan, Warga Cikarang Terendam Banjir hingga 1,5 Cm&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Enop mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam bencana ini. Namun, dipastikan banjir dengan ketinggian mulai dari 50 centimeter, hingga 1.5 meter, akibat intensitas hujan yang tinggi dan luapan Sungai Cibereum.

&quot;Sebagian sudah mulai surut, tapi kita masih antispasi, mengingat hujan yang masih terus terjadi, selain karena hujan, ini juga banjir kiriman dari hulu,&quot; ucapnya.

Saat ini pihaknya dan petugas gabungan yang berada di lokasi terdiri dari BPBD Kabupaten Bekasi bersama TNI-Polri dan relawan masih melakukan evakuasi.

BACA JUGA:
44 RT dan Sejumlah Ruas Jalan Jakarta Tergenang Banjir

&quot;Saat ini kita masih fokus lakukan proses evakuasi, terutama perempuan dan anak-anak lansia,&quot; ujarnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
