<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Tragis! Tukang Pijat Bunuh dan Mutilasi Warga, Kepala Korban Ditanam di Pinggir Kali</title><description>Subhan melihat betul bagaimana Abdul Rahman, yang selama ini tinggal di rumah kos dibawa oleh kepolisian.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/05/519/2950173/tragis-tukang-pijat-bunuh-dan-mutilasi-warga-kepala-korban-ditanam-di-pinggir-kali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/05/519/2950173/tragis-tukang-pijat-bunuh-dan-mutilasi-warga-kepala-korban-ditanam-di-pinggir-kali"/><item><title>Tragis! Tukang Pijat Bunuh dan Mutilasi Warga, Kepala Korban Ditanam di Pinggir Kali</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/05/519/2950173/tragis-tukang-pijat-bunuh-dan-mutilasi-warga-kepala-korban-ditanam-di-pinggir-kali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/05/519/2950173/tragis-tukang-pijat-bunuh-dan-mutilasi-warga-kepala-korban-ditanam-di-pinggir-kali</guid><pubDate>Jum'at 05 Januari 2024 17:23 WIB</pubDate><dc:creator>Avirista Midaada</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/05/519/2950173/tragis-tukang-pijat-bunuh-dan-mutilasi-warga-kepala-korban-ditanam-di-pinggir-kali-bOnRNUqgF8.jpg" expression="full" type="image/jpeg">TKP Mutilasi di Malang/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/05/519/2950173/tragis-tukang-pijat-bunuh-dan-mutilasi-warga-kepala-korban-ditanam-di-pinggir-kali-bOnRNUqgF8.jpg</image><title>TKP Mutilasi di Malang/Foto: Okezone</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNC8xLzE3NTc5My81L3g4cjVlcmU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG &amp;ndash; Peristiwa pembunuhan dan mutilasi kembali terjadi di Kota Malang, Jawa Timur. Kali ini peristiwa ini terjadi pada sebuah rumah kos di Jalan Raya Sawojajar Gang 13 A RT 1 RW 3 Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Informasi yang dihimpun Okezone, peristiwa dugaan pembunuhan ini terjadi di rumah kos Nomor 12 Gang 13 A. Terlihat di rumah kos pada Jumat sore (5/1/2024), terdapat garis polisi yang terpasang di depan pintu. Garis polisi itu terpasang menyilang di depan rumah.

BACA JUGA:
Suami Mutilasi Istri di Malang, Pelaku Menyimpan Cemburu Sejak Menderita Diabetes&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pemilik rumah kos bernama Muhamad Irianto membenarkan informasi adanya dugaan peristiwa pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh penghuni kosnya. Menurutnya, terduga tersangka diketahui bernama Abdul Rahman, yang tinggal bersama istrinya di rumah kos yang telah disewanya selama lima tahun.

BACA JUGA:
Suami Mutilasi Istri di Malang, Awalnya Tak Ada Niat Membunuh

Subhan melihat betul bagaimana Abdul Rahman, yang selama ini tinggal di rumah kos dibawa oleh kepolisian. Apalagi rumahnya hanya berjarak kurang lebih 10 meter, dari rumah kos yang dihuni oleh Abdul Rahman dan istrinya. Pelaku berprofesi sebagai tukang pijat.
Pria berusia 61 tahun ini mengatakan, informasi dari pihak kepolisian dan Koramil potongan tubuh itu berupa kepala yang diangkat dari galian tanah di sekitar lokasi Kali Bango, yang mengalir di ujung Gang 13. Tapi ia mengaku tak ikut untuk penggalian tersebut, ia hanya didatangi oleh petugas kepolisian Ke rumahnya, pada Kamis kemarin (4/1/).&quot;Cuma ditunjukkan sama petugas Koramil itu kepala hanya kepala saja lewat video, itu di tepi sungai (Kali Bango), lokasi kayaknya di selatan makam, di dekat sumber nggak ikut tapi saya,&quot; pungkasnya.



Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto membenarkan informasi adanya dugaan pembunuhan dan mutilasi kembali di Kota Malang. Namun ia belum mengetahui detail karena masih proses penanganan kepolisian.



&quot;Ini masih proses (penyelidikan oleh kepolisian), masih penanganan, sementara (terduga pelaku) satu orang,&quot; kata Danang Yudanto.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNC8xLzE3NTc5My81L3g4cjVlcmU=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
MALANG &amp;ndash; Peristiwa pembunuhan dan mutilasi kembali terjadi di Kota Malang, Jawa Timur. Kali ini peristiwa ini terjadi pada sebuah rumah kos di Jalan Raya Sawojajar Gang 13 A RT 1 RW 3 Kelurahan Sawojajar, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang.
Informasi yang dihimpun Okezone, peristiwa dugaan pembunuhan ini terjadi di rumah kos Nomor 12 Gang 13 A. Terlihat di rumah kos pada Jumat sore (5/1/2024), terdapat garis polisi yang terpasang di depan pintu. Garis polisi itu terpasang menyilang di depan rumah.

BACA JUGA:
Suami Mutilasi Istri di Malang, Pelaku Menyimpan Cemburu Sejak Menderita Diabetes&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Pemilik rumah kos bernama Muhamad Irianto membenarkan informasi adanya dugaan peristiwa pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh penghuni kosnya. Menurutnya, terduga tersangka diketahui bernama Abdul Rahman, yang tinggal bersama istrinya di rumah kos yang telah disewanya selama lima tahun.

BACA JUGA:
Suami Mutilasi Istri di Malang, Awalnya Tak Ada Niat Membunuh

Subhan melihat betul bagaimana Abdul Rahman, yang selama ini tinggal di rumah kos dibawa oleh kepolisian. Apalagi rumahnya hanya berjarak kurang lebih 10 meter, dari rumah kos yang dihuni oleh Abdul Rahman dan istrinya. Pelaku berprofesi sebagai tukang pijat.
Pria berusia 61 tahun ini mengatakan, informasi dari pihak kepolisian dan Koramil potongan tubuh itu berupa kepala yang diangkat dari galian tanah di sekitar lokasi Kali Bango, yang mengalir di ujung Gang 13. Tapi ia mengaku tak ikut untuk penggalian tersebut, ia hanya didatangi oleh petugas kepolisian Ke rumahnya, pada Kamis kemarin (4/1/).&quot;Cuma ditunjukkan sama petugas Koramil itu kepala hanya kepala saja lewat video, itu di tepi sungai (Kali Bango), lokasi kayaknya di selatan makam, di dekat sumber nggak ikut tapi saya,&quot; pungkasnya.



Sementara itu Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Danang Yudanto membenarkan informasi adanya dugaan pembunuhan dan mutilasi kembali di Kota Malang. Namun ia belum mengetahui detail karena masih proses penanganan kepolisian.



&quot;Ini masih proses (penyelidikan oleh kepolisian), masih penanganan, sementara (terduga pelaku) satu orang,&quot; kata Danang Yudanto.

</content:encoded></item></channel></rss>
