<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penumpang Mulai Menumpuk di Stasiun Bandung Pasca-Tabrakan Kereta Api</title><description>Penumpukan penumpang mulai terjadi di Stasiun Bandung</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/05/525/2949884/penumpang-mulai-menumpuk-di-stasiun-bandung-pasca-tabrakan-kereta-api</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/05/525/2949884/penumpang-mulai-menumpuk-di-stasiun-bandung-pasca-tabrakan-kereta-api"/><item><title>Penumpang Mulai Menumpuk di Stasiun Bandung Pasca-Tabrakan Kereta Api</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/05/525/2949884/penumpang-mulai-menumpuk-di-stasiun-bandung-pasca-tabrakan-kereta-api</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/05/525/2949884/penumpang-mulai-menumpuk-di-stasiun-bandung-pasca-tabrakan-kereta-api</guid><pubDate>Jum'at 05 Januari 2024 09:23 WIB</pubDate><dc:creator>Ervand David</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/05/525/2949884/penumpang-mulai-menumpuk-di-stasiun-bandung-pasca-tabrakan-kereta-api-GtnX3B7Cr8.png" expression="full" type="image/jpeg">Penumpukan penumpang di Stasiun Bandung. (Foto: Ervand David)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/05/525/2949884/penumpang-mulai-menumpuk-di-stasiun-bandung-pasca-tabrakan-kereta-api-GtnX3B7Cr8.png</image><title>Penumpukan penumpang di Stasiun Bandung. (Foto: Ervand David)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNS8xLzE3NTgxNi81L3g4cjZmZWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG &amp;ndash; Penumpukan penumpang mulai terjadi di Stasiun Bandung, pasca-tabrakan antara KA Turangga relasi Surabaya Gubeng &amp;ndash; Bandung dan Commuterline Bandung Raya di kilometer 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur &amp;ndash; Stasiun Cicalengka pada pukul 06.03, Jumat (5/1/2024).

Para penumpang perjalanan lokal sudah menunggu selama satu jam setengah dari jadwal keberangkatan. Selain itu, banyak penumpang juga memutuskan untuk tidak melakukan perjalanan menggunakan kereta api dikarenakan menunggu terlalu lama.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi: Masinis Masih Terjepit Akibat Tabrakan Kereta Turangga-Bandung Raya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Meski demikian KAI sudah melakukan upaya evakuasi dua rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan.

Menurut sejumlah penumpang, dirinya baru mengetahui adanya informasi kecelakaan setelah ada petugas yang memberi informasi kepada penumpang saat memasuki area stasiun kereta api.

BACA JUGA:


Terungkap! Ini Kronologi Awal Tabrakan KA Turangga dan CL Bandung Raya&amp;nbsp;
Sementara itu, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, Daop 2 Bandung masih mengumpulkan informasi dari lokasi kejadian.&quot;Betul, kejadian pukul 06.30 Wib di petak jalan Cicalengka-Haurpuguh antara KA Turangga dengan KA lokal,&quot; ujar Ayep, Jumat (5/1/2024).



Ayep Hanapi belum dapat memastikan ada atau tidak korban jiwa dan luka-luka dalam kejadian itu. &quot;Belum, masih belum dipastikan ada korban,&quot; kata Ayep Hanapi.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNS8xLzE3NTgxNi81L3g4cjZmZWE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG &amp;ndash; Penumpukan penumpang mulai terjadi di Stasiun Bandung, pasca-tabrakan antara KA Turangga relasi Surabaya Gubeng &amp;ndash; Bandung dan Commuterline Bandung Raya di kilometer 181+700 petak jalan antara Stasiun Haurpugur &amp;ndash; Stasiun Cicalengka pada pukul 06.03, Jumat (5/1/2024).

Para penumpang perjalanan lokal sudah menunggu selama satu jam setengah dari jadwal keberangkatan. Selain itu, banyak penumpang juga memutuskan untuk tidak melakukan perjalanan menggunakan kereta api dikarenakan menunggu terlalu lama.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Polisi: Masinis Masih Terjepit Akibat Tabrakan Kereta Turangga-Bandung Raya&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Meski demikian KAI sudah melakukan upaya evakuasi dua rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan.

Menurut sejumlah penumpang, dirinya baru mengetahui adanya informasi kecelakaan setelah ada petugas yang memberi informasi kepada penumpang saat memasuki area stasiun kereta api.

BACA JUGA:


Terungkap! Ini Kronologi Awal Tabrakan KA Turangga dan CL Bandung Raya&amp;nbsp;
Sementara itu, Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 2 Bandung, Ayep Hanapi membenarkan peristiwa tersebut. Saat ini, Daop 2 Bandung masih mengumpulkan informasi dari lokasi kejadian.&quot;Betul, kejadian pukul 06.30 Wib di petak jalan Cicalengka-Haurpuguh antara KA Turangga dengan KA lokal,&quot; ujar Ayep, Jumat (5/1/2024).



Ayep Hanapi belum dapat memastikan ada atau tidak korban jiwa dan luka-luka dalam kejadian itu. &quot;Belum, masih belum dipastikan ada korban,&quot; kata Ayep Hanapi.



</content:encoded></item></channel></rss>
