<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dramatis! Warga dan Petugas Evakuasi Penumpang Keluar dari Kereta yang Tabrakan</title><description>Masyarakat sekitar pun turut membantu para penumpang untuk keluar secara aman.</description><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/05/525/2949929/dramatis-warga-dan-petugas-evakuasi-penumpang-keluar-dari-kereta-yang-tabrakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2024/01/05/525/2949929/dramatis-warga-dan-petugas-evakuasi-penumpang-keluar-dari-kereta-yang-tabrakan"/><item><title>Dramatis! Warga dan Petugas Evakuasi Penumpang Keluar dari Kereta yang Tabrakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2024/01/05/525/2949929/dramatis-warga-dan-petugas-evakuasi-penumpang-keluar-dari-kereta-yang-tabrakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2024/01/05/525/2949929/dramatis-warga-dan-petugas-evakuasi-penumpang-keluar-dari-kereta-yang-tabrakan</guid><pubDate>Jum'at 05 Januari 2024 10:48 WIB</pubDate><dc:creator>Nur Khabibi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2024/01/05/525/2949929/dramatis-warga-dan-petugas-evakuasi-penumpang-keluar-dari-kereta-yang-tabrakan-ehQywWDv9E.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Evakuasi Penumpang Kereta yang Tabrakan di Bandung</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2024/01/05/525/2949929/dramatis-warga-dan-petugas-evakuasi-penumpang-keluar-dari-kereta-yang-tabrakan-ehQywWDv9E.jpg</image><title>Evakuasi Penumpang Kereta yang Tabrakan di Bandung</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNS8xLzE3NTgyMS81L3g4cjZnc3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG - Tabrakan kereta terjadi di Jalan Petak Haurpugur-Cicalengka, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024).
Kereta yang mengalami kecelakaan adalah KA Turangga 65 jurusan Surabaya, Gubeng tujuan Bandung dengan kereta commuterline Bandung Raya jurusan Bandung-Rancaekek.
Berdasarkan video yang diterima MNC Portal, penumpang saling bahu membahu untuk keluar dari gerbong. Masyarakat sekitar pun turut membantu para penumpang untuk keluar secara aman.

BACA JUGA:
Tabrakan KA Bandung Raya dengan KA Turangga, Ini Identitas 2 Masinis dan 1 Pramugara yang Meninggal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dalam video yang sama, beberapa pria dengan berpakaian biru yang diduga petugas perjalanan kereta, nampak membantu penumpang untuk menurunkan barang bawaan mereka keluar dari badan kereta. &quot;Tabrakan kepala (lokomotif) sama kepala,&quot; ucap pria perekam video dengan durasi 1:23 menit itu.

BACA JUGA:
Dua Perjalanan KA dari Surabaya Dialihkan Imbas Tabrakan Kereta di Bandung

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) langsung melakukan evakuasi terhadap penumpang dari dua kereta yang tabrakan pagi ini, kereta Commuterline Bandung Raya dan Kereta Turangga di Jalan Haurpugur-Cicalengka.

&quot;KAI saat ini sedang berusaha melakukan upaya evakuasi kepada para penumpang di 2 KA yang menggalami musibah tersebut,&amp;rdquo; kata EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji.


Selain evakuasi penumpang, KAI juga melakukan evakuasi 2 rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan.



Bagi perjalanan KA-KA yang akan melintas di wilayah Haurpugur &amp;ndash; Cicalengka, KAI akan melakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan pengalihan menggunakan angkutan lain.



KAI juga melakukan investigasi bersama KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Informasi lebih lanjut terkait kejadian ini akan kami sampaikan pada kesempatan selanjutnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyNC8wMS8wNS8xLzE3NTgyMS81L3g4cjZnc3k=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG - Tabrakan kereta terjadi di Jalan Petak Haurpugur-Cicalengka, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, Jumat (5/1/2024).
Kereta yang mengalami kecelakaan adalah KA Turangga 65 jurusan Surabaya, Gubeng tujuan Bandung dengan kereta commuterline Bandung Raya jurusan Bandung-Rancaekek.
Berdasarkan video yang diterima MNC Portal, penumpang saling bahu membahu untuk keluar dari gerbong. Masyarakat sekitar pun turut membantu para penumpang untuk keluar secara aman.

BACA JUGA:
Tabrakan KA Bandung Raya dengan KA Turangga, Ini Identitas 2 Masinis dan 1 Pramugara yang Meninggal&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Dalam video yang sama, beberapa pria dengan berpakaian biru yang diduga petugas perjalanan kereta, nampak membantu penumpang untuk menurunkan barang bawaan mereka keluar dari badan kereta. &quot;Tabrakan kepala (lokomotif) sama kepala,&quot; ucap pria perekam video dengan durasi 1:23 menit itu.

BACA JUGA:
Dua Perjalanan KA dari Surabaya Dialihkan Imbas Tabrakan Kereta di Bandung

Sebelumnya, PT Kereta Api Indonesia (Persero) langsung melakukan evakuasi terhadap penumpang dari dua kereta yang tabrakan pagi ini, kereta Commuterline Bandung Raya dan Kereta Turangga di Jalan Haurpugur-Cicalengka.

&quot;KAI saat ini sedang berusaha melakukan upaya evakuasi kepada para penumpang di 2 KA yang menggalami musibah tersebut,&amp;rdquo; kata EVP of Corporate Secretary KAI Raden Agus Dwinanto Budiadji.


Selain evakuasi penumpang, KAI juga melakukan evakuasi 2 rangkaian kereta api dan perbaikan jalur rel yang mengalami kerusakan.



Bagi perjalanan KA-KA yang akan melintas di wilayah Haurpugur &amp;ndash; Cicalengka, KAI akan melakukan upaya rekayasa pola operasi berupa jalan memutar dan pengalihan menggunakan angkutan lain.



KAI juga melakukan investigasi bersama KNKT untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Informasi lebih lanjut terkait kejadian ini akan kami sampaikan pada kesempatan selanjutnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
